TMCBLOG.com – Bersama dengan dijualnya Yamaha New XMAX Connected di tahun 2023 ini, PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing pada bulan Februari ini juga menjual part aksesoris yang tujuannya untuk meningkatkan performa dari New XMAX Connected. Dinamakan Yamaha Performance Damper, merupakan damper system pada sasis motor untuk membuat stabilitas dan kenyamanan dalam handling motor jadi lebih baik lagi.

Yamaha Performance Damper sudah mulai dijual per pekan ini dengan sistem pre-order melalui website Yamaha Indonesia dan akan didistribusikan ke konsumen dan juga ke banyak dealer Yamaha di Indonesia pada pekan kedua bulan Februari 2023. Performance Damper ini bekerja dengan menyerap getaran yang berlebih dari sasis motor, biasanya timbul pada saat motor kita melewati jalanan yang cukup rusak atau jalur non-aspal. Dan klaim dari Yamaha dimana ada juga peningkatan dalam hal performa pada saat motor diajak cornering.

TMCBlog sendiri sudah mencoba parts damper ini sebelum diluncurkan ke publik pada saat undangan “Yamaha XMAX Connected Tour de Bali” di bulan Desember tahun 2022 yang lalu. Pada saat kami turing ada sebanyak 5 unit motor dipasangkan Performance Damper dan sisanya tidak dipasang damper, dengan maksud para media undangan bisa merasakan perbedaan feel antara XMAX Connected yang tanpa damper dengan unit yang terpasang damper di sasisnya. Gimana reviewnya?

Well, terus terang memang merasakan terjadi sedikit peningkatan pada handling XMAX, sedangkan benefit yang paling terasa pada unit XMAX yang telah dipasangi Performance Damper adalah vibrasi yang ditransfer dari permukaan aspal/jalur tanah serta hasil vibrasi mesin ke tubuh pengendara menjadi jauh berkurang. TMCBlog punya analisa singkat kenapa handling motor XMAX dengan Performance Damper ini tidak terlalu terasa perbedaannya sedangkan vibrasi pada sasis/body motor bisa jauh berkurang.

Jika melihat dari posisi pemasangan damper yang ada di sasis bagian bawah sebelah samping kiri yang melintang dari atas ke bawah, dengan eye bolt atas dibaut ke mounting mesin lalu eye bolt damper bagian bawah di pasang ke braket yang menempel pada sasis dekat tangki bensin, lebih tepatnya pada 2 baut pegangan braket damper hidolik bagasi bawaan XMAX. Dengan demikian sasis motor menjadi lebih baik dalam menyerap deformasi serta resonansi yang muncul selama motor dipakai berkendara.

Menurut Pak Kadek Suma Adyana selaku Manager Service Education PT YIMM, penggunaan komponen orisinal Performance Damper ini langsung plug and play tanpa perlu ubahan apapun pada sasis motor. Nah, karena tidak ada bagian dari sasis XMAX yang diubah sama sekali itu sehingga perlu beberapa braket yang juga dijual satu paket pembelian, kelebihannya motor masih dipertahankan keasliannya tanpa ada custom. “Pemasangan sistem damper ini untuk membuat sasis motor menjadi lebih rigid (kaku). Kami juga sudah membuka pre-order pembeliannya minggu ini via website.” ujar pak Suma saat Media Workshop XMAX Connected Selasa kemarin.

Sekarang bicara soal harga. Banderol untuk satu unit Yamaha Performance Damper ini dijual seharga Rp. 3 juta Rupiah (Harga Eceran Disarankan) dan harga segitu sudah termasuk dengan ongkos pemasangan di jaringan bengkel/dealer resmi Yamaha tempat konsumen membeli damper ini. “Di minggu ke-2 bulan Februari kita luncurkan resmi dan gratis jasa pemasangan. Jadi harganya sudah termasuk pemasangan,” lanjut pak Suma menjelaskan.

Kabar baik bagi para pemilik XMAX old yang kepingin juga pakai Yamaha Performance Damper karena parts ini juga bisa diaplikasikan ke XMAX model lama selain ke sasis XMAX Connected. Alasannya karena kedua model XMAX ini menggunakan sasis yang sama tanpa banyak ubahan mendasar, sehingga tidak membedakan posisi pemasangan damper yang berada di sasis bawah sebelah kiri tersebut. Kabar baiknya lagi, pemasangan Performance Damper ini dijamin tidak akan menggugurkan garansi motor XMAX Connected baru yang sobat sekalian punya. –Nugi

19 COMMENTS

  1. strategi penjualan yg bagus, jika tersedia / tinggal pasang di dudukannya kedepannya akan include di unit harga motor nya
    kalau sekarang masih opsional biar tidak berpengaruh signifikan di harga unit nya
    dan bisa digunakan di seri yg lama yg mau naik performa

  2. Kalau langsung plug and play dan efektivitasnya langsung berasa dan rasa berkendara jadi lebih oke, kenapa gak langsung dipasang sebagai part standard aja?
    Kenapa konsumen harus nambah sebagai aksesoris/add-on…
    Ini seolah-olah pabrikan tahu bahwa ada cara supaya motor jadi lebih nyaman dan lebih oke tetapi hal itu tidak diberikan kepada konsumen, konsumen diberi produk yang kurang sempurna dan untuk memperbaikinya konsumen diminta tambahan 3jt…
    Kenapa gak langsung aja part dipasang di motor sebagai standar dan harga dinaikkan???

    • Menurut pabrikan: Ada standar kelayakan, dan ada standar kenyamanan.
      Motor yang dijual wajib memenuhi standar kelayakan, namun tidak wajib memenuhi standar kenyamanan.

      • Kesannya malah kayak pabrikan gak mau memberikan produk/motor yang perfect sempurna gitu loh…
        Pabrikan tahu cara membuat motor agar lebih baik atau lebih perfect tapi mereka memilih untuk kasih produk setengah-setengah, cacat dan konsumen diminta memperbaikinya dengan nambah accessories yang mereka jual 3 jt rupiah… bagi saya ini flaw, kenapa gak sekalian aja naikkin harga tapi konsumen udah dapat produk yang final, perfect, gak setengah-setengah…
        kalau kaya gini diterusin bisa jadi preseden buruk buat yamaha
        bisa jadi kedepannya misal fazio facelift, tapi supaya shocknya lebih stabil dan nyaman anda dipaksa beli accesoris 2jt kalau tidak ya silahkan menikmati fazio dengan shock batu, bisa jadi nmax, aerox, dan produk yamaha kedepan akan dijual dengan mekanisme seperti ini dan saya sebagai konsumen gak mau itu terjadi atau malah jadi trend buat pabrikan lain ikut-ikutan

      • kalau pabrikan mulai gak peduli sama konsumen dan acuh terhadp masukan ya siap-siap aja mulai ditinggal oleh konsumennya, macam suzuki yang budeg gak dengerin masukkan konsumen terkait produknya dan akhirnya mereka sendiri yang rugi

      • Bener, ini terkait sama cost rnd juga kan.

        Ya kalo ngerasa kurang dan butuh, silahkan beli. Kalau ga begitu masalah, ga wajib beli juga kok.

      • @STAN LOONA, sangat mudah bagi pabrikan utk membuat produk yg perfect atau tanpa cacat/flaw dan memenuhi ekspektasi kenyamanan, tentunya dengan harga yg sesuai dg kesempurnaan itu.
        Dan lihat nanti berapa angka volume penjualannya?
        Hubungkan dengan total populasi potensial konsumen, dimana disitu ada sekian persen yg butuh kendaraan layak jalan, dan ada sekian persen konsumen yg berani beli barang sempurna.

        Catatan: Pabrikan adalah pedagang yg berorientasi pada keuntungan.

    • Harga itu hal sensitif dimata pembeli, pilih mundur karena +3juta atau maju karena minus 3 juta, konsumen akan condong minus 3 jura nya, produsen juga lebih rela minus 3 juta daripada +3 tapi tidak ada calon pembeli

    • Kenapa honda tidak jual brio versi RS saja…honda juga jual varian brio lainnya, kenapa gak langsung dipasang part RS ke varian brio lain aja seperti keinginan mu?
      Bagi pembeli tampak ide yang brilian
      Tapi penjual jelas bukan ide yang bagus

  3. kan opsional, kamu beli mie ayam, terus protes kenapa ada menu mie ayam + baso, kenapa ngga langsung aja disatuin mie ayam baso dari awal, lah nanti kasian orang yang mau/mampu mie ayam nya aja gapake baso, belum lagi nanti ada lagi ceker, sayap, pangsit, wagyu, sumpit stenlis, telor setengah matang, keju mozarela, ya sesuai selera dan kebutuhan aja. Beli mie ayamnya aja udah enak kok. Nanti kalo kamu udah punya mie ayamnya, mau kamu tambahin yang ngga dijual di abangnya, kaya nasi, ikan teri, atau acar pun, boleh aja.. ga ada yang larang. suka2 sesuai selera dan kebutuhan. kan mie ayam kamu ya kamu yang atur maunya apa aja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here