TMCBLOG.com – Setelah dulu sempat heboh soal tuduhan sinyalemen perbedaan kualitas motor yang didistribusikan ke team satelit, pasca GP Motegi, rookie Remy Gardner kembali melayangkan ketidak-percayaannya kembali ke pabrikan asal Austria tersebut. Faktanya Remy Gardner harus mengakui kekalahan dari rekan setimnya Raul Fernandez di Motegi di mana kedua rookie ini gagal mencetak poin. Jelang seri Buriram, pembalap Australia yang akan membalap di World Superbike tahun depan itu bertanya-tanya apakah dia benar-benar memiliki materi terbaik dari KTM?

Setelah menyelesaikan balapan, Gardner ditanya oleh media tentang mengapa Brad Binder dan Miguel Oliveira bisa melaju di barisan depan namun tidak dengan dirinya dan Raul. Gardner menjawab, “Saya tidak tahu. Mereka memberi tahu kami bahwa kami memiliki material [paket motor] yang sama, tetapi saya tidak dapat mempercayainya. Jelas bahwa apa yang kita lakukan sebagai pembalap tidak mungkin seburuk itu. Saya hanya bisa mengatakan bahwa tidak ada lagi update dari paket.”

Jadi bagaimana jalannya balapan untuk juara Moto2 2021? “Tidak bagus, karena kami banyak kekurangan dalam hal kecepatan. Secara pribadi, saya mengendarai balapan yang bagus, saya berada di batas di setiap tikungan dan setiap lap. Saya tidak memaksimalkan lagi motor, sudah 100 persen. Motor tidak memiliki kecepatan, cengkeraman, kecepatan, dan performa rem. Ban depan saya juga kepanasan,” jelas pembalap Australia itu.

“Tentu saja saya melihat data Brad Binder, tetapi saya sudah tahu di mana perbedaannya: dia banyak menginjak rem dan berakselerasi. Jika kami mengemudi seperti Brad atau Miguel, kami akan jatuh, saya tidak tahu bagaimana mereka melakukannya,” aku Gardner dalam sebuah wawancara.

Duel antara Raul Fernández dan Gardner terjadi di balapan tersebut.“Kami berdua berada di batas. Pada lap terakhir saya memberikan segalanya untuk melewatinya. Saya menyalipnya di tikungan 10, tetapi di tengah tikungan saya tergelincir di atas roda depan, jadi kami datang berdampingan ke back-straight. Di tikungan 11 dia mampu mengerem lebih baik dari saya karena berada di bagian dalam. Saya kemudian mencoba serangan lain di tikungan terakhir, kami bersebelahan lagi, tetapi dia melewati saya di garis finish. Itu menyenangkan, kami memiliki pertarungan yang bagus.” – @tmcblog

37 COMMENTS

    • Tahun 2024 atau 2025 gantiin morbidel klo morbidel ga berkembang, dengan syarat harus bisa bersaing dipapan atas bareng bautista, rea dan toprak.
      Seandainya R1M sudah dapat upgrade simless girbox
      Pernah ada ga ya yamaha wsbk dapet pembalap jebolan motogp.

  1. Utk gadner yg membawa gelar jurdun gk lebih baik dari casillas. Utk Lemos sedari awal udah ogah2an naik kteem gp. Masalah update gak bakal lagi ada update buat calon mantan rider.

  2. anak boil bgt nih bilang kick the brake bukan pull the brake. ironis sih si kartu Remi ini, jurdun moto2 tapi baru taon pertama mentalnya udh diteken seolah dibayar 12 jeti yuro, mana penggantinya belon tentu jurdun juga sih diliat2. anehnya yg lebih laku justru Rahul dan Pol. KTM udh bener lepas 2 rider yg ga niat naek KTM sedari awal, bener pula masukin Miller ke pabrikan, tapi masukin duo tech3 bukannya cari yg terbaik ato minimal pertahanin yg lagi berjuang nempa skill (Remy ato sekalian aja masukin Darryn) malah masukin yg terawet gagalnya di kelas primer bahkan di tim terbaik aja prestasinya mirip Jorge Lorenzo yg udh cidera dan ga niat balap, juga rookienya yg ada kemungkinan gagal jurdun moto2. sekalipun Fernandez jurdun menurut gw jg ga serta merta lebih baik dari Remmy. malangnya Remy, dan malangnya Herve cuma nama workshopnya doang ditempel di daftar tim tapi KTM setir semuanya. memang sih cuma tinggal Terima duit dan pekerjain krunya sendiri, tapi pasti di hati kecil Herve jg berontak ga bisa lg jadi talent scout. padahal Kal Kroco, Johan Jarko, ampe Checa bisa jadi bintang di masanya jg akibat tangan dingin Herve yg suka merhatiin rider muda di suatu sudut tikungan kemudian nyari manager/ibu rider incerannya di paddock. itung aja bakat Tech3 KTM yg berprestasi di motogp skrg, ada? kagak wkwkwk ntar disamber lah Aloevera kan bagus? iya bagus, tapi asal tahu saja baik Aloevera ama Casillas yg naekin masih ada pengaruh Herve. laen ama duo tech3 taon ini ama taon dpn.

    • Jarang yang berpendapat dari POV seperti ente, mbah.
      Taunya nyinyir, enak di katemi sewa motor murah, tidak di anaktirikan. Apalagi dikatain kuning ngambang aja dikasih harga separoh 😂.
      Itu jadi bahan gorengan mulu.
      Tapi makin ke sini makin kelihatan gak enaknya 😂😂😂

    • Iya nasib Herve mirip kyk Gressini kmrn pas duet sama Aprilia. Hilang perannya dlm timnya.
      Jadi enakan jd satelit KTM yg di stir full KTM, atau kmrn 20 thn jd satelit Yamaha dgn full kebebasan manage tim sendiri?

      • secara materi jelas enakan di KTM skrg, tinggal terima transferan tiap taon, kru jg udh ada yg bayar, nama workshop jg ditampilin di daftar nama tim. tapi yg gua sorotin kali ini kan bakat dan minat Herve yg mana sama aja ama pemilik tim laen, pasti punya hasrat utk milih dan nempa rider bidikannya.

        • Gw rasa sejak awal Herve udah tau ttg konsekuensi ini. Soalnya ga mungkin kan ttd kerja sama tanpa secara detil tau isi kontrak kerja samanya. Yg jelas mungkin dia udh nimbang2 sisi posotif dan negatifnya, dan bisa saja untuk saat ini sisi positifnya jauh lebih diperlukan meskipun kontrol atas pembalap binaan sirna.

  3. pasti dapat grade b lah walopun tahun yg sama

    tech3 udah dapat knalpot rucika mengalir sampai jauh gak sih? gak pernah kesorot kamera jadi kurang tahu

  4. pembalap hebat dan seger buger spt Remy yg merupakan seorang juara dunia moto2 bisa kalah dari Bezzecci yg merupakan satu angkatan, jelas motorlah yg jadi pembeda

  5. namanya tim satelit ya gitu dari jaman baheula, hanya rider2 yg istimiwir seperti quartararo yg bisa punya raport yg baik bahkan melebihi rider tim pabrikannya, stoner dan mendiang simonceli dulu juga bagus di tim satelit.

  6. panas semakin 🔥

    KTM beranggapan, rider mereka di moto2 hebat karena motor setup mereka!

    wajar remy Gardner gak dianggap spesial walaupun Jurdun

    Bagusnya deniz Oncu bisa keluar dari program KTM red bull taun depan padahal masih ada kontrak, udah mentok dia terbentur fisik dan motor moto3

  7. KTM RC ini kan motor konten doang yang banyak berseliweran di youtube. gak lebih dari jualan prestige, gokil sih perusahaan minuman nyetir perusahan sekelas KTM

  8. masalahnya KTM dari awal adalah engine developmentnya lbh kearah Honda, terbukti dgn banyaknya alumnus hrc yg berlabuh di KTM.

    yg mereka gak sadar bahwa, it’s not the bike, it was MM yg bikin honda melejit. terbukti 3 thn terakhir kita liat spt apa hrc tanpa MM.

    Jadi bs dibilang selama ini ktm investasi bodong. motornya ngga akan bs baris di depan selama arah developmentnya ttp ngikut hrc dgn insinyur hrc.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.