TMCBLOG.com – Dengan kecemerlangan Musim Moto3nya tahun 2021 yang ditutup dengan Thropy Juara Dunia, Banyak yang berfikir bahwa talenta seperti Pedro Acosta hanya akan butuh setahun saja di kelas Intermediate sebagai Batu loncatan untuk menapaki Kelas yang lebih tinggi, MotoGP. Pit Beirer Direktur KTm Motorsport bahkan sempat berkata “Sebelum Qatar, satu-satunya potensi permasalahan kami adalah menentukan siapa dari empat pembalap kami yang akan kami singkirkan jika Acosta naik peringkat ( Ke MotoGP tahun 2023) “ . . . Namun Awal Musim Moto2 dari pembalap Spanyol ini Bisa dibilang tak terlalu Mulus dan mengalami pasang surut.
Dari sudut pandang olahraga, Pembalap berusia 18 tahun itu membutuhkan waktu untuk meluruskan segalanya. Statistik Crash yang tertulis atas nama Acosta sampai Pertengahan Musim sudah mencantumkan angka sepuluh kali catatan. Hanya Sam Lowes dan Jake Dixon yang lebih sering dari Acosta yakni dua belas kali.
Perjalanan Mendaki Acosta di Kelas Moto2 Pecah di Le Mans dimana Acosta memimpin balapan Moto2 dengan percaya diri untuk pertama kalinya, tetapi kemudian gagal. Dua pekan kemudian ia berhasil Menjuarai Race Moto2 pertamanya di Mugello Di Sachsenring Jerman, Acosta berhasil rebut Podium dua dan Di Seri terakhir sebelum Summer Break ia harus absen karena Cidera Saat latihan motocross. . . .
Setelah melihat perjalanan yang tidak Mudah di awal Musim Buat Acosta, Pit Beirer secara Blak Blakan berkata “Kami ( KTM) setuju dengannya ( Acosta) bahwa kami ingin mengendarai Moto2 bersamanya selama dua tahun. Kami tidak ingin melakukan ‘pendakian gila-gilaan di atas lapisan es tipis’ . Tahun depan saya pikir ia akan bisa meraih gelar di Moto2 “
“Kemudian dia akan dipersiapkan secara optimal untuk naik ke kelas primer. Bekerja dengannya sangat menyenangkan. Dia pria yang istimewa, orang yang ceria. Bahkan Setelah Crash, dia yang menghibur kita, bukan kita. ‘We are lucky bastards’ adalah pepatah favoritnya. Dia menginfeksi seluruh tim dengan kegembiraannya.”
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog
Berarti mungkin Acosta itu karakternya mirip Uzumaki Naruto, biarpun gagal tetep sumringah & never give up
Tatakae.. tatakae.. eh ini si Eren ding
Di moto2 dia tidak terlihat spesial & dia kalem kalem aja, entah dia baru sedang belajar/ mempelajari, atau kah dia masih pikir2 dengan besarnya tenaga moto2. Beda marquez dulu, dari 125, moto3, moto2 sampai motoGp semua di buat seperti mainan yang sama (bar bar)
Sepertinya Acosta perlu nambah masa otot lagi,
Marquez sudah siap siap
just a bad luck during the race..
he is a good skilled bastard on his bike..
kata saya…
kru tim ajo KTM emang tidak diragukan kemampuannya dalam membimbing pembalapnya mengeluarkan potensinya,bodoh aja kalo ada yg ga mau masuk di tim itu di kejuaraan awal dan intermediate
lagian sekelas Lorenzo, Marquez,dll aja harus 2 tahun di kelas intermediate
Markez kan sempet cidera mata makanya nambah setahun biar dpt juara dulu
Ada kok yg gak mau masuk tim KTM ajo moto2, ykni fermin aldeguer. Ntah murni dia gak mau atau terikrat kontrak dgn speed up kurang tahun, yg jelas dia menolak KTM ajo motor untuk tahun ini
mungkin kalo mau ke ajo,denda ke boscoscuro disuruh tanggung sendiri juga,makanya dia milih bertahan di tim itu kali
Selain skill dan dukungan teknis, naik ke kelas Motogp juga butuh mental pemenang. Ya kalo hampir setengah musim hobinya nyari akik bisa-bisa malah jiper duluan begitu dikasih kursi motogp.
Pada musim pertamanya di kelas motogp, selain MM, Zarco menurutku adalah pembalap yang seharusnya akan jadi tittle contender seandainya saat itu dikasih M1 terbaru. Mentalnya sudah bener2 siap baku hantam di tahun pertamanya.
Yah bukan title contender lah ya, minimal bisa cucuk-cucukan rebutin podium, yg mana udah oke bgt untuk sekelas rookie.
Masih bisa backlift?
Masih bisa tuh kemaren waktu launching livery baru Prima.
patokan mental zarco siap digebuk gimana ya ?
ya kita tau lah ya ada berapa nama calon superstar yang karna melewati yamaha jadi ketahan potensinya
Pertama, Zarco udah pengalaman merebut dan mempertahankan gelar ditengah hantaman rookie potensial Alex Rinsdan veteran moto2 luthi jadi mental ny udah teruji. kedua Zarco naik ke MotoGP bisa langsung cucuk2an gak peduli itu bhkan Valentino rossi
Moto3, moto2 ada peraturan baru, coba dibahas Pak,
Ride height adjuster, hole shot, dilarang,
panjang handle bar, dll
karna di sana gada ducati jadi dilarang ?
Mantabh pedro
Langkah yg strategis buat KTm,disaat ini bnyk pembalap di bursa transfer kelas motogp
lebih ke buat acosta sih mah wkwk terlalu rame dan dinamis bursanya saat ini
banyak yg terlalu berekspektasi tinggi ke Acosta, padahal umurnya baru 18 tahun di musim rookie moto2 nya,, jadi waktu belajarnya masih panjang, doi udah bisa juara aja di musim rookie moto2 nya udah bagus tuh,
Bukan karena stok rider ktm moto3 yang jauh dari harapan makanya ditahan?
gak buru² dinaikin ya karena rookie ktm sekarang gagal total
Ya Acosta juga mikir kalo naik ktm rc16 😁😌
Raul Fernandez dan remy Gardner aja engap raih poin padahal awalnya digadang bikin ketar ketir Luca marini #ehh
Jdi KTM gak tertarik menaikkan augusto fernandes ke MotoGP? Bhkan tim lain pun seperti gak ada yg melirik nih pmblap