TMCBLOG.com – Honda dalam beberapa bulan kemarin secara global terus menggoda penggemar sepeda motor akan kebangkitan kembali nama besar Varian Motor Street Bike mereka Honda Hornet. Godaan itu ahdir dalam bentuk berbagaimanacam teaser Mulai dari desain konsep sampai spesifikasi mesin. Sampai akhirnnya hari ini dimana Akhirnya Honda mengungkapkan secara lengkap untuk pertama kali kepada kita semua  bentuk final dari dari Honda Hornet generasi terbaru, atau Dengan nama lengkap CB750 Hornet

23YM HONDA CB750 HORNET

Brand New Honda CB750 Hornet memiliki Estetika bentuk luar motor yang dirancang oleh Pusat R&D Honda di Roma. Kita bisa melihat garis-garisnya mengikuti gaya agresif yang sudah menjadi ciri khas desain sepeda motor masa kini. Gaya agresif ini memanjang dari depan ke belakang, dan termasuk tangki bahan bakar, yang menurut Honda terinspirasi oleh sayap lebah.

23YM HONDA CB750 HORNET

Brand New Honda CB750 Hornet ditenagai oleh mesin paralel-twin 755cc yang menghasilkan 67,5kW (90,5 tenaga kuda) dan torsi 75Nm. mesinnya memiliki Crank-Pin 270 yang secara umum membuat mesin ini layaknya mesin V-twin dalam bentuk Inline-Twin. Statistik konsumsi bahan bakar 23km/l dikombinasikan dengan tangki bahan bakar 15,1 liter berarti motor ini bisa diajak senang senang di jalan dengan jangkauan hingga 340km.

23YM HONDA CB750 HORNET

Motor ini juga mendapat manfaat paten desain ‘Vortex Flow Ducts’  Honda yang dirancang untuk “mendistribusikan aliran udara ke dalam airbox secara merata,” untuk respons throttle yang lebih tajam. Selain itu, silindernya memiliki lapisan nikel-silikon karbida seperti superbike mereka CBR1000RR-R; dan sistem Unicam nya mirip seperti konfigurasi cam yang pernah dipakai di Special engine Motocross Honda.

23YM HONDA CB750 HORNET

Menggunakan Throttle By wire, Honda CB750 Hornet memiliki empat Riding mode:- “Rain”, “Standar”, dan “Sport” – yang sudah dipertakan secara default untuk dipilih pengendara, serta mode keempat yang dapat disesuaikan oleh pengendara untuk kebutuhan  preferensi mereka sendiri. Semua riding mode ini akan mengubah karakter mesin tidak hanya pada gas, dengan kontrol daya dan torsi, tetapi juga dalam deselerasi, dengan penyesuaian engine brake yang terintegrasi ke setiap mode. Selanjutnya, setiap mode memiliki pengaturan anti-wheelie terintegrasinya sendiri.

23YM HONDA CB750 HORNET

Honda CB750 Hornet Menggunakan Sasis model diamond dengan bahan baja yang beratnya hanya 16,6kg (berat motor adalah 190kg). Suspensi depan dari Showa yang telah menyediakan garpu 41mm Separate Function Fork Big Piston USD yang menawarkan travel 130mm. Di bagian belakang, hadir monosho dengan 5 setup pre-load yang dimounting dengan sistem Pro-Link dan menawarkan travel 190mm. Baik roda depan dan belakang berukuran 17 inci, dengan ban 120/70 (lebar 3,5 inci) di depan, dan 160/60 (4,5 inci) di belakang.

23YM HONDA CB750 HORNET

Ketinggian joknya 795mm sementara Dashboardnya sudah menggunakan Layar TFT LCD 5 ” dengan indikator sen yang dapat dibatalkan secara otomatis. Dashboard ini jelas memasok semua informasi penting dan memungkinkan pengelolaan semua sistem termasuk fungsi konektivitas dengan ponsel dan sistem Kontrol Suara Smartphone Honda, yang juga sekarang tersedia di iOS untuk pertama kalinya.

23YM HONDA CB750 HORNET

Bagi mereka yang ingin meng’upgrade’ Hornet mereka, atau menyesuaikannya dengan keinginan dan kebutuhan sepeda motor mereka, Honda juga menyediakan sejumlah aksesori yang sesuai dengan kebutuhan berbagai jenis pengendara. Asesoris Asesoris Ini dapat ditambahkan ke Hornet secara tunggal, secara paket. – Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

46 COMMENTS

    • Kalo respon masyarakat bagus utk mesin ini, di jamin bakal ada clan baru ataupun penerus clan lama utk menggantikan cbr600 di kelas supersport inline4. Will see aja.
      Karna honda melihat udh mulai ada bbrp pabrikan yg suply produk di kelas anyar yaitu Supertwin 650-7++ cc berbentuk sportbike.
      Aprilia, yamaha, dan sebentar lg suzuki pun akan hadir. Karna di amerika, kelas ini cukup menjual di arena balap.

  1. coba aja ahm bawa sport naked 250 parallel twin kyk gini bentuk nya, pingin aku. capek liat motor 250 semua nya pada sport full fairing sedangkan selera sport naked atau street fighter. dan kapan ya crf 150 dan 250 di upgrade ?

      • Gak laku karena dimasukkan ke segmen anak muda, naked itu cocoknya buat pria dewasa anti pegel. Tapi sialnya pria dewasa di +62 udah tercemar matic buat angkut anak istri ber-4 ke Alfamart.

        • Dulu ada Suzuki Inazuma 250cc model bapak-bapak, itu juga kurang laku.
          Ada juga Benelli TNT 250 twin suara moge 4 silinder model cocok buat bapak2 juga gak laku.
          Basic nya yaa emang lagi lesu mas pasar motor 250cc di Indonesia, baik sport fairing apalagi nakednya yg suram.

          Skrg eranya Metic.

        • coba kalo Rebel bikin kelas 150-250 dan dilokalkan, trus harganya jangan harga hoby, harga wajar aja, laku pasti

  2. desainnya masih ada aura Hornet 200 India, ga jelek tapi juga ga ganteng2 amat juga, skrg udah eranya crankpin 270° ya,,

  3. saya kira underbelly, yaaa… terlalu berekspetasi tinggi saya kayaknya 😭😭

    anyway, desainnya benar benar masih ada vibes hornet 2013 nya, tapi lebih agresif ala cb500 atau cb150sf, cakep sih ditambah mesin 270° nya, makin banyak aja nih rivalnya MT07 wkwkwk

    • Underbelly sudah gak bisa diterapkan untuk motor baru karena tidak bisa menenuhi EURO4 makanya kawoskaki zx250r sekarang pake knalpot panjang

  4. Desainnya sangat biasa banget gak ada efek wow.nya, kenapa gak disamain cb1000r/cb650r/cb300r yang neo sport cafe

  5. Desainnya khas Honda yang bapak2 muda umur 30-40an banget.

    Eits biarpun ane bilang begitu tapi mau juga, karena ane dikit lagi di segmen market itu wkwkwk

  6. Aura prestige moge nya kurang deh

    Kalo lampu bulat, Speedo 2 bulatan,tangki tanpa shroud kayak CB1100RS,tapi body tengah kebelakang tetap bergaya modern kayaknya lebih ngena desainnya untuk yg mature tapi masih gak terlalu tua bangka 😆

    • memang sengaja dibunuh pelanpelan kok itu segmen. Laris ya syukur karna bermain di liga sendiri, ga laris ya bagus biar sekalian disuntik tewas. Manuvernya mencurigakan pas mesin touring gini dipaksa ngegantiin posisinya cbr600rr pas ilang sementara

      • lah iya ya udah ga ada lagi pemain lain di kelas middleweight yg make 4 silinder (at least buat pasar global), paling sugomi z800-900

        • iya kaaaan wkwkw yang hidup sisa z900, itu juga kayanya lebih ke kelasnya yang pengen z1000 tapi pahe/versi simpel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.