Tmcblog.com – Tim Pertamina Mandalika SAG Moto2 dan pebalap Italia Lorenzo Dalla Porta telah membuat keputusan bersama untuk berpisah mulai hari ini. Via penjelasannya di Media sosial, SAG mengatakan “Tim ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Dalla Porta atas komitmen dan dedikasinya sejak awal musim hingga hari ini.

Keputusan ini dipikirkan dengan baik dan sulit dibuat, mengingat sifat positif dari Lorenzo Dalla Porta. Kami yakin bahwa keputusan ini akan menguntungkan kedua belah pihak.
Tim Pertamina Mandalika SAG mendoakan agar Dalla Porta selalu sukses dalam karir balapnya ke depan. “

Tidak seperti rekan setimnya Bo Bendsneyder yang memiliki 16 poin dan pernah naik podium satu kali, Lorenzo Dalla Porta yang merupakan Juara Dunia Moto3 saat bersama Leonard racing masih belum mencetak poin Pada lima seri pertama  musim Moto 2 tahun 2023 ini.

Sepertinya, pembalap Spanyol ini mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan kategori Moto2, di mana ia memulai sebagai rekan satu tim Enea Bastianini di Italtrans tahun 2020. Selama musim ketiganya, tahun lalu, ia hanya mencetak 21 poin dan finis ke-22 akhir Musim. Tahun ini, pada lima seri pertama, Dalam porta belum bisa melakukan lebih baik dari peringkat ke-19.

Belum ada informasi lanjutan mengenai kemana Juara Moto3 2019 ini akan pindah. Sementara itu seat-nya di Tim berpotensi digantikan oleh Carlos Tatay  dari Moto2 JuniorGP European Championship dengan tim yang sama. – @tmcblog

27 COMMENTS

  1. Tatay lumayan bagus sering podium di Cev..moga saat ke Moto2 bisa msk 15 besar dulu lah yak..

      • Susah kalo managementnya nggak mau ngelepas pembalapnya, skrang diliat juga ahrt selain ke honda asia dia gak ada lagi affiliasi ke team lain, sebaiknya bisa contoh management sic racing bisa nemplok rider kemana aja kalaupun harus satu merk kan itu honda di moto3 gak cuma honda team asia saja yg pakai bisa ke sniper kalo ahrt mau ngelobi atau lebih bagus bikin team moto3 sendiri

    • Saya ngobrol langsung waktu kemaren dia balik ke Indonesia ngurus visa dengan Mario aji, dan kalian mungkin tercengang kalo Mario itu sudah tidak di support AHRT, jadi stop sebut sebut AHRT nahan Mario aji

      Dan ibunya pun saya ngobrol memang demikian Mario itu sudah tidak ada support apa apa dengan AHRT

      • Nah berarti bagus, tinggal unjuk skill nya biar bisa dilirik ke tim lain agar kedepan nggak tergantung ke satu tim saja semoga makin berkembang mario ditahun ini dan bisa lebih bagus dari pendahulunya yang habis dari wgp malah turun gak bisa netap kayak pembalap eropa lain yang bisa 5 tahun netap di satu kelas

  2. Dalla portal ini entah pas Moto3 hoki kebangetan sampe pas di Moto2 udah kering,atau emang ga bisa handle motor berat CC gede (kayak ehem ‘catat nama saya’)

  3. Up & down sih dalla porta Italia ini dulu moto3, turun lagi CEV, naik Moto3 world championship lagi, gak lama jurdun

    Moto2 mirip Dany Kent lah jurdun Moto3 kesulitan moto2

  4. Emang waktu jurdun di Moto3 ada faktor bejo nya, sih, hehehe. Beda sama Arenas yang waktu jurdun emang skillnya lumayan.

    • Arenas udh lumutan di moto3 kayak si sasaki yang sekarang jadi gacor karena gaada pesaing yang setara ama dia apalagi si masia yang lagi kena nerf karena honda gak se power ama mesin ktm, apalagi dulu insiden race terakhir yang harus arbolino dan si arenas malah ngerecokin padahal udah minus 1 lap dan gak dapat hukuman sama sekali.

  5. Postur dia emang pendek banget diliat2, mungkin sama kayak pedrosa tapi lebih gacor pedrosa yang udah katam jumpalitan pakai rcv

  6. Izan Guevara juga nih, malah jadi redup. Gua kira awalnya karna cidera arm pumpnya. Ditungguin kok sama sekali ga naik2 udah seri ke 5 juga. Mana time attack juga jauh banget, jurdun moto3 loh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here