TMCBLOG.com – Cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda daerah sekitar sirkuit, Phillip Island menyebabkan MotoGP seri Australia hadir satu hari lebih awal dari jadwal normal, menjadi hari Sabtu 21 Oktober 2023 dan bertukar tempat dengan Sprint Race yang akan dipindah ke hari Ahad 22 Oktober 2023. Keputusan luar biasa ini dibuat setelah sesi Practice Phillip Island, karena prakiraan cuaca mengindikasikan potensi cuaca buruk di sana termasuk ada prakiraan berhembusnya angin hingga 65 km/h pada hari Ahad.

Keputusan ini diambil secara proaktif untuk menjamin tetap berlangsungya balapan utama (Grand Prix) yang aman bagi seluruh pembalap dan juga para fans yang datang ke sirkuit. Sementara itu jadwal kelas Moto2 dan Moto3 tetap tidak berubah tapi semua juga masih tergantung pada cuaca, dengan suhu yang cenderung menurun drastis dan kemungkinan akan turun hujan serta angin kencang pada hari Ahad sehingga ada potensi race dua kelas ini dibatalkan.

“Setelah berkonsultasi dengan Australian Grand Prix Corporation, kami ingin menunggu hingga hari ini untuk mendapatkan perkiraan terbaik dari biro resmi. Dan kami punya referensi yang sangat baik mengenai toleransi kami di sirkuit ini terhadap angin setelah harus menandai bendera merah pada sesi kualifikasi 2019,” terang Chief Sporting Officer Dorna – Carlos Ezpeleta. “Jadi sepertinya perkiraan kami untuk hari Minggu tahun ini sangat mirip dengan perkiraan kami pada empat tahun lalu. Dan, seperti yang selalu kami katakan, keselamatan adalah faktor terpenting. Keselamatan para pembalap dan tentunya para fans serta seluruh orang yang terlibat dalam acara tersebut.”

“Setelah pertemuan dengan tim, sudah ada keputusan bulat untuk mengganti Sprint dari Sabtu ke Minggu, dan kemudian balapan utama dari Minggu ke Sabtu, pada waktu yang kurang lebih sama. Kami rasa sangat penting untuk menyelesaikan balapan utama di sini besok dalam kondisi aman dan semua pihak sudah menerima hal itu bersama-sama. Satu hal yang berubah dari masa lalu adalah format baru MotoGP – semua orang di paddock sudah siap untuk balapan besok sore. Jadi itu jelas membuka jalan bagi perubahan seperti ini.” kata Carlos menjelaskan.

Dalam hasil laporan prakiraan cuaca sirkuit Phillip Island pada akhir pekan ini, ada potensi hembusan angin hingga mencapai 70 km/h pada hari Ahad dan ini pastinya sangat berbahaya untuk balap motor. Pada tahun 2019 MotoGP juga terkena efek angin kencang di PI, sekitar 50 – 60 km/h yang menyebabkan Miguel Olieira terhempas di ujung straight dan alami cedera. Atas dasar alasan itu penyebab pihak safety comission Grand Prix  yang diwakili oleh Loris Capirossi memutuskan untuk mengubah jadwal balapan.

Setelah ditukar, balap Grand Prix MotoGP Phillip Island akan berlangsung pada hari Sabtu 21 Oktober pukul 15:10 waktu setempat (GMT +11) atau jam 11:10 pagi hari Waktu Indonesia Barat (GMT +7). Sedangkan balap Tissot Sprint sekarang dijadwalkan hari Ahad 22 Oktober dimulai pada pukul 14:00 (GMT+11) atau jam 10:00 pagi hari Waktu Indonesia Barat (GMT +7) dengan catatan jika cuaca memungkinkan ya sob. @tmcblog

 

22 COMMENTS

  1. Lebih aman nya tidak usah sampai full lap
    Mungkin nanti pas Martin memimpin bisa di red flag karena cuaca dan poin nya jadi sama dengan pecco
    Mungkin perkiraan nya begitu😁

  2. Yg beli tiket hari Minggu cuman dpt Sprint itupun kalo cuaca memungkinkan utk balapan, kalo cuaca ngamuk bahkan kelas Moto3 dan Moto2 terancam dibatalkan 🙃🙃

  3. Yg punya kebiasaan riset di Sprint dan Warm up utk main Race bisa kacau nih,, apalagi yg keliatan struggle di hari ini jelas perlu riset lebih lagi,,

  4. Jumlah penonton bakal makin menyusut nih
    Rating MotoGP bisa semakin anjlok

    Trans7 gimana nih,kalo sampe race nya dibikin tapping,tebalikin aja gedungnya,,giliran Mandalika aja nayanginnya semangat 45

  5. Hoalah tadi siang baca ini berita, pas makan di rooftop tadi sore awan rada mendung kirain berhubungan

    ternyata tetep gajadi ujan wkwkwkw

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here