Tmcblog.com – Setelah sekalian lama menjadi Rumor panas Paddock, dua pekan sebelum shakedown Test Sepang digulirkan, HRC via Team Manager Alberto Puig telah mengkonfirmasi kepada motorsport bahwa HRC kedatangan Sumber Daya Managerial baru yakni Sosok Ken Kawauchi untuk menggantikan posisi yang sebelumnya diemban Takeo Yokoyama yakni Manager teknis.

Selain itu, Puig juga mengkonfirmasi perombakan Kepala Kru yang banyak dirumorkan sebekum ini dimana Joan Mir dan Takaaki Nakagami bekerja dengan orang yang berbeda dibandingkan dengan apa yang kita lihat di Tes Valencia pada bulan November 2022. Mir akan bekerja sama dengan Giacomo Guidotti, Nakagami dengan Klaus Nöhles, sementara Ramon Aurin pindah ke Tim Penguji untuk bekerja bersama Stefan Bradl.

Alberto Puig “Mengambil keuntungan dari mundurnya Suzuki dari kejuaraan dunia. Ken akan menggantikan Takeo Yokoyama, yang, pada gilirannya, akan bertanggung jawab untuk melatih para insinyur muda yang kami miliki di Jepang, sehingga ketika saatnya tiba mereka akan siap untuk Eropa – baik secara teknis maupun manusia. Takeo adalah bagian penting dari HRC, dan posisi barunya akan menentukan masa depan perusahaan di dunia balap. Kokubu-san, sementara itu, tetap menjadi direktur teknis.”

“Kami telah melakukan perombakan, dimulai dengan tim uji, di mana Ramon Aurin datang, yang memiliki banyak pengalaman dengan RCV dan mengetahui sejarah motor. Ramon telah membalap untuk waktu yang lama dan pengalamannya akan menjadi fundamental untuk balapan : tim penguji. Klaus Nöhles, yang menempati posisi ini hingga sekarang, akan menjadi kepala kru Takaaki Nakagami. Klaus masih muda tetapi sudah memiliki beberapa pengalaman dan siap bertarung bersama pebalap reguler. Giacomo Guidotti kembali ke Repsol Honda [sebagai kepala kru Mir] , di mana dia beberapa tahun lalu [bersama Dani Pedrosa]. Di pihak Marc, semuanya tetap sama.”

Perpindahan Ken Kawauchi dari Suzuki ke Honda mengulang apa yang pernah terjadi pada perpindahan nama besar terakhir di tahun 2004 ketika mantan Direktur Teknis Yamaha, Ichiro Yoda, pindah ke Kawasaki. Namun menurut Puig percaya Keputusan mengejutkan Suzuki yang mundur dari kegiatan Racing di akhir 2022 memiliki peran besar dalam keputusan Kawauchi.

“Ketika Anda mempekerjakan seseorang, Anda tidak memberi tenggat waktu pada mereka. Ada sejumlah keadaan yang terjadi bersamaan. Pertama-tama, ada kebutuhan untuk memiliki seseorang di Jepang untuk mengawasi staf insinyur Honda. Ada, [yang memiliki] banyak potensi tetapi tanpa pengalaman. Dan untuk ini, Takeo dipilih, yang, secara logis, harus diganti. Ken adalah jawabannya. Tapi kami tidak berharap dia menyelesaikan semua masalah sepeda motor sendiri.”

“Fakta bahwa Suzuki memutuskan untuk mundur dari kejuaraan dunia mungkin mempengaruhi keputusan Ken untuk bergabung dengan Honda. Dari apa yang saya pahami, dia sangat menyukai balapan. Jika Suzuki terus membalap, dia mungkin tidak akan beralih.”

Menarik melihat begitu halusnya alasan yang diungkap Alberto mengenai kembalinya Takeo ke Asaka – @tmcblog

28 COMMENTS

  1. Berarti puig masih akan lama di HRC, dia sudah memetakan plan honda kedepan. Mungkin tidak ada yg bisa lebih di percaya lagi sehingga Takeo di tugaskan untuk menyiapkan support besar dari sekarang

  2. Gw akui puig salah satu pencari talent scout terbaik sprti stoner,dp26, dll tapi Ini puig blum jg disentil ama harece, sejak dia jabat tim manager pembalap 2nd ogah ogahan dibikinnya, kalau ngk ketolong ama bakat dan skill marqez dah lama ini orang diusir dri offcial harrce

  3. arigatou Takeo-san.. sayang sekali pembenahan yg dilakukan Honhon harus mengorbankan dia.. gak akan lg melihat rambut semi mohawk dan badan kekarnya di paddock..
    Ken Kawauchi, yossha ikuzo!

  4. menarik ditunggu gebrakannya kawauchi

    gebrakannya Puig udah kebaca, merengut rengut aja saat di paddock 😌, dan nilai plus dari HRC pusat! semakin banyak kerutan mr Puig di layar kaca, semakin terlihat berkerja keras memikirkan kelangsungan Honda RC213V di lintasan MotoGP

    ciaaooo

  5. Kita nanti harus terbiasa liat Kawauchi dengan ciri khas nya pakai headphone sambil pegang buku catatan tapi seragamnya Repsol Honda.

  6. baguslah, talent2 terbaik Suuzki ga terbuang sia2, meskipun ga semuanya tertampung,
    Suuzki terkenal sbg tim dgn kekeluargaannya, kalo mereka2 bisa membawa pengaruh tsb ke tim barunya, mungkin Hnoda bisa mengatasi salah satu masalah yg mendera mereka selama ini, yaitu komunikasi,,, maybe

    • Si paling ngatur 😂Ga usah jauh** sampe kesitu komen ente, toh ini blog emang buat dikomentarin🤣🤣🤣, hak orang lah mau koment,

  7. heran jg, mayoritas netizen selalu nyalahin puig. selalu melebih²kan brivio dan suppo, padahal marquez sndiri yg mmbelanya, bilang dia orang yg jujur. knp kita ngerasa lbh tau dari hrc ya? melepas pedrosa, menunjuk lorenzo, melengserkan alex 73 di team repsol, serta milih pol espargaro, seakan² itu semua otoritasnya puig.

    • Lah emang gagal itu orang jabat manager tim rekrut pembalap alakadar utk seat 2nd🤣🤣🤣, sekarang itu tim malu maluin cuma ngeker di grip buncit😂…

      • HRC lebih tahu kinerja puig daripada anda yang hanya melihat dari sisi prestasi pembalap rekrutanya. Tapi asal tahu, setiap pembalap yang direkrutnya bukan hak veto dia seorang, harus atas ijin dari petinggi hrc lain. Jangan terlalu sempit pemikiran

  8. yang jelas ini nunjukin klo hinda masih niat nglawan gerombolan eropa.

    barisan yahama yang belum terlihat ada pergerakan masif, malah rumornya mesin meble walaupun pas loncing dibilang ud problem solved. moga aja oke.. meski hanya 2 rider

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.