TMCBlog.com – Masih ingatkah sobat sekalian postingan di TMCBlog megenai penampakan motor skutik misterius Yamaha yang pada medio Juni 2022 yang lalu dipost di TMCBlog berdasarkan foto yang dibagikan bro Nanda Oke Mahardhika di group Bekakas Facebook yang diambil di daerah Baturaden riding menuju ke arah barat?

Saat itu spekulasi langsung menyeruak bahwa produk tersebut (mungkin akan dinamakan Filano) akan bertandem dengan Fazzio untuk berkompetisi melawan duo Honda Scoopy dan Genio yang sekarang sudah sama-sama menggunakan ban 12 inci. Ternyata motor tersebut pekan ini telah hadir terlebih dahulu di Vietnam dengan nama Yamaha Grande 125 MY 2023.

foto : autopro

Secara penampilannya sendiri Yamaha Grande 125 mengusung konsep retro scooter layaknya Yamaha Nozza Grande generasi sebelumnya yang dijual dipasaran Vietnam. Platform desain fisiknya lebih terasa mengusung dimensi skuter Eropa (Italia) yang sangat terinspirasi dengan Vespa.

TMCBlog melihat ada beberapa perubahan signifikan pada Grande 125 model 2023 ini seperti pada bagian sistem pencahayaaan dimana  headlamp alias lampu utama menggunakan LED reflektor dengan bentuk elegan yang agak segitiga dengan bentuk belian seperti Fino. Lampu belakangnya LED, juga LED untuk keempat lampu yang dimensinya sempit alias sipit memanjang dari atas ke bawah.

Yamaha Grande 125 MY 2023 di Vietnam menggunakan mesin yang basisnya mirip dengan mesin Fazzio. Mesin 125 cc dengan pendingin air-forced cooler berkonfigurasi satu silinder, SOHC, 4 tak,dan 2 katup dengan teknologi Blue Core yang dipadukan teknologi Mild Hybrid. Mesin ini diklaim dapat menghasilkan power maksimum on-crank 6,1 kW atau setara dengan 8,3 PS pada 6.500 rpm. Sementara untuk torsi maksimum mencapai 10,4 Nm pada 5.000 rpm.

Sistem mild hybrid ini akan menghasilkan Electric Power Assist hingga selama 3 detik yang beguna bagi motor untuk berakselerasi dari diam. Sistem Electric Power Assist akan aktif dan meningkatkan dorongan torsi untuk mesin dan efektif saat melewati tanjakan dan membawa penumpang alias boncengan.

Sama seperti Fazzio sistem hybrid Yamaha Grande 125 ini tidak ada mode di mana skutik hanya dijalankan oleh tenaga listrik saja. Baterai hanya akan memberikan tambahan tenaga (assist) yang dilakukan selama sekitar 3 detik boost saja sob. Dan selama assist diberikan hadir semacam tambahan tenaga putaran pada sistem SMG.

Jadi pada dasarnya, nama sistem hybrid di Yamaha Grande 125 adalah POWER ASSIST hybrid. Sistem Power Assist Hybrid Yamaha ini memiliki 3 komponen penting yakni baterai, mesin SMG (Smart Motor Generator), dan juga sebuah ‘ECU‘ bernama SGCU (Smart Generator Control Unit).

Baterai bertugas memberikan supply listrik dan menyimpan listrik. SMG atau Smart Motor Generator nanti merupakan tempat/parts di mana assist listrik diberikan, sedangkan SGCU merupakan pusat pengendalian kapan assist diberikan, kapan assist nggak diberikan, dan kapan baterai di re-charge. Saat tidak dibutuhkan baterai dari motor di-charge listriknya oleh sistem SMG tersebut.

Dan saat dibutuhkan untuk start dan berakselerasi, maka skutik Grande 125 Hybrid Connected yang sumber tenaga utamanya tetap dari mesin bakar (ICE) akan memperoleh ‘tambahan power dan torsi’ dari ‘suntikan‘ tenaga listrik yang disalurkan dari baterai

Yamaha Grande 125 ini memiliki sistem start-stop system yang lebih advance sob. Sistem start stop generasi ke dua yang memiliki 2 mode : normal atau jalan padat, sistem akan secara otomatis menghentikan mesin saat berhenti dan restart saat berakselerasi untuk menghemat bahan bakar (dalam kondisi pengujian WMTC). Dengan mild hybrid, Grande 125 bisa diajak irit sampai 60,24 km per liter.

Mesin ini dibenamkan di sasisnya jenis underbone yang dikombinasikan dengan suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang tunggal. Mengenai pengereman, Grande 125 menggunakan rem cakram untuk depan dan rem tromol pada bagian belakang dengan menghadirkan sistem ABS pada tipe tertingginya dengan ukuran roda depan dan belakang dibuat mirip dengan Yamaha Fazzo yang 110/70-12.

TMCBlog sangat yakin motor ini akan diposisikan di atas Fazzio jika dirilis di Indonesia, salah satu diferensiasi dari Fazzio kepraktisan bagi pengendaranya berupa lubang tangki bahan bakar yang diletakkan di bagian depan bawah setang sebelah kiri. Hal ini tentunya akan membuat lebih mudah untuk melakukan pengisian bahan bakar karena nggak usah repot repot membuka jok belakang.

Ini juga akan membuat bagasi bawah jok menjadi sangat luas karena tangki BBM pindah ke bawah dek. Kapasitas bagasi luas banget dan diklaim mencapai 27 liter, sanggup memuat dua buah helm dan diberikan semacam Led buat penerang dari kompartemen bagasi ini.

Joknya sendiri memiliki desain yang dihaluskan untuk meningkatkan estetika dan membantu pengendara menjadi lebih nyaman. Sudut jok penumpang disesuaikan lebih tinggi dari posisi duduk pengendara.

Fitur Grande 2023 Hybrid yang juga canggih adalah pada bagian panel meter dashboard. Panel meter yang digunakan untuk model 2023 menggunakan kombinasi dua cluster antara LCD digital dengan negative display dengan layar TFT plus indikator tangki bahan bakar yang menggunakan model jarum analog pada layarnya.

Yamaha Grande Hybrid 2023 juga dibenamkan teknologi konektifitas dengan ponsel (Y-Connect) dimana dengan fitur ini pengendara dapat memantau email, panggilan, pesan (SMS), rekomendasi servis dan oli, konsumsi bahan bakar, lokasi parkir, putaran mesin, dan juga fitur pelacakan trip perjalanan.

Dari segi dimensinya sendiri terlihat sepertinya Grande 125 ini sedikit lebih gemuk dari Fazzio, namun secara umum Grande 125 tidak terlalu besar dan tinggi dengan bobot hanya 101 kg dan kapasitas tangki bahan bakar 4 liter. Last dengan hadirnya Grande 125 ini dan rencananya untuk dirilis oleh YIMM, buat TMCBlog cukup bisa mencium gelagat grand strategy Yamaha di Indonesia dalam memberikan pressure dan perlawanan ke duo Genio dan Scoopy.

Strateginya ciamik dan menempatkan dua produk yang dipersiapkan ntuk fight satu lawan satu. Fazzio diberi tugas mengalahkan Genio, sementara Grande 125 untuk mengalahkan Scoopy. Oh ya Scoopy sendiri rencananya akan hadir refreshmentnya di sisa kwartal terakhir 2022 ini. Ini artinya AHM harus jeli melihat siapa sebenarnya kompetitor Scoopy yang sedang disiapkan Yamaha.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

Spesifikasi Yamaha Grand 125 Hybrid 2023

Engine Type Blue Core Hybrid, air cooled, 4 stroke, 2 valve, single cylinder
Cylinder Layout Single Cylinder
Cylinder Displacement 125 cc
Diameter & Stroke Piston 52.4 x 57.9 mm
Compression Ratio 11.0 : 1
Maximum Power 6.1 kW (8.3 PS) @ 6,500 rpm
Maximum Torque 10.4 Nm (1.1 kgf.m) @ 5,000 rpm
Starting System Electric Start
Lubrication System Lubrication
Ignition System TCI (digital)
Clutch System Dried
Transmission Ratio 2.216 – 0.748 : 1
Frame Type Underbone
Steering Axis Deviation 26.7 degrees
Front Brake Hydraulic single disc brake
Rear Brake Drum brake
Front Tire 110/70 – 12 47L (Maxxis – M6219Y)
Rear Tire 110/70 – 12 47L (Maxxis – M6220)
Front Shock Absorber Telescopic fork
Rear Shock Absorber Oil spring damper
Headlight LED
Overall Length 1820 mm
Overall Width 684 mm
Overall Height 1155 mm
Ground Clearance 127 mm
Wet Weight 101 kg
Engine Oil Capacity 0.84 L
Fuel Tank Capacity 4.0 L
Fuel Consumption 1.66 L / 100 km

 

80 COMMENTS

    • Biasanya yg Gen3 mulai jomplang facelift nya, rubah dikit dikomplen pelit minim inovasi, rubah drastis dikomplain desain ngawur mending yg sebelumnya.. wkwk

    • posisi motor ini emang susah. mau kalahin scoopy tapi kalo di harga 23an malah makan fazzio, kalo di atas 25 udah bukan kelas 125. kalo genio itu udah ga ada lawan soalnya harga di bawah 20

    • Mo beli cash kemaren fazzio di up sampe 26jt kang, mau beli scoppy masih rentang 22-23an sih tapi indennya lama 🙁 akhirnya beli beat deluxe :((

  1. Msh blm bs secantik vespa matic….ini tetep kurang proporsional, terutama buntutnya. Klo headlamp udh lbh bagus dari fazzio yg ndangak kegedean

  2. cakep, kayaknya mereka udah gak mau meladeni permainan hodna dgn menaruh lampu di tebeng untuk skutik retro nya,n Fino mungkin akan segera di discontinue

    (kecuali kalo E-Vino akan meluncur dgn harga lebih miring karena imbas BBM naik jadi banyak beralih ke alternatif,pasti laku kayak kacang goreng)

    • vampire oli yang masih banyak terjadi ya ada di kelasnya maxi yamaha… tapi skrang gen mio m3 juga makin parah..
      kalo tipe ini sepertinya engga terllau vampire..
      kalo onda ga terlalu vampire oli, beda dengan yamaha..

    • @iHiNk jangankan yg mesin genio, mesin beat generasi sebelum genio juga vampir. Kebetulan Saya sempat punya, udah saya kasih oli kendall GT1 tetap vampir juga. Harus top up olinya klo udah semingguan.

    • generasi ngonda yg 800cc gak terlalu vampir olinya bro. yg generasi 650cc ni yg rada haus. mbit2021 buat 4000KM (pastron golt)tinggal 400-500cc. padahal dulu mbit2018 800cc masih 700cc an setelah 5000KM.

    • Apa gara2 penerapan standar euro ya?
      Saya baca CBR250RR yg terbarus,, ada tulisan.. tekanan ring piston lebih kecil untuk mengurangi gesekan dibanding gen sebelumnya. Jangan2 bakal vampir juga, walaupun gw ga beli.. cuma kepo aja

    • semua dibuat vampir agar sering kebengkel, gitu aja diributin, gw aja pokoknya sebulan ganti oli terus tiap 3 bulan ganti oli mesin + oli gardan pake vario rute gawe jakarta tangerang, oli gak pernah gw cek gak penting juga

      • Emang sekarang ini rata2 motor pada vampire oli, supra x 125 temen sekantor juga vampir. Ga ngebul ga ada bocor, tiba2 suara kasar. Dicek ke bengkel oliny tinggal dikit. Ga tau apa oli sekarang kualitasnya jelek atau bbm pertalite yg bikin mesin puanas

  3. Desain depan udah bagus, dr samping biasa aja. Mesin dan fitur belum terbukti lebih bagus dr sebelah.
    Var 125 aja yg non hibrid klaim nya bisa 61 km/l

    • klam konsumsi BBM sayap sebelah adalah hasil lomba,Vario 125 klam 61km/l actualnya 45
      kalau Fazzio beneran dapat 58 km/l untuk harian

  4. Skupi uda punya basis fans dari anak smp sampai emak2, fazio yg dulu dibenturin ke skupi tetep kalah di harga, orang kita mana lihat fitur yg ngerti aja yg lihat fitur ujung2nya setelah beli dirasa cuma gimik, “grande125” datang gak bakal tumbangin skupi

  5. kalo pake mesin lexi dia bukan kelasnya maxi yamaha, ini kan classi yamaha.. jadinya ga mungkin.. secara kan platform maxi adanya 4 valve VVA..

  6. prediksi saya harga akan sedikit diatas freego, karena motor ini juga pakai basic freego namun memiliki fitur tambahan yg bikin harga lebih tinggi

  7. Kalau benar ini pakai mesin fazzio/freego 125, apakah ke depan berarti yamaha bakal keluarin produk di kelas maxy retro dengan mesin 125 VVA /155 VVA ( mesin lexi ato nmax ) , untuk melengkapi lini kelas maxy nya ?

  8. Mau nanya kang taufik..
    Seandainya motor yang menggunakan dinamo satu( artenator dan stater jadi satu)…waktu mau aselerasi saya pencet tombol star…mbantu nambah tenaga tidak?
    Ada Efek hibrid nya..

  9. nahan beli Fazzio karena yakin akan ada yang lebih aduhai..
    beli motor ko mondang mending, kalau suka ga usah ngusurin apa kata orang, emang orang itu yang kasih makan kita ? wkwkwwk

  10. Valid wak akhir tahun launching new scoopy? Cm beda desain atau gmn? Duh dah inden scoopy lama ni, kalo datang trus besoknya launching yg lebih klasik nyesek g tuh

    • Yang bilang jelek itu siapa..desain ini pas kesatuan body dengan ban..gk seperti fazzio..tp kembali lagi,masalah harga,gk mungkin sama persis dengan harga fazzio..

  11. Kalah jauh Scoopy, dari desain yg sudah jenuh, mesin dan utilitasnya, “mungkin” tetep menang dari segi penjualan lebih karena logo sayapnya

  12. itulah kebiasaan yamama. bikin motor baru tapi makan produk sendiri. ntar kalo ini brojol paling juga paijo di suntik mati ato setidaknya mirip piksen yg hidup segan mati tak mau.

  13. Melawan skupi boleh.. tp klo ngalahin market skupi… sprtinya blm saatnya..
    Info dr magelang jateng, skrg beli skupi cash sulit.. inden bs berbulan2.. tp klo kredit bs cpt dg minimal tenor 6bln…

  14. Grand strategy: fazzio lawan genio tp harga genio tipe tertinggi masih lebih murah dari fazzio tipe terendah, scoopy akan dilawan sm skutik retro baru yg gk mungkin harganya setara sm fazzio yg tipe tertinggi masih lebih mahal sedikit dari scoopy tipe tertinggi dan bisa saja nanti scoopy baru pakai new engine 125cc 4 valve dgn segala kelebihan disisi power dan efisiensi, enaknya dgn kompetisi kyk gini konsumen lebih mudah menyesuaikan keinginan dgn jenis produk yg tersedia

  15. Fazzio : kepala aneh buntut bagus
    Grande : kepala bagus buntut aneh
    Moga aja pake crankcase mesin freego, kalo pake crankcase fazzio bakalan susah mau ganti ukuran ban. Pake ban 120 / 80 pasti mentok crankcase gabisa dipasang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.