TMCBLOG.com -30 September 2023 yang lalu kita sudah pernah membahas keputusan heboh HRC mengganti sosok Sinichi Kokubu yang ditukar posisinya di disiplin motorsport lainnya dari entitas HRC saat itu santer dikabarkan bahwa Tetsuhiro Kuwata juga akan turut diganti. Sampai perilisan tim Repsol Honda 2024, belum hadir tanda-tanda tersebut . Sampai akhirnya di hari terakhir test Qatar yang entah berhubungan atau tidak menempatkan pasukan HRC di posisi juru kunci dari 5 pabrikan yang ikut, akhirnya prediksi itu terealisasi.

Via Autosport hadir informasi bahwa Honda telah memutuskan untuk merelokasi manajer umum HRC Tetsuhiro Kuwata dari divisi MotoGP dan memindahkannya ke bidang otomotif roda empat. Siapa penggantinya Kuwata akan digantikan oleh Taichi Honda yang berasal dari departemen off-road dan baru-baru ini memimpin tim yang berlaga di reli Dakar. Tetsuhiro Kuwata, hingga saat ini CEO HRC, akan terus menjalankan tugasnya di divisi roda dua hingga April 2024

Kuwata telah dikaitkan dengan proyek MotoGP sejak tahun 2010, ketika ia bergabung sebagai insinyur strategi pengembangan, dan pindah pada tahun 2016 ke peran general manager untuk semua divisi balap HRC. Ke depan akankah hadir pergantian pergantian lain seperti misalnya menyentuh manajer tim Alberto Puig? – @tmcblog

20 COMMENTS

      • Paling enak emang jadi komentator disini… Boleh asal ngomong dan bebas komentar.. misalkan omongannya meleset ya ngumpet sebentar..

        • Namanya juga komentator, bukan dukun.
          Lebih ke opini pribadi yang mungkin kadang di sertai bukti.
          Yang ngaco juga banyak.

      • Lah nyatanya Puig dibelakang perekrutan para Spanyol yg gagal itu kan? FYI Marini yg nawarin HRC langsung, bkn ide murni Puig. Kenawhy? Ya krn proporsi Risol udh turun dan kali ini HRC yg nentuin rider, termasuk knp Johan Jarko ditawarin padahal itu rider uzur bekali2 ditolak Puig. HRC lebih pegang kendali skrg. Gua yakin klo Mirs masih papan bawah jg die bakalan dikeluarin dan HRC bakal masukin an other Italian ato rider pirang alih2 Esbanyola. Catet aje komen gw, asal klo kebukti jgn kabur, kalo kaga terbukti jgn diplintir2. Nyinyir silahkan, tapi akal sehat jgn lupa dipake ya ade ade sekalian wkwkwkwk

  1. Dr isi interview beberapa waktu lalu passion dia emang lebih ke balap mobil sih

    Klo Horner jadi dipecat dan terbukti tidak bersalah,mending ganti posisi Puig dgn dia aja wkwkwk

    • Mana mungkin.. apalagi Horner dari jaman mudanya udh di F1. Lagian isunya kan yg bikin kisruh itu malah dari internal induknya alias si kratingdeng
      Kecuali kalau skenarionya si Horner ini dipecat & dinyatakan bersalah. Itupun ga yakin Honda bakal gaet, ya kali perusahaan besar motorsport gambling dg mempekerjakan mantan bos team yg pernah terjaring kasus pelecehan 🤦‍♂️

  2. Honda sedang berbenah dari internalnya dan di sisi lain mnurut gw masalah ada juga di pembalap juga karena dr total kemenangan pembalap Repsol Honda sekarang kalo ditotal cuma 1 kemenagan, itupun dr Mir pas dia masih di Suzuki, meskipun motor udah sembuh apakah bisa ketahuan klo peforma pembalap so-so aja? Suzuki di 2022 masih bisa menang dengan Rins sedangkan Mir jatuh2an setelah jurdun.

  3. Tampak sekali pabrikan Jepang masih tertinggal 1 or 2 level dibelakang pabrikan eropa terutama italy.. Ngejar tim satelitnya eropa saja masih ngos-ngosan apalagi tim pabrikan.. Butuh sosok yg bisa visioner, cepat n solutif untuk mengetahui kelemahan paket motor yg dipakai untuk kompetisi motogp..

  4. Emang sapa wak yg megang tampuk tertinggi di honda ,yg mmpunyai kekuasaan copot psang di depatermen balapnya trmasuk yg trjadi barusan ini?

  5. Tunggu dulu, siapa tahu Luca masih sand bagging.

    Tunggu 3 race pertama Bro.

    Kalau yamaha ga tahu y, karena outlayer konfigurasi mesinnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here