TMCBLOG.com – Pecco bagnaia adalah pembalap yang berpeluang Untuk menghentikan Puasa gelar 15 tahun Ducati Di Segmen Juara Dunia Pebalap MotoGP semenjak 2007 yang lalu. Namun ia Harus Puas dengan grid Start ke 9 atau Row ke 3 pada hari ahad siang ini. Ia dua kali crash di hari sabtu Kemarin, Banyak analisa yang mengatakan bahwa ia sudah mulai mengalami tekanan dari Championship ini, dan ini diperparah Oleh kehadrian Marc Marquez yang slelau memilihnya menjadi referensi untuk Bisa cepat di Trek Karena Marc Tahu Kapabilitas Honda belum setinggi Ducati saat ini.

Namun Tidak seperti beberapa Petinggi timnya, Pecco terlihat Jauh lebih Kalem dan Santuy, Ia Tidak mau menganggap semua handicap ini sebagai tanda bahwa Sabtu di sepang adalah Sabtu paling sulit baginya di 2022 ini. Yes Karena pada dasarnya Awal Musim ketika Ia dan Miller ketinggalaman Momentum karena harus memilih untuk Mundur sebentar guna pindah Spek Mesin Hybrid antara GP22 dan GP21  yang merupakan Spek pertama GP22 yang ditest Di jerez .

“Tidak, Pada awal musim lebih sulit ketika saya mencoba menekan tetapi tertinggal jauh – bahkan tanpa jatuh ketika itu. Satu-satunya hal yang baik hari ini adalah FP4 – dan tentu saja Q1. Tapi di atas semua FP4 karena saya sangat konsisten dan sangat cepat dengan ban bekas. Selain itu, saya melakukan semua yang saya bisa untuk merusak hari. Di pagi hari saya terlalu gugup karena apa yang terjadi pada Franco dan Fabio. Aku sedikit marah. Setelah satu jam saya berkata pada diri sendiri, ‘Oke, ini adalah sesuatu yang bisa terjadi pada siapa saja.’ Tapi saya hanya manusia dan saya mulai merasakan sedikit tekanan. Tapi menurut saya itu biasa saja.”

Pecco Pun mengakui Bahwa kesalahannya di Q2 adalah karena ia Tidak cukup Cerdas untuk ‘main aman’ Ia terus terlalu termotifasi untuk mengeksplore kemampuan Motornya bahkan ketika GP22 sudah berada pada limitnya. “Di kualifikasi, saya tidak cukup pintar untuk memahami bahwa kecepatan saya sebenarnya sudah cukup baik untuk berada di barisan depan tanpa terlalu memaksakannya. Pada gilirannya (ban belakang) mendorong keras dan Front end saya runtuh. Saya termotivasi karena saya berada di bawah sepersepuluh setengah waktu terbaik di sektor pertama, jadi saya mencoba – dan kehilangan kendali di depan. Itu adalah kesalahan terbesar.”

Namun Secara umum Aleix Espargaro dan Fabio Quartararo akan start di Posisi grid yang bahkan tidak lebih baik darinya hari ini. dan mengenai ini pecco Menjawab “Ya, harinya bahkan lebih buruk dariku. Pasalnya, jari Fabio patah dalam kecelakaan di FP4. Saya ingin mengatakan bahwa saya merasa kasihan padanya. Nasib buruk yang dia alami saat ini terlalu banyak. Dia tidak pantas menerima hal itu. Dan Aleix mengalami banyak masalah sejak awal akhir pekan.”

Namun Kenyataannya adalah empat Ducati akan start dari dua Row Terdepan dan Mungkin bisa jadi Potensi keuntungan tersendiri “Saya pikir jika mereka memiliki kesempatan untuk menang, mereka akan mencoba untuk menang – seperti yang mereka lakukan sepanjang tahun. Mungkin besok ( Race hari ini – Red ) adalah hari untuk team order, tapi mari kita lihat… Sangat penting untuk berada di depan. Di atas segalanya, kita harus pintar.”

“Jika saya bisa menutup kisah ini besok, maka saya akan senang. Tapi itu tidak bdan tidak baik jika saya pikir saya harus melakukannya. Jika saya masih bisa membuat beberapa poin, itu sama saja. Tentu saja tekanan akan lebih besar di Valencia, tapi kemudian keunggulannya akan sedikit lebih besar. Yang penting besok ( hari ini) membalap dengan Cerdas. ” – Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

19 COMMENTS

  1. Mamakes itu emang wedus og, udah ga dapat peluang jurdun malah ngacak acak barisan depan mulu, kan ya jd tambah beban buat calon juaranya…tp bikin seneng yg nontonya…gud job mamakes..wkwk

  2. Sebenarnya gak usah peduliin Marc!! mau di towing atau apa, yang penting gak ganggu didepan dengan pelan tiba-tiba dan membahayakan.

    fokus finish didepan lawan di kejuaraan aja, gk usah mikirin team order, factory order.

    kembali ke pengaturan awal aja

  3. kalau ngga silap ingatan, hanya setelah MV di Yam yam, percentage kemenangan (at least podium) yam yam di Sepang turun drastis, sebelum itu biasanya bocah2 nya yg factory maupun satelit bisa perform di tanah malay., ya top 5 top 10
    begitu ya wahai pembaca sekalian saza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.