TMCBLOG.com – Pierer Group sebagai induk grup brand KTM, GasGas, Husqvarna saat ini menghabiskan setidaknya 70 juta Euro untuk tiga kelas GP (Moto3, Moto2 dan MotoGP). Dari uang sebanyak ini, porsi sponsor dan Dorna menyumbang 30 juta Euro atau hampir 50% di antaranya. Mereka saat ini memiliki 25,1% saham dari MV Agusta dan bergerak ke arah mayoritas di 2026, momen yang tepat ketika MotoGP akan berubah secara aturan teknis yang juga akan dimulai pada tahun 2027 nanti. Apakah KTM akan memanfaatkan momen ini untuk mengedepankan strategi baru seperti menghadirkan MV Agusta ke MotoGP?

Menurut Stefan Pierer, big boss dari grup ini, pada titik tertentu Pierer Mobility harus memulai persiapan memajukan MV Agusta ke MotoGP karena brand ini secara historis sudah banyak meraih gelar juara dunia sehingga mereka mengatakan tidak menutup kemungkinan partisipasi MotoGP bersama MV Agusta setelah tahun 2026. Dan bahkan tingkat pentingnya MV Agusta hadir kembali di MotoGP menurut Pierer Mobility lebih tinggi dari pentingnya brand Husqvarna di kejuaraan dunia Grand Prix.

Selain momen perubahan regulasi teknis, menurut Pierer, momen yang mereka perhatikan adalah tren bahwa “MotoGP akan berkembang menuju Formula 1. Sebagai pabrikan, Anda akan memiliki platform mesin seperti di Formula 1,” kata Stefan kepada Speedweek. Tim kemudian akan dibedakan berdasarkan sasis yang berbeda; unit penggeraknya tetap sama. kami akan memasuki MotoGP dengan MV Agusta sebagai brand kami sendiri.”

Oleh karena itu setelah mengonfirmasi restrukturisasi line-up pembalap KTM dan GasGas 2024, Pierer Mobility sudah tidak lagi ngebet ingin membentuk team ke tiga di MotoGP. Selain perkiraan tren masa depan, Stefan Pierer juga melihat alasan lain yakni rencana pemberian kemudahan kepada Honda dan Yamaha oleh Dorna mulai tahun depan.

“Jika sekarang akan ada konsesi baru secara acak untuk pabrikan-pabrikan ternama, sebagai pabrikan Anda harus memikirkan dengan hati-hati apakah Anda ingin mengeluarkan uang untuk tim ketiga untuk seri balap ini dan olahraga ini,” . . Yes artinya investasi mereka akan berat karena ada potensi Honda dan Yamaha berakselerasi lebih tinggi dalam pengembangan mesin.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

16 COMMENTS

  1. Solusi pemerataan tahun 2025 sebenernya cmn 4, masukin marc ke ktm, quartararo ke aprilia, toprak ke yamaha, arbolino ke hrc

  2. Bagus sih kalo nanti cuma supply power unit doang brand2 motor ternama atau yg mati suri bisa ada niatan untuk nimbrung ke MotoGP kayak ke pramac,vr46,Gresini, LCR
    Kecuali kalo emang dipake buat junior teamnya kayak alpha teri

  3. Lah bukannya dari dulu? Wkwkwkwk udh sedari 70 taon lalu beda casis = beda manufaktur. Era 90s malah ampe ada yg cuma ganti owner aje langsung dianggep manufaktur baru, padahal aslinya YZR500 pake sasis inhouse. Era motobiji awal jg ada Moriwaki ama KR, padahal mesin Honda tapi beda sasis. Paling baru belon ada 10 taon lalu, mesin ZX10R tapi beda yg korek udh dianggap beda manufaktur, RSV4 dipake ama Aprilia, Ioda ama PBM jg masing2 bawa nama sendiri as manufactur. F1 ame motobiji udh sejak orok emg prinsipnya gitu, bukan motobiji ngarah ke F1. Lah emg itu bedua prinsipnya beda casis = beda manufaktur kok. Gua yakin ini petinggi KTM berpendapat gitu setelah ide masukin Gas-gas as manufaktur sendiri biar KTM bisa nambah satelit lg ditolak kemudian mau ngide bikin sasis dari Kalex buat direbranding as MV Agusto. Setelah trik moto3 kaga bisa dilakuin dimotobiji dia mau bikin citra seolah KTM pabrikan pertama yg mesinnya dipake manufaktur laen, lupa doi penggemae motobiji jaman jebot lebih byk dari jaman skrg, kaga bisa nyetir opini biar dianggap inovator.

  4. Wah seru kalo trend makin ke F1. Nanti ga bakal ada 8 Ducati full paket tapi cuman 8 mesin ducati dengan 2 full paket di tim pabrikan dan tim lain dengan sasis & aero masing-masing. Dengan sprti ini, lebih adil karena tidak akan ada perkembangan motor yang terlampau pesat karena punya banyak data dari 8 motor yang relatif sama.

  5. Jadi MV agusta bakal pake macam twin spar sejati bukan ala2 trellis kotak?

    Menarik kalau ternyata lebih gacor dr sodaranya.

  6. berarti hanya perubahan nama team saja dari Gas Gas ke MV, secara histori dan nama lebih menjual MV di GP..menarik nih sebagai upaya juga dalam hal penjualan produk masalnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here