TMCBLOG.com – Aprilia berhasil menjadi yang tercepat di Test Valencia via pembalap pabrikan mereka yang selama ini memang memiliki titel ‘Juara Test Pra Musim’ yakni Maverick Vinales. Motor RS-GP yang dipakai Maverick secara bentuk dan dapur pacu masih sama dengan RS-GP 2023 walau diklaim ada beberapa pemakaian part spesifikasi 2024 yang juga ikut di test. Namun begitu jika kita melihat test rider Lorenzo Savadori ada satu part baru yang signifikan berbeda yang sedang diuji lebih lanjut oleh Aprilia, Sasis Karbon . . Entah hanya balutan, penguat, atau memang full carbon, namun yang pasti terlihat hampir full satu bentangan sasis perimeternya sudah berbalut motif kotak kotak anyaman ala ketupat yang khas itu.

Ketika KTM secara meninggalkan rangka teralis baja tradisional musim 2023 dan beralih ke sasis serat karbon, Aprilia memang terlihat langsung menjawab dengan hal yang sama. Namun memang KTM lebih masif akselerasi updatenya dengan menggunakan sasis Karbon dalam balapan sejak kemunculan wildcard bersama Dani Pedrosa di Misano. Setelah itu selama paruh akhir musim 2023 baik Miller maupun Binder terlihat bolak balik juga menguji sepanjang race weekend. Yes diperbolehkan karena sasis bukan termasuk part yang sangat dikendalikan oleh regulasi teknis MotoGP.

Pict : Mat Oxley

Keunggulan rangka karbon sudah jelas: menurut regulasi, sebuah motor MotoGP harus berbobot minimal 157 kilogram. Karbon lebih ringan dari aluminium dan, berkat penelitian bertahun-tahun dan proses manufaktur yang inovatif, kini dapat memenuhi permintaan kelas utama. Bobot yang dihemat kemudian dapat diinvestasikan kembali di tempat lain, atau keseimbangannya dapat diubah dengan bobot tambahan di tempat lain, yang dapat meningkatkan karakter, rigiditas, dan keseimbangan dari motor secara umum.

Pada tes MotoGP di Valencia, Lorenzo Savadori menguji rangka karbon baru, namun ia hanya melaju dalam waktu singkat, dua atau tiga lap. Dan ia hanya sedikit memberikan Keterangan mengenai sasis komposit ini “Kami fokus pada musim 2024, sasis karbon tidak menjadi prioritas dalam tes ini,” ungkap Savadori sebagai satu satunya pembalap Aprilia yang menguji sasis ini.

Pict : Offbikes

Bagi Savadori, perbedaannya terlihat jelas saat di trek, namun “ada aspek positif dan negatifnya. Kami perlu memahami sasis ini dengan lebih baik.” Untuk sementara hanya keterangan Itu yang diperoleh dan Aprilia memang sedang mencari solusi untuk beberapa masalah yang lebih urgent seperti manajemen panas di motor dan efeknya terhadap kerja elektroik. Mungkin paling cepat kita akan mengetahui pada tes resmi Sepang awal Februari mendatang dan akan mengetahui bahwa Aprilia dapat menghadirkan update terbaru mengenai sasis karbon dan mengandalkan konsep baru tersebut di musim MotoGP mendatang.

17 COMMENTS

  1. Sasis Karbon pros + Ringan, kelenturan bisa diatur sedemikian rupa
    Sasis Karbon cons – produksi mahal dan kompleks, kalau crash susah deteksi kerusakan dan harus ganti total

    • gimana panas mau keluar, itu fairing samping udah ketutup jadi downwash duct/venturi tunnel gitu, yang seharusnya bagian fairing samping motor bisa terbuka sekarang dipaksa untuk mulus, smooth, tertutup guna mengincar downforce di tikungan/ketika rebah… Makin lama makin gak masuk akal, liat bentar lagi akan ada wearpack yang dioptimalkanagar makin aerodinamis, biar makin gakjelas motogp

  2. Agenda 2024, nunggu kiprah ianone dan toprak, perubahan recikV, kiprah digimon di vr46, yg lain nya sdh sprti biasanya .. 😌

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here