TMCBLOG.com – Marc Marquez mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi banyak orang ketika Lampu Hijau Tanda Pitlane Sirkuit sepang dibuka Mulai jam 10 Pagi . . Ia baru Keluar trek 45 menit setelahnya. Setelah masuk trek Marc Pun mengalami dua kali masalah teknis di Sektor 1 dan dikabarkan Crash walaupun akhirnnya Marc mengklarifikasi bahwa hal tersebut Bukanlah Crash melainkan Ia yang berada di Gravel karena ada masalah teknis Yang hadir di Motornya kembali. “Tidak, itu adalah kesalahpahaman. Itu bukan Crash. Itu hanyalah masalah lain pada motornya. Lalu saya berhenti lagi. “

Setelah Permasalahan Motornya hadir, Marc sempat naik ke posisi 10 lalu melorot sampai Mayoritas berada di posisi belasan sepanjang Hari berlangsung dan baru di akhir sesi ia kembali merangkak masuk 10 besar . . Marc Menjelasakan apa yang sebenarnya terjadi

“Hari ini adalah hari yang sibuk, hari yang aneh, Kami, bersama tim, mempunyai banyak masalah. Tetapi hal baiknya adalah tim bereaksi dengan baik. Mereka memperbaiki segalanya. Tetapi segala sesuatu bisa saja terjadi. Hari ini Kami tidak dapat bekerja dengan baik.

“Pada jam terakhir sore hari adalah saat kami melakukan beberapa putaran berturut-turut. Kami mulai merasa lebih baik dengan motornya. Yang terpenting, ini adalah hari pertama pengujian, dan tim bekerja dengan baik dan memperbaiki [masalah] dengan cara yang sangat profesional.

“Hari ini saya berlatih sedikit dengan footrest. Itu adalah hal yang paling membuatku tidak nyaman. Ada rencana untuk mengerjakan daerah setang tetapi tidak ada waktu. Kami mengerjakan rem belakang, mungkin saya bisa meningkatkannya di sana.

“Rem depannya juga, kami banyak mengerjakannya. Ini adalah salah satu poin di mana saya paling memperhatikan perasaan itu. Ini memahami cara berkendara. Bagaimana saya bisa beradaptasi dengan motornya, bagaimana motor bisa beradaptasi dengan saya.

Ducati memiliki Policy Open data. Begitu Juga Marc Marquez bisa melihat data pembalap Ducati lain dan sebaliknya. Marc menceritakan bagaimana ia memanfaatkan Policy ini “Saat membandingkan dengan Ducati lainnya? Di beberapa tikungan saya sama, di beberapa tikungan saya agak lambat. Sekarang, saya perlu menyesuaikan diri dan memahami apa yang mereka lakukan.

“Anda selalu mencari lap berkualitas tetapi hari ini saya tidak mampu melakukannya. Itu adalah ritme pertama. Ini adalah hari pertama, saya punya dua hari lagi untuk beradaptasi dengan motor. Hari ini saya tidak membandingkan. Hanya satu lap dengan Jorge Martin, hanya untuk memahami apa yang dia lakukan karena dia adalah Ducati tercepat.

“Tetap saja, saya berada sangat jauh di beberapa bagian trek. Saya mulai mengerjakan pengaturannya dan tidak mengkhawatirkan yang lain. Saya berkendara dengan set-up standar Ducati, saya tidak menyentuh apa pun.

Marc Pun menjelaskan kenapa di Valencia ia bisa langsung adaptif sementara di Sepang sulit. “Di sini, gaya berkendara banyak berubah. Cara membuka gas, cara menggunakan saluran, sangat berbeda. Saya sudah terbiasa berkendara dengan satu gaya saat bersama Honda di sini. Cara mengendarai Ducati di sini, untuk mendapatkan keuntungan maksimal, sangatlah berbeda. Pagi harinya saya berkendara dengan gaya Honda. Motornya bergetar, meronta. Sore harinya saya mulai memahami dengan lebih baik. – @tmcblog

24 COMMENTS

    • Yg terpenting adalah paket motornya kompetitif ….
      Masalah selanjutnya adalah adaptasi pada motor dan cara berkendara yg sesuai…
      Inilah masalah yg harus dihadapi.

  1. Anjas,diajak BDSM Ducati nya udah meronta-ronta

    Gak heran jg karakter Hodna yg kemarin jg jadi sering melontarkan pembalapnya,kalo cekikkannya mungkin kurang pas wkwkwk

  2. Cara bawa seperti motor sebelumnya, motornya mulai bergetar seperti honda.
    Berarti bisa disimpulkan sebenarnya cara Marc bawa motor honda selama ini juga kurang tepatnya.

    Kemampuan adaptasi Marc benar2 diuji apakah dia masih seperti mm93 sepuluh tahun silam atau usia memang tidak pernah bohong.

  3. Sand begging ini gaes, ini mah trik Marquez biar rider laen kaga ketakutan ampe pengen pulang. Pura2 stragel dia mah, biar kaga disabotase Ducati wkwkwkwk

    • Masi mending drpada di acak2 pol espargaro.

      Bahkan honda versi 2024 ini aja berasal dari masukan marq yg menuntut motor lebi ringan dan ramping

  4. Menurut gue ada pengaruh di feel derajat stang dimana Ducati lebih lurus dan rcv lebih menekuk kedalam, dan ini mungkin yang berpengaruh kepengendalian

  5. Kalau kata Om Simon menduga marc melakukan sandbagging karna konsisten melebar di tikungan terakhir. Tetap ilmu padi 🌾🌾

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here