TMCBLOG.com – Sekarang kita coba kupas satu per satu mengenai perkembangan evolusi dan mungkin juga revolusi yang dilakukan pabrikan peserta balap MotoGP jelang musim 2023 yang sudah mereka mulai semenjak test di Valencia seperti yang di-post oleh MotoGP.com. Setelah KTM bisa dibilang sebagai pabrikan yang paling kesulitan pada tahun 2022, mereka entah bagaimana berhasil membalikkan keadaan menjelang akhir musim dan entah bagaimana berakhir di posisi ke-2 di klasemen tim.

KTM RC-16 2022

Mereka telah membuat kemajuan besar sepanjang tahun berkat kehadiran beberapa part baru. Namun untuk tahun 2023 tampaknya semua yang telah mereka pelajari dari musim 2022. Dasar dari motor RC-16 2023 KTM tampaknya adalah untuk menyelesaikan riset mengenai distribusi bobot mereka secara keseluruhan. Sejak KTM tiba di MotoGP mereka berjuang dengan selalu berada di limit pada front-end. Untuk tahun 2023, KTM sepertinya akan memiliki bagian belakang motor yang didesain ulang sepenuhnya untuk mencoba memecahkan masalah ini. Lihat deh motor 2022 diatas dan bandingkan dengan mesin 2023 di bawah untuk melihat perbedaannya.

Dengan dimensi buritan motor yang lebih besar terlihat secara halus sebenarnya memang ada update perubahan di KTM RC-16. Sekilas filosofinya mirip, tetapi ketika kita melihat lebih dekat, Kita dapat melihat seberapa banyak bagian bawah unit buritan telah berubah. Bagian bawah ini jauh lebih ‘menyendok’ dan membuat shock belakang jauh lebih terekspos. Pada RC-16 yang baru ini, Kita benar-benar dapat melihat bagian atas shock belakang, di mana pada RC-16 lama tangki bahan bakar posisinya lebih turun dan menutupi monoshock.

Jelas ada banyak spekulasi perubahan yang memiliki kaitan dengan segala sesuatu yang terlihat di sini. Apakah KTM telah memindahkan dudukan atas shock lebih jauh ke bawah atau apakah tangki bahan bakar agak dinaikan sedikit. Ini lebih mungkin menjadi yang terakhir tetapi kami juga tidak akan terkejut jika KTM telah menyesuaikan sesuatu yang berkaitan dengan shock belakang mereka dan mengubah linkage di bawah ini. Secara umum rear-end motor yang baru ini merupakan desain ulang yang cukup besar.

Itu juga sepetinya menjadi bagian dari filosofi baru yang dimiliki KTM di mana KTM tak lagi menggunakan strategi mencoba coba part baru dan memilih mana yang bisa bekerja sempurna namun mereka mencoba menggunakan parts lama, mendesain dan melakukan evolusi berbasiskan part tersebut dengan data data yang ada dan membuatnya bisa bekerja lebih baik.

RC-16 2022

Salah satu bagian lain yang sedang dikerjakan pembalap KTM seperti Binder dan Miller adalah sasis baru. Gambar di atas adalah Gambaran dari sasis standar yang telah mereka gunakan untuk sebagian besar musim 2022 ini. Perhatikan sekitar baut dudukan mesin yang berada di atas poros pivot lengan ayun dan kemudian juga area menuju bagian atas sasis utama di sekitar tempat headstock berada.

RC-16 2023

Inilah sasis KTM RC-16 baru, berikut perbedaannya : Pertama, baut dudukan mesin atas di atas poros lengan ayun sekarang ditutupi. Ini jelas menimbulkan kekepoan lebih lanjut. Apakah KTM berusaha menutup mengenai solusi apa yang mereka lakukan pada mounting dari mesin, apakah dimundurkan, atau dimajukan kemiringan mesinnya? Perbedaan lainnya ada pada bagian headstock pada main beam tak terlihat lagi rangka support ke arah bawah dan sebaliknya sekarang hanya ada satu balok rangka tunggal yang lebih besar di sini.

KTM juga memiliki beberapa aero baru, tetapi kami berharap dapat melihat pembaruan lain pada saat kami melakukan pengujian pada tahun 2023.

Kita tahu bahwa KTM telah bekerja dengan beberapa insinyur dari team Formula 1 Red Bull dan kemajuan perangkat aerodinamika diharapkan pada sesi tes. Mereka membawa paket aerodinamika baru yang memiliki beberapa detail kecil yang keren seperti bagian winglet depan yang lebih ‘dower’ seperti yang sudah kita diskusikan sebelumnya di artikel khusus.

KTM RC16 Ternyata Test Winglet ‘Dower’ Juga di #ValenciaTest

Dimulai dengan fairing depan itu sendiri. Hampir semua tepi ‘gigi hiu’ yang bergerigi hilang kecuali di bagian atas fairing. Set sayap atas tampak lebih besar. Meskipun mereka sangat mirip, mereka telah di-tweak. Pertama, mereka menonjol sedikit lebih jauh di depan fairing dan membuat mereka sekarang memiliki moncong ‘dower’ seperti Aprilia dan Yamaha, tetapi juga sayapnya telah sedikit diubah profilnya.

KTM Juga Uji Fairing Ground Effect Di Valencia Test

Mereka sedikit lebih rata pada awalnya saat mereka memanjang keluar dari mulut asupan udara tetapi kemudian memiliki penurunan yang lebih tajam saat mereka terkulai ke samping kanan dan kiri.

Sayap sidepod tepat di bawah tampak lebih tinggi secara keseluruhan dan juga telah diubah profilnya. Side-pod ini juga menjadi awalan/part pembuka untuk hadirnya fairing samping dengan ground effect seperti yang telah dipionirkan oleh Aprilia tetapi mereka memiliki detail kecil yang tidak dimiliki Aprilia. Tepat di bagian paling bawah fairing ada tonjolan kecil yang mungkin memiliki fungsi hampir sebagai side-skirt untuk ‘menghentikan’ udara keluar dari bawah ke sisi lain dari sepeda motor.

[Tech Talk] KTM Terinspirasi Teknologi Permukaan Bola Golf di RC-16 Untuk Meminimalisir Hambatan Udara

Dan yang terakhir tentu saja mengenai foto close-up body fairing KTM RC16 maupun Gasgas RC-16 yang dicoba ke empat pembalapnya. Disinyalir KTM sedang mengerjakan sesuatu yang memiliki tekstur seperti dimpels pada permukaan bola golf yang didesain untuk memperbaiki drag dari fairing motor di atas permukaan fairing carbon composite spread tow (anyaman serat karbon bermotif kotak-kotak papan catur) ‘telanjang’ tanpa balutan warna ataupun grafis livery team tersebut. – Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

12 COMMENTS

  1. tahun ini tim pabrikan sukses finish posisi 2 tim championship, gw cukup kaget, tapi bakal jadi modal yg bagus utk 2023, Binder tinggal sering podium aja mungkin udh bisa jadi title contender, tahun ini doi luar biasa sih, diam2 menghanyutkan

  2. ktm itu kepala batu masih aje ngotot pake baja, alhasil rangka terlalu kaku. itu knp rangka baru diatas pivot arm rapet kemungkinan KTM pake trik lama kaya masukan Pedrosa 2019, iaitu kurangin mounting mesin dari tadinya 4 titik jadi 3 titik. harapannya dgn dikurangin mounting sasis jadi lebih lentur, mgkin minusnya mesin jadi lebih geter. yg gw heran kenapa ga sekalian aja ganti pake pipa aluminium, toh dicat oyen jg ga keliatan amat. kalo bener ktm masih pake trik kurangin baut mounting maka udh jelas ridernya yg harus nark vibrator sepanjang balapan kecuali mereka dapet contekan resep mass damper Desmo. ato bisa jadi ini Sinyalemen KTM bakal tinggalin style Jepang dan beralih ke style yurop, bagi yg penisirin ama magsud gua, silahkan googling aje motor moto2 yg lagi dilepas fairingnya antara yg masih pale mesin cbr ama mesin triumph, kalo udh nemu bedanya pasti paham apa yg Barusan gua magsud style Yurop.

    • Perbedaan sasis Moto2 mesin Honda dan Triumph yang paling kliatan sih ada di bagian tekukan sasis atas pivot yg deket mounting atas gearbox mesin.
      Kayak Ducati Desmo GP yang tekukannya melandai, beda dgn sasis M1 atau RC213V yang tekukan sasisnya bersudut besar.
      Gitu bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.