TMCBLOG.com – Lin Jarvis Pada komentar sebelumnya menanggapi bahwa perubahan Format race weekend MotoGP Mulai 2023 dengan hadirnya Sprint race, Walaupun secara kilometer akan kurang lebih sama, Namun tidak disangsikan akan menambah tingkat Stress dari team. Bagaimana Menurut pembalapnya sendiri. kali ini Fabio Quartararo yang akan berbagi pendapatnya kepada Jurnalis Indonesia mengenai apa yang akan berubah dari sisi fisik dan strategi Pembalap terhadap perubahan Format Race weekend MotoGP ini.

” Well, Menurut Saya, Secara Fisik Akan Berbeda, Lebih Susah Menurut Saya. Bagian yang sulit adalah Mempersiapkan Race hari Ahad. Karena pada dasarnya dulu FP4 pada Sabtu sore adalah momen untuk balapan, atau melihat kecepatan Anda kurang dari Kualifikasi.

Dan pada dasarnya ( Saat ini) pada Jumat Sore Anda harus memenuhi syarat langsung ke Q2, tapi juga memikirkan Race Hari Ahad, tapi juga memikirkan race hari Sabtu karena ada setengah Poin di sana. Jadi ini tidaklah mudah, saya harus mengambil pengalaman dari setiap balapan dan belajar darinya secepat mungkin untuk menjadi tim terpandai dalam hal strategi. “

Secara umum jika dilihat dari Format Jadwal MotoGP 2023 maka memang benar apa yang dikatakan Fabio yang mengatakan bahwa di FP2 pembalap memiliki tiga tugas berat Yang memiliki karakter berbeda. Dua Tugas pertama adalah Pembalap harus menjadikan FP2 sebagai satu satunya sesi terbaik dimana mereka harus menemukan Setup terbaik dari ban dan Strategi Elektronik Untuk Sprint Race dan Race Utama karena secara umum FP2 diadakan dalam keadaan temperatur yang umumnya akan sama dengan sesi Sprint race dan Race Utama. Ingat secara umum Sprint race dan Race Utama Pacenya Mungkin akan sangat berbeda dan pembalap harus melakukan Riset untuk dua Kondisi balapan berbeda

Namun ya itu ada tgas ketiga yakni Selain harus memikirkan setup Balapan dengan melakukan Longrun dan lain lain, mereka juga harus memikirkan bagaimana masuk dalam klasifikasi 10 besar di Laptime akumulasi FP1 dan FP2 agar bisa lolos langsung ke Q2. Bikin Tambah Stress sih dan ini sangat memungkinkan Pembalap dan team melakukan Kesalahan baik secara teknik maupun strategi.

Quartararo : ” Well, In My Point Of View, Physically it would be Different, More difficult I think. The difficult part would be to Prepare the Race of Sunday. Because basically  FP4 which Basically on Saturday afternoon was the moment to the tire for the Race, or see you pace less than Qualification.

And basically on Friday Afternoon You will have to qualify yourself directly to Q2 but also think about the Race of Sunday but also thinking about Saturday race because there is half Points. So It’s not Super easy I thing will have to take experience from every race and learn from it as faster as possible to be Cleverest team for The strategy “

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

21 COMMENTS

    • cedera berkurang dengan safety yang lebih baik dan pemikiran sehat si pebalap, dan Takdir baik dirinya.

      karena jika sudah ditakdirkan dia cedera, gak bisa di elakkan kecuali dengan Do’a. Makanya respect pebalap yang masih berdo’a sebelum race berlangsung ataupun freepractice

  1. Moga stressnya pebalap motogp masih dalam tahapan sehat, kalo udah jauh stressnya gawat juga, Tiba-tiba keluar paddock gak pake baju, kolor, keliling lintasan 🤔

    terus dateng youtuber yang gali informasi dan di bawa rehab

    • paling gak butuh apresiasi lebih lah karena tiap keluar trek taruhan mereka nyawa, dibanding sepakbola jg lebih banyak latihannya daripada tandingnya tapi gaji mereka guede gede

  2. mungkin kalau ada tim satelit yg bagus di Yamaha tugas pembalap pabrikan akan lebih ringan
    tp kemarin katanya ngga masalah tanpa tim satelit

    • betull bro..mlm jumat begadang setelah pertempuran sengit yg enak..jum’at nya mkny harus mnm jamu biar joss gaspoll motor wkwkwk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.