TMCBLOG.com – Jika Johann Zarco sempat blak-blakan mengakui bahwa akan senang bisa membantu grup Ducati dengan tidak bertindak sembrono ke Pecco Bagnaia dan team Mooney VR46 Ducati sudah terang-terangan akan membantu jebolan akademi mereka – Pecco Bagnaia di championship. Namun sepertinya tidak dengan salah satu dari tiga pembalap satelit Ducati yang memiliki kontrak berjenis kontrak pabrikan dengan Ducati Corse, Jorge Martin.

Di awal penyataannya kepada AS, Jorge Martin mengatakan mengenai kondisi trek sirkuit Buriram yang sangat basah di awal balapan bahkan bisa dikatakan banyak mengundang potensi bahaya. “Beberapa lap pertama sangat berbahaya, karena Anda tidak bisa melihat motor di depan. Anda bahkan tidak bisa melihat lampu belakang sepeda motor dan jika seseorang jatuh di lintasan lurus dimana hal tersebut bisa terjadi 100% kami pasti akan menabraknya. Itu adalah hal yang berbahaya. Ketika sendiri anda tidak memiliki banyak masalah, tetapi empat atau lima lap pertama itu berbahaya.”

Lalu ketika menilai apa yang dilakukan oleh Johann Zarco, Jorge Martin yang juga pada dasarnya sama seperti Johann dan Bastianini tahun ini yang memiliki kontrak langsung dengan Ducati Corse mengatakan. “Lebih bagus bagi Ducati jika Pecco finish ketiga dan dia memenangkan balapan, tetapi pada akhirnya kami berada di kejuaraan dunia dan saya tetap akan bertarung untuk podium.

“Memang benar jika anda bertarung dengan Pecco untuk keenam atau kedelapan, maka anda tidak perlu menyalipnya, tetapi podium layak untuk dicoba dan terlebih lagi jika anda memiliki pace untuk mencoba memenangkan perlombaan”. Hhmmm  . . . perlukah kiranya ini Jorge Martin disetrap berdiri satu kaki sambil satu tangan pegang kuping Oleh Ducati? – Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

56 COMMENTS

    • ini kan *Seandainya, Bilamana, Jika, kalau* wong realitanya orang yang bikin statement gak perform kok di race, siapapun bisa ngomong kaya gitu

      betul apa betul

      • Haha iya betul.. kalo lek Jarko kan uda jelas-jelas secara data berbicara kalo dia mampu P3, tapi ngga dia lakukan krn saving Pecco. Artinya omongan dia bukan omong kosong. Klo Martin kan itungannya omdo wkwk

        • ya maksudnya matines itu harusnya zarco attack pecco. jadi pecco ga podium. karna udah kecewa ga masuk tim pabrikan. ahahahaha.
          klo saya jadi zarco. pasti akan melakukan hal sama seperti zarco. memang podium itu menyenangkan. tp klo di pikir2, saya juga bukan rider favorit. dan saya tidak berada dalam posisi perebutan gelar. dan bagus buat rider seumuran saya bisa di percaya untuk terus bertahan pada motogp. jadi saya ga akan mengambil keputusan untuk mengecewakan tim. selisih 1 point itu berarti banget dalam race2 yang cuma tinggal sedikit lagi.

    • disepakbola juga main tim kan, gak ada tuh yg giring bola sendirian dari pluit awal sampe akhir, kan pasti gantian siapa yg pas posisi golin bola atau saat diserang yg pas nangkap bola jelas GK gak mungkin kan stiker, begitu pun dengan factory order ducati ya wajar pecco di prioritasin ya karena dia posisi terbaik saat ini, dan jangan bandingin sepak bola gajah yg jelas² gak fairplay karena udah beda negara dan jelas beda tim daratan pun dah beda.

  1. Mending Zarco lah dripada ni orang, tahun ini sj makin redup ditambah loyalitasnya ga ada dan koar2… Siap2 tahun depan cari lowongan bafu

  2. ya gw paham sih kenapa Martin bilang gitu, gmn pun dia kalah bid lawan Enea utk seat factory, dan sepanjang musim ini performanya banyak turunnya drpd naiknya, ya cedera ya psikologis nya yg sedikit terganggu krn mikirin seat tim factory, dan ketika doi bisa perform bahkan bisa incar podium kenapa harus di sia2kan ? sedangkan Zarco udah tua, udah ga punya ambisi macem2, Ducati juga masih mengakui pekerjannya jadi test rider non official, yah bisa dibilang Zarco udah berada di zona nyamannya sih, padahal doi masih punya satu ambisi yg belum tercapai, yaitu juara seri di MotoGP, dan juga Zarco ga butuh bonusan dr sponsor kalau bisa podium, mungkin udah banyak duit juga kali dia,, 😅 kalo Martin mikir kan lumayan uangnya jadi mesti dikejar podiumnya,

    • Setuju sih…zarco lebih settle dg posisinya saat ini. Apalagi utk pembalap yg ga pakai jasa manager, bisa dapet kontrak factory dan motor factory itu bagus banget..
      Bastia juga bakal ngomong kayak martin kalau di posisi zarco dan jika bilamana andai istilah kata bastia belum dapet kontrak factory merah hwehehe

  3. Yang bilang KTP Spain, asal tau aja gak semua warga Spain bangga dengan KTPnya

    Marquez lebih suka disebut warga Catalan
    Lorenzo warga kepulauan Mallorca
    Espargaro Catalan juga

    Nah si Martin ini barulah bisa dibilang Spain karena dia orang Madrid

  4. jdi Bani andai dulu…. seandainya quartararo dan Zarco yg adlh senegara merupakan orang Indonesia dan peccok orang Thailand, maka dgn apa yg d lakukan Zarco yg tdak mengovertake peccok mka jelas Zarco akan jadi bhan olok2an netizen

  5. Gpp biar si pecco mikir, juara itu paling utama dari ikhtiar diri sendiri, bukan dari posisi buncit terus minta jalan ke pembalap di depannya untuk menyingkir tanpa fighting

    • wkwkw yg ga nganggep dia pernah juara 8 kali kan elu doang, haters nya wkwkwk

      dlu juga idola lu kejebak title ke 9 secara bertahun tahun, tetap elu elu elukan juga toh ? wkwkwkw

    • komen gaya fesbuk, bikin jijik… kaga ngikutin tren berita, dan muter-muter disatu topik. terlebih sumber berita dari portal gak jekas, lah katanya pecinta MotoGP tapi sumber bacaan yang judulnya aja udah Hoax, ditambah isinya ngasal terjemahan yang ditambah tambah editor.

      blongko bener kaga ada wawasan

  6. Martil merasa masih diatas angin,masih muda g kena masalah. Beda sama zarwo y sadar diri pernah hampir hancur karirnya krn ketidakprofesionalannya,lalu dipungut Ducati. Lagian dia jg makan dari duit Ducati, menurutku sah2 aja team order ,selama gak pakai kungfu sengaja menjatuhkan lawan

  7. Martin dikeluarin Ducati aja pasti ada 3 ato bahkan 4 pabrikan laen yg minat, Zarco? ampir semua pabrikan udh dia coba, klo dikeluarin Ducati harapan terakhir cuma Aprilia. kecuali si Joko dikeluarin Ducati dalam kondisi jurdun, Honda kayanya ga bakal ngelakuin kesalahan ketiga.

  8. makanya saya lebih suka martin masuk repsol honda dari pada johan mir. semangat dan pemikirannya itu loh. futuristik

  9. Harusnya iya zarco bisa mencoba kejar olivera dan memperlambatnya atau sekalian juara saja. Tapi ya gtu hrs bantu pecco hehe..jurdun dagelan jadinya. ujungnya pecco dnf lagi..ambyar

    • halah kayak gatau zarco aja
      misalpun bisa nyalip oliveira dan mimpin balapan
      di last lap juga palig crash terus dnf
      seperti zarco yang sudah2 dan kita kenal selama berkarir di motogp
      kalo jurdun dagelan engga juga sih, tim order juga baru dikeluarin kemaren
      ya mau gimana lagi, pembalap yang paling layak jadi jurdun selain quartararo ya si bagiono
      ya kali aleix espargaro yg malah jadi jurdun, gaada pantes2nya

  10. ketika mendahului di motogp saat ini di anggap sembrono, itu omong kosong! kembalikan rossi, lorenzo, stoner dan pedrosa di lintasan 🤪

  11. Intinya martin masih muda punya nilai jual sedangkan jarwo umur sudah 32 dan cuma duk yg mau nampung.

    Bisa2 akhir tahun putus kontrak si jarwo

  12. Gw lebih yakin kl ini bisa aja lip servicenya Martin yg udah didikte Ducita supaya seolah2 Factory order nggak mutlatk hukumnya pdahal sebaliknya. Namany jg karyawan ya kudu manut bossnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.