TMCBLOG.com – Melalui kesepakatan bersama, Marc Marquez dan Honda (HRC) akan Berpisah dari salah satu kolaborasi paling sukses dalam sejarah MotoGP Modern di akhir Musim 2023. Kolaborasi yang telah menghasilkan total enam gelar dunia Kelas primer selama sebelas musim antara 2013 dan 2023. Marc melakukan debutnya bersama Honda pada tahun 2013 dan memenangkan kejuaraan dalam status Rookie, sebelum menambah gelar kedua pada tahun 2014. Marc Marquez kemudian mendominasi MotoGP dari tahun 2016 hingga 2019 dimana pada kurun waktu tersebut Ia meraih gelar Juara Dunia empat tahun berturut-turut. Tahun depan Ia akan Pindah ke Gresini Ducati dan akan bergabung dengan Adiknya Alex Marquez di sana.

Marc Marquez, pada usia 31 tahun, akan menghadapi babak baru dalam karirnya tanpa keterlibatan kelompok yang telah menemaninya sejak hari-harinya di Moto2 termasuk Crew Chief Santi Hernandez. Salah satu Sinyalemen penyebabnya adalah Karena keengganan Ducati untuk menunjukkan semua Rahasia motor paling dominan saat ini kepada para insinyur yang pada tahun 2025 Nanti bisa saja bergabung dengan perusahaan pesaing mana pun.

Yes Walaupun Gresini Racing Inginnya bisa memiliki Marc melampaui tahun 2024 ( dan mereka memiliki opsi itu pada Kesepakatan dengan Marc ), aliansi baru ini akan memiliki validitas awal hanya satu tahun ( Hanya 2024). Sepertinya Marc tetap ingin ingin memiliki kebebasan mutlak untuk mempertimbangkan masa depannya pada tahun 2025, ketika sebagian besar kontrak Pembalap berakhir.

Masih ada 6 Seri balapan dan 12 race yang akan dijalani Marc Marquez dan repsol Honda Ke depan, Namun memang Perpisahan ini hadir diiinformasikan HRC sebagai formula yang dipilih untuk menimbulkan kerugian sesedikit mungkin ( Damage limitation)Β  di antara Mereka. Tak ada Quote dari Marc di sana, Marc hanya memberikan Penjelasan dan Ungkapan hatinya di media Sosial Setelah itu.

Perpisahan Marquez sebenarnya bukan hanya untuk Honda, tapi juga menyangkut kelompok kerja bersejarah yang menemaninya di garasi selama 11 tahun di HRC. Usai pengumuman resmi resolusi dan pesan terima kasih masing-masing di media sosial (dari Honda dan Marquez), Marc kembali menulis di media sosial pada malam harinya. Kali ini nadanya cukup emosional. Marc mengungkapkan pesan yang ditulis kepadaΒ  anggota timnya di Instagram. Latar belakang postingan tersebut adalah Marc sendiri sambil menangis.

“Saya tidak tahu harus mulai dari mana, saya tidak tahu [apakah[ bisa jadi baik atau buruk, aku tak tahu apa yang akan terjadi kedepannya, aku tak tahu apakah semua ini akan baik-baik saja, tapi aku tahu semua yang telah kita capai bersama.

Itu adalah keputusan tersulit dalam hidupku, dibimbing oleh kepala dan keberanian, tapi tidak oleh hati. Kalian akan selalu menjadi tim favoritku, tim yang selalu kumiliki, tim yang mendukungku, tim yang akan mendukungku. Tapi satu hal yang jelas bagiku, Saya ingin kembali menjadi pebalap terbaik di dunia dan untuk itu saya harus menikmati motor saya di atas segalanya.”

Dalam story panjang di Instagram yang berisi teks pesan yang dikirimkan kepada anggota tim RHT-nya, Marquez melanjutkan: “Saya menggunakan teori pendaki gunung dari buku yang Anda berikan kepada saya. Jika saya bisa mendaki Everest dalam tiga hari, mengapa mendaki dalam lima? Logikanya, jauh lebih berisiko melakukannya dalam tiga hari, Anda akan mengekspos diri Anda lebih banyak dan Anda mungkin tidak akan berhasil, tetapi jika saya tidak mencobanya, saya tidak akan pernah tahu.

Anda selalu menyuruh saya untuk mengikuti naluri saya, karena dari segi karakter dan atribut tidak ada yang mengalahkanmu. Dan saya mengikuti saran ini. Pada akhirnya memang benar hati yang berbicara, seperti yang kamu tahu, hubungan kita sangat istimewa, itulah sebabnya saya berharap jalan kita bertemu lagi. Ayo nikmati enam balapan yang tersisa tahun ini.” – @tmcblog

132 COMMENTS

  1. Lagi nungguin kira kira berapa lama lagi sampe ada yg komen narasi fiktif kepindahan mbah dari hrc ke ymaha terlihat hebat?

    • Kata mereka tahun 2003 Yamaha kala itu sangat busuk dan jadi penghuni terbawah klasemen, lalu tahun 2004 saat VR46 datang Yamaha langsung jadi motor terbaik dan jurdun beruntun.

        • @tmgp, entah lu pura2 be60 atau emang bocah beneran, yamaha dengan yzr-m1 tahun 2002-2003 itu ga jelek2 amat, di tahun 2002 posisi runnerup oleh max biaggi, dan tahun 2003 peringkat 7 oleh checa itu udah capaian yang lumayan, cuma emang butuh sosok ace rider aja. dan tahun 2004 harapan yg ditunggu2 oleh Yamaha dateng.. sisanya tau kan? atau pura2 be60 lagi?

      • @kimchi, motor medioker???? tahun 2002 bisa posisi 2 sama biaggi, tahun 2003 posisi 7 oleh checa udah lumayan lahhh, kalo rossi tahun 2004 pindah ke Kawasaki yang dicap motor medioker lalu juara, baru deh hebat.

        • @debatcerdas,daripada markes ngiler naik ducati yang motor juara,tapi jangan mimpi dulu ya karena ada pembalap2 muda yg siap memupuskan mimpi fans mm

        • @kimchi, lol, malah bikin opini baru. lagi bahas apa balesnya apa, please counter fakta dari gw kalo ada yg salah. anw, congrats for being dumb fck.

      • salah besar, mbah pindah karna furusawa menawarkan sesuatu yg masih alien di masanya, sesuatu yg mami membawa pembalap cornering tidak masuk akal, sangat cepat tapi sangat smooth melekat kuat di aspal, makanya kenapa ketika motor lain mulai setengah menyaingi dia sudah tidak percaya lagi, maka dia ciptakan framing ban ghoib, karna di tidak percaya bisa di saingi.

    • Faktanya 2004 pindah langsung jurdun, markes pindah belum ada fakta apa2 tapi fans udah keluar goa dan berkoar2 paling hebat

      • Sudahlah….
        Faktanya MM93 bisa juara dunia motoGP saat masih ditemani VR46 dan para allien motoGP lainnya (Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa).

        Kalau tidak mau kalah dengan MM93, ya seharusnya fair fair sajalah, tidak usah ikut balapan motoGP. Kan aman ???

        VR46 dan MM93 ini suka tidak suka akan selalu diperbandingkan terus, karena mereka menjalani balapan motoGP bersama-sama selama hampir 1 dekade (9 musim balapan).

  2. Semoga Acosta masuk rht tahun depan… Kalo ambil pebalap Motogipi saat ini dari tim lain sepertinya ya gitu2 aja belum ada yg sebaik mamakes..

      • Acosta bisa aja masuk….ktp spanyol, sponsor redbull, gaji gede dari HRC didepan mata, plus biarpun lagi terseok, repsol honda adalah salah satu tim elite motogp, bisa masuk sana adalah suatu kebanggaan walau resikonya tulang rontok (mungkin), ditambah ketidak jelasan ktm yg malah milih espargaro

    • Sayang acostanya jika kndisi rcv spt ini.. lain ktika marc msu rht rcv mmg langganan didepan cm g bs jurdun saja DP. Liat acosta di moto2 saja dgn mtor langganan jurdun ttep btuh 2 thn. Kcuali naik ktm skg justru punya kans lgsung bs bagus.

      • Marc ngincer kursi ktm factory bukan ducati factory. Ducati gak butuh marc samasekali. Pembalap hebat muda mereka banyak, dan pada bersaing buat jurdun pula sekarang. Dan pastinya rookie berbakat pun udah pada antri demi seat ducati. Mungkin di 2016-2019 ducati pengen marc, sekarang meh ngapain juga pake jasa marc. Plus sponsor pribadi marc kan redbull, bentrok sama monster energy nya ducati factory.

  3. Agak OOT, Dilema juga nanti utk Pertamina kalo Marc cuman berencana 1 tahun di Gresini, meskipun ada opsi perpanjangan tapi kyknya sih bakalan balik ke tim factory,

  4. Menarik untuk dianalisa kalo cuma setahun minus rombongan lenong..
    Ducati dah pasang barrier banget, untuk mencegah ilmunya ‘pindah’.
    Sinyalemen waktu itu Marc minta diperbanyak insinyur Eropa di RHT bisa jadi sinyalemen itu.
    Ngga salah juga kalo bilang Marc magang setahun untuk balik lagi ke RHT wakakaka

    • belum tentu balik ke RHT juga, bagaimanapun marc itu diawal dibesarkan KTM, bisa saja setahun di ducati, tahun kemudian lompat ke KTM, di KTM ketemu sama dani lagi sebagai developer motor, dimana selama di RHT dan ada dani disitu tu motor ga pernah gagal ngasih gelar ke Marquez. Yg menarik, timnya marquez di RHT bagaimana ini, klo masih tetep di RHT, kyknya potensi balik lagi ke RHT masih gede si marquez.

      • sorry nih, memang benar pedrosa sangat mengenal h0nda era full HRC, tapi mulai 2016 pedrosa juga buta, dia gak tau apa2, dan tidak tau mau di apakan rcv, jadinya sejak 2016, marc telah juara secara meraba raba juga, bukan develop pedrosa, dia juara sementara motor rcv mulai menurun,semkain lama smakin aneh, tapi dia paksa, semuanya bingung, jadi tanpa pergi ke ktm pedrosa juga sudah tidak relevan dengan regulasi motor mtor sejak 2016, karna HRC juga baru belajar, maka bagus pedorsa ke parbikan er0pa, alias ke sarangnya pengembangan m4netim4relli, jadi pedrosa juga bisa banyak belajar disana, dan bisa mengenali apa yg bisa dia lakukan.

  5. Iyem: beraninya ninggalin honda pas lagi sulit2 nya

    Rossi 2012 be like: Good bye ducati, 2 musimku bersamamu adalah Z0NK 🀧 lebih baik aku mengemis jilat ludah sendiri pulkam ke yamaha….
    katanya pembalap hebat?? Kok ninggalin ducati pas lagi sulit2 nya
    awkowko

    • Konteksnya aja beda njirr.. si mbah dateng ducati emang ducati lagi bagus? Kagak.
      Rossi pindah dari honda setelah honda jurdun ke yamaha yg lagi busuk itu fakta. Rossi pindah dari ymaha setelah yamaha jurdun ke ducati yg lagi busuk itu juga fakta.
      Markes pindah dari honda yg lagi busuk ke ducati yang lagi jaya2nya itu fakta..
      Njirr kebanjiran fakta.

      • Oohh jadi raihan 9 podium dan 3 kemenangan ducati di 2010 itu nggak bagus ya..??? Plus posisi 4 di klaseme. Sekali DENIAL tetap DENIAL khas iyem πŸ₯±πŸ€­

      • Lho ducati pas rossi masuk itu pernah jurdun lho dan papan atas sama stoner,,,beda konteks apaan,,sama sama ninggalin pas keadaan susah dan pindah ke tim yg lagi jaya kan,,,coba jelasin konteks mana yg beda om om

        • tetep beda om, ducati saat stoner jurdun lebih karena stoner nya bukan ducati nya, karena saat stoner jurdun, factory winner nya bukan ducati. nah si mbah balik ke yamaha juga bukan saat yamaha jaya” nya .. karena saat itu stoner dengan honda juga menggila dilanjutkan oleh markes. inti pembeda adalah markes pindah dari tim yg masa saat ini bukan faktory kontender ke team yg saat ini sudah factory winner termasuk ridernya

        • rossi pindah sesuai kontrak dia habis di ducati.. dan bedanya adalah Ducati yg dulu sama yg skrng beda jauh.. yg skrng siapapun yg megang hasilnya masih lumayan bagus, dulu paling cuma brapa orang yang bisa kasih hasil bagus pake ducati.

          mark keluar dari honda saat kondisi terpuruk dan kontraknya masih blm habis

        • yg busuk itu kawasaki, ymha adalah saingan h0nda, belum lagi bawa gurges yg sudah ditunggu furusawa untuk setup mesin kemampuan alien di masanya, yg sudah di siapkan furusawa.

        • Saat VR46 meninggalkan Yamaha, saat itu Yamaha adalah motor juara dunia (Jorge Lorenzo), dimana VR46 kalah bersaing dan terlibat perang mulut dan perang attitude vs Jorge Lorenzo.

          Saat VR46 minta balik ke Yamaha lagi, saat itu Yamaha juga masih sebagai motor juara dunia (melalui Jorge Lorenzo).

          Sebenarnya kalau mau aman, tidak mau dianggap kalah…..sebenarnya fair sajalah, tidak usah ikut balapan motoGP. Simpel saja berpikirnya.

          Masak kalau menang koar-koar….. giliran kalah alasannya macam-macam.

        • satu lagi, rossi pergi memang tidak memperpanjang kontrak, bukannya tidak menghormati kontrak dengan durasi 4 tahun yg hanya diisi rebahan, dan komplen soal motor 😊 sudahlah jangan dibandingin, terlalu jauh

    • Beda cuuuyyyy, istilah kata pacaran bertahun-tahun setelah cacat ditinggalin sama diajak pacaran 2 tahun sama org cacat, hayyo udh paham !!?

  6. Sorry to say setelah ganti manager Marc Marquez berdrama drama πŸ˜ŒπŸ˜“

    Ayolah buktikan dengan juara lagi bukan dengan sensasi, setelah beberapa bulan gorengan soal rumors kepindahan, toh kamu gak dipecat Marc, kamu masih punya tanggung jawabnya 2024 … kamu yang mengakhiri lebih dini dengan omongan baik baik kepada HRC

    Memang HRC lagi buruk tapi bukan tidak membaik, karena sejatinya part terbaik tidak akan diberikan kepadamu setelah rumor dirimu pindah itu dihembuskan,
    Orang dalam sudah lebih dari tahu sebelum media mengetahui rencana ini.
    πŸ₯‡

    • Ya makanya MM93 mengilustrasikan kepindahannya ini di dasari oleh kepala dan keberanian, bukan dengan hati.

      Selain itu ada ilustrasi pendakian gunung Everest (gunung tertinggi di dunia –> juara dunia), ada jalan 5 hari dan jalan 3 hari dengan segala konsekuensi dan resikonya.

      Pikiran realistis, ditentukan kondisi saat ini, kesempatan saat ini dan apa yg ada dalam genggaman tangan saat ini.
      Dan antara MM93 serta Honda berpisah secara baik-baik, saling respek tidak ada saling menyalahkan.

    • Mungkin orang Honda nggak, tapi tim nya sendiri pasti all out buat marc. Apa lagi kalau dapet podium 1 disisa seri, lihat aja nanti gimana mengharukannya momen itu nanti

  7. Ente kali yang lebay tiap artikel komen panjang gak berbobot. Markus udah bilang yg bikin berita panjang itu media sampe dia gak bisa tidur dan kepikiran hal itu diluar balap.

    • Namanya saja media, tentunya tahu mana berita dan rumor yg akan jadi best seller pembaca dan pemirsanya.

      Apalagi yg pengin baca berita adalah orang-orang yg benar-benar KEPO pengin tahu kelanjutan rumor tersebut…
      Akan KEPO terus, selalu cari-cari berita yg berhubungan dengan yg mau di kepoin tersebut…

      Naahhh…sekarang keponya sudah klimaks dengan konfirmasi resmi MM93 pindah ke Gresini.
      Selanjutnya media tentu bikin kelanjutan serial kepo selanjutnya, agar pemirsa tetap kepo terus…

  8. Dulu ducita ngebet marwoto sampe ngidam kebawa mimpi, nggak kesampaian.

    Sekarang pas nggak begitu ngidam, marwotonya dateng sendiri 🀭

  9. Disinyalir, pengumuman resmi oleh marwoto didepan jurnalis, akan dilakukan di Indonesia. Dipabrik antangin tepatnya 😁😁

  10. Rossi pergi dari honda ke yamaha bersama rombongan teknisi nya, honda – yamaha – ducati – yamaha, marc alone ….. Honda – ducati satelite. Mereka adalah legend.

    • Baik VR46 maupun MM93, mereka itu terbukti sebagai pembalap hebat dengan berbagai kelebihan skill dan talentanya, sampai mereka disebut allien motoGP.

      Mereka tipe pembalap yg bisa mendominasi balapan/ kejuaraan dengan talenta dan skillnya, tentunya jika paket motornya standar, tidak buruk/ dalam kondisi buruk.
      Perjalanan karir balap mereka sudah membuktikan itu.

    • Yes betul
      Makanya menurut marc secara hati masih tertaut di rht karena santi masih ada di sana.
      Mungkin ini strategi “pisah baik2” marc dg rht biar tidak terulang kejadian seorang ace rider yang pindah bedol desa.
      Nampaknya kalau gak balik lagi ke rht ya marc incar kursinya jack miller di ktm factory buat th 2025 baru santi dan teamnya menyusul marc setelah dapat kursi factory team.

      Tapi dibalik yang satu pindah dg bedol desa dan satunya pindah sendiri tanpa tim teknisnya, semua hal itu memang saya akui kalau mereka berdua adalah legenda era baru motogp

  11. bukan fans marquez, saya fans honda,

    marc gak kehutang apa2 sama honda, honda hutang banyak sama marc, secara teknis RC213v yang dominan ya cuma pas era2 sebelum ganti sofware dan ban.
    setelah ganti performa pembalap2 honda turun 1 per 1, termasuk marc.

    cuma marc yang paling adaptif dengan semua ke’licik’an nya bisa bantu honda tetap di atas.

    • pekok kenapa? sebagai FBH saya ngakuin kok kalo honda bapuk, emang marc yang jumpalitan kan tiap sesi latihan supaya bisa fight di depan pas race.

    • Mana ada honda utang sama mm93, itu dia digaji bukan dari sukarelawan yg cuma balap gak di bayar, sudah sepantasnya karyawan ngasih terbaik.

    • Kalo Hamilton kemarin jadi pindah,lengkap sudah jadi grand slam, “para big Star pada jamannya di kelas masing2 pindah dr tim yg telah sukses bersama mereka”

  12. Berat banget memang. Yakin itu Marc emosinal sekali memutuskannya. Ampe kaya abg abg bikin story klarifikasi πŸ˜‚ padahal doi dah 31

    Apa nanti pas balik ke honda -misalkan-, bakal culik 1 ato 2 engineer ? Hmm

  13. Marc tentu sangat sulit membuat keputusan berpisah dengan timnya di hrc yg telah menjadi keluarga . Tapi saya yakin timnya di hrc juga gak ingin karir marc melorot seperti saat ini . Timnya hrc tentu bangga apabila marc berprestasi di pabrikan lain . Semoga sukses buat marc dan tim barunya

  14. Saya yang gak terlalu suka sama perubahan, agak sedih karna makin kesini makin banyak yang hilang, walaupun Marc nya masih ada tapi RCV yang gk ada Marc nya agak gimana gitu. Tambah lagi beberapa tahun ini kurang seneng ngelihat barisan Ducati semua didepan. Kalau sama Honda masih adalah ikatan emosionalnya, kalau Ducati,,, kan saya gak punya… πŸ™

  15. Ahh ga dapet esensi dari curhatnya Marc berarti ni si om. Kalo masi make motor Honda, dia ga bakal juara tahun depan. Dia yakin banget karena dia yang bisa nilai itu motor. Lha wong baru bebenah akhir tahun ini, mana bisa jadi motor tanding sama Ducati yang konsisten tiap serinya.

    Sama Aprilia aja yang gak konsisten masi kalah jauh motor Jepang. Honda emang jelek dari dulu. Pas dia masuk juga ini motor udah jelek. Cuma ketutup sama skill Marc dan kehebatan timnya aja seakan ini motor bagus. Lagian faktor motor non jepang lain juga gak bagus bagus amat ngaruh sih jadi seakan akan Honda + Marc ga ada lawan.

    Yakin deh, ini Honda sama Marc belom berakhir. Ada klausul yang bisa bikin Marc balik lagi ke Honda sekira Marc nilai motor ini udah siap jadi juara. Alberto masih disana. Dia pasti akan selalu update kondisi motor. Ditambah Marc bisa curi ilmu Ducati juga sih kan.

    Percayalah ini cuma bagian dari strategi penguatan Honda. Marc adalah Honda. Pindah setahun di tim satelit dengan motor kuat walau motor usang setahun adalah strategi yang brilian dari timnya Marc pribadi loh. Jadi ini BUKAN DRAMA. ini adalah Master Strategy.

    • Ga cuma Alberto, Santi dan seluruh jiwanya masi kesisa di situ, pasti tetep saling japri japrian perkara apdet motor wkwkkw

    • saat bersama Marc, RCV pernah bagus koq, tapi cuma 2 tahun (2013-2014) sisanya, jelas bukan best bike (cuma mediocre bike), cuma tertutup kombinasi skill, strategi dan keberuntungan jadi seolah-olah di 2016-2019 RCV best bike padahal tidak. Bahkan di taun jaya 2019 sekalipun, Marc beruntung kaga cedera parah akibat highside saat FP di Thailand.
      sisanya gue rada sependapat, di Gresini cuma “numpang lewat” dan berharap bisa memperoleh pengalaman, data yang kemudian bisa dibawa ke tim selanjutnya (entah ktm atao malah balik kucing ke hon2)

        • Zzz: tambahan.. rotary engine yang kebalik. Jd distribusi bobot saat dikendarai kencang jd td seimbang dpn n blkgnya.

  16. Wonderful Indonesia volume nya harus digedein lagi biar makin kelihatan,jangan mau kalah dgn visit Malaysia yg udah lama kerja sama dgn KTM ajo

  17. honda harusny cari pembalap itali biar juara, soalnya siklusnya pembalap juara : usa – australia – spain – italy – usa – australia – spain –

  18. yg ditakutkan Ducati, ini cuma strategi Petinggi Honda Jepang & Marquez+timnya utk mempelajari teknologi / jeroan motornya Ducati. lalu sehabis 2024 kelar, marc balik lg ke honda..
    ga masalah yg di pelajarin ducati versi 1 tahun sebelumnya.. itu juga udh bs dijadiin acuan pengembangan.. sementara di internal honda, mereka tetep riset bareng divisi roda 4

    ya kebaca sih,, tp kalo emang bener,, ga bs dianggep remeh 🀣

  19. Prediksiku sama kaya bung matteo dan cruchlow..jika marc jadi ke ducati maka ucapkan bye..bye ke pembalap lainnya..
    pembalap lainnya tinggal di rumah saja😁

  20. Otomatis ya dia berlanjut terus di Ducati boooossssss, karena motornya Jooooooosss
    Marc cuma pingin melampaui rekornya Rossi.
    Honda kebakaran jenggot siapa yg bisa riset mesin selain Markes.
    Mir ? kemaren di Buddh tertolong sirkuit baru, di Motegi karena hujan.
    Zarco ? angin-anginan, kadang bagus kadang tidak
    Taka ? Dia operator tidak punya power untuk menasehati HRC

  21. ya kan coba2 dlu diantangin gresini, pas coba2 desmo, pertama ngetes bisa aja marq punya perasan
    iki motor “enak”
    makin coba2 “loh kok enak”
    makin lama dicoba “loh kok tambah enak”
    akhirnya yaudah nambah 2 tahun lagi dahh di gresini,,lha wong enakk kok

    • Darah keturunan Ducati cup, sayap2an sama ECU pirelli dan turunannya harus tetap digaungkan,,Bohong kalau tidak!!!

  22. ini semua blundernya puig andai kata alex marquez kontraknya 2 bahkan perpanjang dan kemungkinan motor honda gak bakalan lemot seperti sekarang

    • Kesalahan puig itu lebih milih lorenzo daripada pedrosa, zonk kan jadinya dah jelas style balap lorenzo ga cocok blas dengan honda

      Pedrosa kabur, lorenzo zonk. Double killed

  23. diliat-liat sebenernya fans vr46 sama mm93 tuh sama aja yak wkwkwkwk
    denial semua wkwkw

    btw, musim depan jadi pembuktian mm93 apakah dirinya sudah habis atau belum
    at least bisa menang di austin dan sachsenring
    kalo gak juara sih ya emang udah beda si mm93
    meskipun kalo bersaing di depan sih bisa
    mengingat toh kualitas tim satelit juga ga kayak 2018 kebawah
    jadi beda-beda tipis kalo sama tim factory meskipun mesin setahun dibawah
    bisa dibilang beda jumlah support teknis doang
    toh kalo tim satelit dulu kayak skrg, mungkin pembalap kayak simoncelli atau alvaro bautista bisa ngerocokin fantastic 4

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here