TMCBLOG.com – Perpindahan pabrikan di MotoGP, bukan hanya hadir di sepeda motornya saja, juga hadir di racing gear seperti misalnya kedua pembalap MotoGP Pol Espargaro dan Fabio Quartararo yang berganti pilihan brand helm untuk musim 2023 mendatang.

Untuk brand helm yang akan dipakai oleh Pol Espargaro per hari ini belum secara resmi dirilis, namun beberapa bocoran mengarahkan bahwa tahun 2023 Pol Espargaro pasti akan menggunakan helm yang satu grup dengan brand dengan wearpack balap yang ia pakai (Dainese). Yes, Pol Espargaro akan kembali menggunakan helm AGV tahun 2023 nanti.

Pol dan AGV pada dasarnya pernah memiliki kerjasama selama 10 tahun sebelum pindah ke HJC saat ia hijrah untuk membalap bersama Repsol Honda. Saat test pra-musim kemarin Pol belum menggunakan AGV mungkin karena klausul kontrak yang baru selesai per 31 Desember 2022 dengan HJC.

@motoracinggear

Sementara itu kehilangan Pol Espargaro, buat HJC terbayar dengan hadirnya superstar  Yamaha bersama mereka. Fabio Quartararo akan menggunakan helm HJC di musim 2023 dan meninggalkan helm Scorpion yang telah bersama El Diablo selama empat tahun terakhir di kelas MotoGP.

Mengenai perpindahan brand racing-ware Quartararo ini sebenarnya sudah tercium lama, dikabarkan Fabio Quartararo berencana untuk berpisah dengan dua brand racing gear yang telah membersamainya selama berkarir di MotoGP. Pemicunya adalah insiden crash Quartararo di Aragon GP setelah terlibat senggolan dengan Marc Marquez di lap pembuka, yang ketika itu ritsleting wearpack Fabio melorot dan visor helm Scorpion Exo-R1 yang ia pakai juga terlepas. Meskipun kondisi visor terlepas saat terjadi kecelakaan ini bisa dikatakan wajar untuk sebuah racing helmet, rumor pergantian brand helm mulai hangat saat itu.

Secara umum kontrak brand racing gear dari pembalap juga banyak yang selesai di akhir musim 2022 ini. Sampai berjalannnya musim 2023 akan ada beberapa lagi potensi perpindahan ini termasuk salah satunya yang sempat menyenggol salah satu pembalap MotoGP yang menggunakan helm brand KYT dan juga tentunya rumor yang belum terkonfirmasi mengenai problem diantara Honda dan AGV yang tentu akan berefek pada keputusan brand helm dari Joan Mir nanti. Namun, santer dikabarkan bahwa Joan Mir masih akan membersamai AGV ketika membela Repsol Honda team mulai 2023 nanti. Yah, we will see lah ya. Ohh iya, TMCBlog masih ngutang satu artikel terakhir tentang MotoGP championship racing gear 2022 nih ya.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

42 COMMENTS

  1. Apakah benar alasan utama Quatararo pindah pabrikan helm itu karena faktor uang/duit (selain insiden tsb tentunya)?
    Apakah ada potensi tarik ulur (dibaca: efek domino) lainnya mengenai helm Joan Mir?
    Ditinggu artikel raving gear championshipnya Wak haji.Terima kasih

  2. Susah nebak sih rider mana yg berpaling dri kyt nnti nya, augusto udh sejak lama terang redup karirnya bareng kyt di moto2 smpe cev, bestia pasarnya bagus bnget buat kyt krna sering podium exposure dpet, aleix udh jelas pasti tetap kyt, tpi kayaknya bestia soalnya dia psti naikin harga jualnya tergantung kyt mau dpet exposure bnyak atau ngak

  3. sebenernya respol sama agivi ada problem apa sih ? apa rumor karena ada hubungannya sama mbah sebagai pemegang saham mayoritas agivi benar adanya ?

  4. Kalau ganti helm karena kasus yang tidak baik, akan sangat berefek pada penjualan dan kesan akan merk tsb.
    Dulu HJC ini juga bermasalah dengan Jorge..

  5. helm pertama OEM TRX putih bentuknya keren pas beli GL Pro Neo tech 1600 CC mesin abu2 THN 1997
    helm kebanggaan pada zamannya 🤣🤣

  6. bell gak ada yg pake, padahal bukan pemain baru dan kualitasnya ga bisa diremehkan baik di R2 atau R4

    Brad dulu setia pake bell,tapi pas naik ke MotoGP malah pindah

    • karena ini semua urusan brand mau ngiklan sponsorship berapa.. Arai juga nyantai cuma 2 rider mungkin karena jualannya udah laku

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.