TMCBLOG.com – Seperti kita ketahui bersama pada gelaran Suzuka 8H 2022, Kawasaki Motor Jepang sempat memberikan semacam penampilan demonstrasi dua motor masa depan mereka yang full 100% listrik dan hybrid. Pada gambar paten yang hadir via Cycle World terlihat bahwa porsi dimensi mesin bakar dan mesin listrik sudah semakin proporsional, namun sepertinya untuk motor ini ukuran baterainya tidak terlalu besar.

Dari sudut pandang ini terlihat bahwa kemungkinan ide dari desain sistem hybrid pada sepeda motor Kawasaki ini berbeda dengan mobil. Kalau pada mobil, hybrid dirancang sehingga sanggup menempuh ratusan kilometer dalam mode 100% listrik saja sehingga membutuhkan baterai yang juga berkapasitas besar.

Sementara pada sistem hybrid Kawasaki mungkin tujuannya hanya melaju dalam mode 100% listrik untuk menempuh jarak yang pendek/dekat. Sedangkan untuk cruising jarak jauh tetap bertumpu pada mesin bakar konvensional sembari memungkinkan potensi kombinasi dengan mesin listrik sehingga bisa menghadirkan boost performa ketika dibutuhkan.

Nah untuk motor hybrid yang memadukan mesin bakar konvensional dua silinder dengan mesin listrik terlihat tidak hadir tuas kopling di daerah dekat footpeg kiri dari pengendara dan ini cukup berbeda dibandingkan desain paten awal yang menunjukan transmisi full-clutch. Kawasaki sendiri belum merilis penjelasan apapun, namun rumor langsung membahana di mana Kawasaki akan menghadirkan transmisi semi-otomatis pada mesin sepeda motor hybrid mereka ini.

Seperti yang dijelaskan oleh jurnalis Ben Purvis, pada gambar aplikasi paten baru, hadir motor penggerak listrik berpendingin cairan (M). Dan hasil dari putaran mesin listrik ini disalurkan ke poros input sproket depan setelah sebelumnya memasuki sistem transmisi. Nah sistem transmisi yang ditengarai memiliki 6 percepatan (G1 sampai G6) ini dipakai bersamaan dengan mesin bakar konvensional.

Sistem transmisi yang Kawasaki desain adalah menerapkan perpindahan gigi semi-otomatis menggunakan tombol tekan pada setang kiri dan bukan tuas yang dikendalikan kaki kiri. Kawasaki menggunakan sistem kendali komputer yang mengatur giliran  penggunaan antara tenaga listrik dan tenaga mesin pembakaran serta mengatur pengedalian jalannya kopling dan shifter. Jadi pada dasarnya full-clutch, namun yang menjalankan sistem clutchnya adalah komputer.

Sobat bisa melihat sendiri secara teknis desain dari gigi gigi transmisi yang dibuat Kawasaki di tulisan Cycle World. Di sana terlihat bahwa tugas kaki kiri kita pada sistem manual clutch digantikan oleh sebuah motor servo (30) dan juga tentunya dijalankan oleh sistem kendali otomatis komputer. Sementara tugas kaki kiri rider yang biasa digunakan menekan dan atau mencungkil tuas kopling akan digantikan oleh tombol ‘up’ dan ‘down’ pada setang kemudi untuk mengganti gear sesuai dengan keinginan pengendara.

Terlihat simpel, namun butuh sistem komputer yang cukup rumit karena banyak sekali yang harus dikendalikan. Bukan hanya tugas engage/disengage kopling, namun juga tugas tugas lain seperti mengubah rasio transmisi internal, asupan bahan bakar dan asupan udara. Mungkin pada pameran EICMA di kota Milan 2022 ini kita bisa melihat sosok aslinya lebih lanjut. – Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

9 COMMENTS

    • Nah ini yang selalu jadi pertimbangan, isi bensin + charge malah 2x kerjaan.. belum lagi masih ganti oli, kampas kopling dsb dan masih ditambah ganti batre per beberapa tahun sekali. Bukan makin irit malah yang ada makin boros secara pengeluaran

  1. Ditambah lagi bobotnya yg lebih berat dari mesin ICE atau EV sekalian, dari bentuknya juga ninja HEV melihat bulkie banget

  2. bebek bisa tuh pake paddle shift kaya gitu jadi area kaki bisa kosong dan dibikin dek rata biar bisa buat bawa galon ­čść

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.