TMCBLOG.com – Awalnya TMCBlog kira HRC cuma mau mencoba saja swingarm alumunium Kalex di Misano-test dan mencoba menggali sebanyak banyaknya data untuk kemudian mereka siapkan/produksi swingarm in-house sesuai dengan standar produksi HRC sendiri. Namun perkiraan ini pudar setelah akhirnya HRC memasok unit swingarm ini untuk Marc Marquez di MotoGP Aragon akhir pekan lalu mulai dari saat sesi free practice.

Nah melalui informasi yang diperoleh saat press conference pra-balap Motegi, Takaaki Nakagami buka suara bahwa akhir pekan ini di Motegi adalah gilirannya yang akan di-supply swingarm buatan Jerman ini. “Seperti yang anda katakan, saya menguji swingarm aluminium di Misano Test. Itu cukup nyaman dan saya menyukainya.”

“Kemudian Marc melakukannya di Aragon dan dia memiliki perasaan positif, saya mempercayainya. Akhir pekan ini saya akan memiliki swingarm sesuai rencana. . Tangan ini dan pertunjukan ini, apakah itu akan membantu atau tidak. Pertama-tama saya harus memeriksa tingkat kinerja dengan tangan saya, dan jika saya dapat melanjutkan, maka kami akan mencoba selama akhir pekan.”

Kira-kira berapa harga dari swingarm custom Kalex untuk RC213V ini? Masih belum terbuka. Namun sebagai gambaran, swingarm Kalex untuk Superbike Kawasaki ZX-10RR berharga 15.749 Euro atau sekitar 233 juta Rupiah. Mungkinkah buat MotoGP bisa tembus setengah milyar Rupiah per swingarm ya? – Taufik of Buitenzorg | @tmcblog

28 COMMENTS

    • Mahal itu karena itu product custom, dimana melibatkan proses desain engineering serta semua hal yg sifatnya baru, terbatas dan bukan product massal.

      Kalau itu sudah jadi product massal, maka harganya pasti lebih murah….

      • saya berandai-andai:
        1. harganya sudah dinego dengan bargain term, bahwa arm kalex nempel di motor HRC yg punya bilai jual
        2. jika hasil arm kalex bagus, maka yg terangkat juga nama kalex yg berhasil memecahkan masalah RCV
        3. harga khusus diberikan kalex ke HRC dengan syarat: semua pihak yg terlibat di HRC dari official sampe pembalap dilarang memberikan berita buruk tanpa dasar ke pihak manapun..

        and,. so..so…

        dan begitulah..

  1. Wahhh… Kalo saya pake swingarm gituan… Nanti aq pasang stiker ‘aq bukan orang kaya tp hobiku mahal’ … Hahahaha

  2. menurut saya sih wajar kalau tembus setengah M, kebayang proses nya dari awal meeting sama HRC kemudian tahap desain dan pengujian sampai di approve HRC untuk dipakai balap pasti enggak gampang.

      • Biasanya raw material pake moulding injection. Biar gak ada gelembung udara. Tapi biasanya universal tergantung dimensi cetak. Pernah juga lihat dari balok aluminium Alloy langsung proses cnc seperti frame.

        ⬆️⬆️⬆️
        Cuma perkiraan ya…. Saya belum pernah ke kalex intip prosesnya 🤣🤣🤣

        • Cetak (dies) dalam pembuatan pembuatan sasis [dan juga] swingarm motor balap begini maksudnya bukan cetakan mold yang dituang alumunium cair panas abis itu berbentuk dan dipoles utk finishing. Tapi lembaran plat alumunium tipe (grade) tertentu yg dibentuk dengan cara dipress jadi bentuk (shape) yg dimau, setelah itu dilas sambung ke plat lain yg juga udah dibentuk satu persatu sampai jadi sebuah sasis utuh atau swingarm.

        • Bentar mas nug, itu tebal material lebih dari 30mm.
          Itu arm pejal apa bolong ditengah ya?

          Plat tebal 8mm aja butuh mesin press 2000 ton loh…
          Kalo sasis esaf dan deltabox sih iya pake dies, biasanya proses op10 blanking, op20 flange, op30 trim, kemudian op40 pierce.

        • Kopong. Coba cek video perakitan RC213V-S deh. Di sana keliatan gimana mereka bikin sasis dan swingarmnya. Plat per potong yang udah tekukan dilas sambung satu persatu.

  3. Teko dipertahankan karena hendi dan marwoto butuh wingman buat develop rcv 2023.
    karena jalur informasi (dan kemungkinan parts baru) buat Polo dan Amar sudah ditutup.

  4. harga swingarm mendekati harga motor std masih oke aja, tapi harga disk karbon yang separuhnya dirasa kemahalan buat motor mereka?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.