TMCBLOG.com – Seperti kita ketahui bersama MotoGP mulai memperkenalkan inovasi baru pertamanya dalam teknologi kamera selama bertahun-tahun yakni “Shoulder Camera” pada sesi Free Practice Jumat race weekend Grand Prix Algarve 2021 di Portimao. Saat itu terlihat bagaimana MotoGP berhasil mengintegrasikan kamera langsung ke wearpack pebalap Suzuki Alex Rins sebagai bagian dari tes penting yang saat itu jelas merupakan langkah pertama dalam apa yang bisa menjadi perubahan besar dalam cara seri ini disiarkan. Pemirsa TV jadi tahu bagaimana dan kapan pembalap mengaktifkan rem belakang dengan jempol ataupun Ride Height Devices, sesuatu yang bisa dibilang merupakan ‘konten video mewah’ yang ditunggu-tunggu karena keponya kita.

Secara instan, inovasi kamera baru ini mendapat sambutan hangat berkat perspektif unik yang diberikannya serta memberikan pengalaman menonton bagi pemirsa televisi yang baru bagaikan layaknya pembalap itu sendiri. Sudut baru dari kamera yang disematkan di racing suit Alpinestars Rins kala itu memungkinkan penonton TV untuk melihat tidak hanya apa yang ada di depannya tetapi juga gerakan pembalap, tindakannya di lintasan termasuk aksi-aksinya mengedalikan banyak tombol di dashboard dan daerah stang, pengendalian sepeda motor dan bahkan mungkin sekelibat bagaimana posisi dan aksi pembalap lain di sekitarnya.

Posisi dari lubang kameranya pun dipikirkan masak-masak dengan tujuan tetap membuat pembalap merasa nyaman. β€œUntuk mengakomodir kamera bahu kita harus membuat lubang yang pas di posisi yang tepat dan membuat nyaman pengendaranya.” begitu kata Media Manager Alpinestars -Chris Hillard- ketika dikonfirmasi mengenai pemilihan posisi kamera di bahu kiri pembalap.

β€œCukup sederhana dalam hal keamanan dan keutuhan werpak karena kami memastikan itu berada di area yang tidak dekat dengan jahitan lain, itu cukup terpusat dan kemudian diamankan di sekitar kamera dan di sekitarnya lagi. Kami menempatkannya melalui sebuah program pengujian yang ketat.”

Karena begitu canggih dan begitu realtimenya (live) POV yang diberikan kamera shoulder ini kita pasti ingin tahu kayak apa ‘jeroan’ atau mesin utama dari shoulder cam ini. Ini pasti ada sistem interkoneksinya dengan sistem komunikasi TV Dorna. Kekepoan ini akhirnya terjawab setelah jurnalis teknis asal Holland –Peter Bom- membagikan foto detail dari Part dan jeroan shoulder cam MotoGP ini. Cek deh . .

Pict : Peter Bom

Gambar diatas adalah versi pertama yang diujicobakan dan terlihat secara detail bagian-bagian dari perangkat keras kamera bahu (shoulder cam) MotoGP dimana selain kamera yang diletakkan di bahu, perangkat yang lainnya dipasang di hub belakang (punuk) dari wearpack pembalap. Kita juga bisa lihat bahwa termasuk covernya, bobot dari perangkat shoulder cam generasi awal 2021 ini adalah 748,6 gram atau mendekati 0,75 kg.

Pict : Peter Bom

Dari gambar kedua yang merupakan generasi terakhir saat artikel ini ditulis (akhir musim 2022) bisa kita lihat bahwa detail perangkatnya selain jalinan kabel dan kamera, hadir transmiter untuk memancarkan sinyal ke ruang kendali Dorna TV compound dan ada yang bertugas memilih 12 feed video terbaik yang akan di teruskan ke sutradara utama khusus video. Sang sutradara (director) ini akan mengombinasi 12 feed terbaik dengan 150 sampai 160 kamera kamera lain yang berasal dari kamera pinggir trek dan membuat tayangan live TV yang ciamik. Dan tentu saja part terakhir adalah baterai shoulder cam yang secara logika memiliki kapasitas yang cukup untuk live selama full race dan bagian part elektronik lainnya.

Khusus mengenai antena MotoGP TV, Senior Director -Sergi Sendra- pernah mengatakan kepada jurnalis Simon Patterson di tahun 2021. β€œKami menggunakan antena baru. Benar-benar baru untuk beradaptasi dengan bentuk tubuh dan wearpacknya dan itu sukses karena kami memiliki cakupan penuh, dimana ini adalah seuatu yang tidak kami duga sebelumnya.”

Menurut Peter Bom, walau penempatan part ‘mesin’ shoulder cam masih di bagian punuk dari wearpack balap, dari yang awalnya berat 0,75 kg, sekarang (akhir musim 2022) bobot dari perangkat shoulder cam turun menjadi hanya kurang dari 0,5 kg. Musim 2022 sendiri hanya ada 3 perangkat kamera ini yang terpasang di wearpack pembalap (tidak semua wearpack) dan masih terbatas di wearpack/racing suit Alpinestars. Namun diharapkan angka ini akan bertambah pada tahun 2023. FYI, penambahan shoulder cam ini membuatnya total 5 POV kamera per sepeda motor di grid MotoGP.

Kupas Tuntas Kamera Onboard MotoGP

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

12 COMMENTS

  1. pffft πŸ™Š,baru tau namanya ternyata butt cam,kamera yg khusus merekam Brutus

    walaupun sekarang ada yg bisa muter 360Β° sih

  2. resolusi tinggi dan latensi rendah, desain kompak dan ringan, dan yg pasti hasil view yg memuaskan, yah bisa dibilang ini sebuah inovasi yg sgt2 bagus,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.