jump to navigation

Ruang Henti Khusus Sepeda Motor . . . Di Bandung Sukses Lho Maret 4, 2011

Posted by Taufik in Safety Defensive Riding.
trackback

from detik-bandung :roll: weleh polepossition niy he he he he :mrgreen:

Bro sekalian, Jika kita sedang berada di selatan Kota Bandung Khususnya di persimpangan Jalan Soekarno Hatta – Buah Batu dan pada beberapa persimpangan lampu merah lain seperti Jalan Pasteur-Rumah Sakit Hasan Sadikin dan Jalan Ahmad Yani-Jalan Riau akan dengan mudah kita temukan sebuah daerah khusus di belakang Zebra Cross dimana tak satu pun kendaraan Roda Empat diperbolehkan masuk area tersebut. Area tersebut dinamakan Ruang Henti Khusus (RHK) Sepeda Motor. Sebuah Ikhtiar Satlantas Poltabes Bandung, Dinas Perhubungan Kota Bandung, dan Puslitbang Jalan dan Jembatan setempat untuk menertibkan persimpangan akibat aksi saling serobot pengguna Jalan.

istimewa

RHK sebenarnya juga telah di aplikasikan di Luar negeri, disana dinamakan Advanced Stop Lines (ASL) Yang jadi pertanyaan bagaimana hasil Ujicoba ini? Nah kebetulan Institut Teknologi Bandung melalui Penelitinya Bapak Muhammad Idris di desertasi thesis S2 Transportasinya meneliti Bagaimana pengaruh RHK sepeda motor terhadap Konflik Lalu lintasnya . . . penasarann kan pengen tahu hasilnya. Di akhir abstraknya, penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa Secara keseluruhan ujicoba RHK pada lokasi studi dinilai berhasil !!

Berhasil nya Kayak apa? Gimana Parameternya? Jadi Begini sang peneliti mengobservasi Lokasi studi Via Video baik pada pagi dan siang hari sebelum dan sesudah RHK di berlakukan di tempat tersebut (persimpangan Soekarno-Hatta-buah batu) . Ada 103 sample waktu Rush Hour baik Pagi dan Petang (total 206) dan menyangkut 20.087 Unit motor dianalisa pada RHK tersebut dan Hasilnya :

  1. tingkat konflik  menurun dari 133,39 konflik/1000 kend.mp menjadi 24,68 konflik/1000 kend.mp untuk waktu puncak pagi
  2. tingkat konflik  menurun 111,10 konflik/1000 kend.mp menjadi 24,10 konflik/1000 kend.mp untuk waktu puncak sore
  3. Tingkat keparahan konflik menurun dari 1,83 menjadi 1,43 pada waktu puncak pagi
  4. Tingkat keparahan konflik menurundari 1,96 menjadi 1,38 pada waktu puncak sore

Dengan turunnya Konflik disinyalir membuat para biker pengguna jalan jadi semakin merasa nyaman melewati persimpangan ini, ini diperkuat oleh angka kenaikan Jumlah lalu lintas yang melewati persimpangan  baik pada waktu puncak pagi dan sore masing-masing dengan 11,92% dan 12,31% . . . Nahhh sudah jelas nih parameter keberhasilannya . . . gimana nih Jakarta Kapan Menyusul?

tmcblog sendiri merasa RHK sepeda motor merupakan salah satu solusi yang positif, manusiawi, motoriawi (kata Kombes Royke), dan tepat untuk Mengurai tingkat kemacetan di kota kota besar semacam Jakarta, Surabaya, Medan, Jogja dan kota kota lainnya . . . Nah gimana menurut bro gimana setuju atau tidak dengan pola RHK ini . . .monggo di share pilihannya, dan semoga artikel ini berguna

Taufik of BuitenZorg

and last . . . silahkan simak kartun benny mice ini . . .profesi lampu merah

Komentar»

1. pakdeguh - Maret 4, 2011

absen wak kaji

2. pakdeguh - Maret 4, 2011

tumben bisa pertamax, kalo saya sih setuju aja biar tertib

3. ウィナ - Maret 4, 2011

ketigax
baca dulu kang haji

4. ウィナ - Maret 4, 2011

klo ini sih saia setuju skali…

5. hmdr2 - Maret 4, 2011

Ok lah

6. mbrut - Maret 4, 2011

enem maning…

7. Mbrut spesialis 6 - Maret 4, 2011

pitu wae lah, baca dulu

8. JiMzzzZ83 - Maret 4, 2011

10 besar aja deh…
8 jg ga ape2…

9. cotto - Maret 4, 2011

Big ten…

10. deadz - Maret 4, 2011

sengtujuhh… idenya keren..

11. pulsariders-001 - Maret 4, 2011

jiah…kalongers semua nich. Kalah cepat :D

12. keinichi - Maret 4, 2011

jadi lebih tertib ya,,,

13. absoluterevo - Maret 4, 2011

Hahhahahah bandung is the bast mantap euy…..!!!!

14. absoluterevo - Maret 4, 2011

Jadi keliatan rapih……!!!!!! Dekat rumah istriku

15. shu_enk - Maret 4, 2011

se7.

16. ridertua - Maret 4, 2011

Mantaf mas infonya…

17. mang - Maret 4, 2011

sebagai urang bandung satujupisan atuh

18. tigerpiceks - Maret 4, 2011

padahal kalau dijogja ruang henti khusus sepeda ontel!! motor ngalah ma sepeda… :hammer:

19. montormiber - Maret 4, 2011

Di Bali juga sukses tuh…..

20. eLRaz - Maret 4, 2011

heran ko ada aja ya yang ngvote ga setuju..yo weslah kan demokrasi ..hihi..

21. TDF - Maret 4, 2011

Info yang berguna bang haji

22. deede - Maret 4, 2011

good idea…

23. Dani Ramadian - Maret 4, 2011

votenya gimana mas Haji?

Gubrakzz

24. az147r - Maret 4, 2011

nambahin kolongerzz….aza…..

25. sof - Maret 4, 2011

Paling2 nanti di samber oleh mobil angkot tuch ruang henti

26. chez - Maret 4, 2011

Mantappp tuh ide,efektif tambah tertib kendaraan bermotor… Ide spele tapi koq baru kepikiran… Itulah innovatif… Maju terus indonesia

27. ScooterMan512 - Maret 4, 2011

Aktualnya ga juga kang..
Masih banyak supir mobil yg belum ngerti..ditegur malah ngambek.. (indonesia bgt dah) mungkin sosialisasinya masih kurang..
Overall saya setuju banget..deket rumah ortu tuh..hehe

28. Overlap - Maret 4, 2011

Sangat berguna karena biker cenderung tidak tertib dengan membentuk lajur kedua atau lebih di persimpangan hingga menutup lajur membuat arus kendaraan dari arah berlawanan “terkunci”. Di bogor pernah ada, persimpangan jalan talang dari arah pemda kab cibinong diatur oleh polisi n supeltas tapi sejak persimpangan jalan tsb dilebarkan, tidak ada lagi karena kepadatan menurun.

29. chez - Maret 4, 2011

Manttaaap bang haji good idea lah

30. ScootetMan512 - Maret 4, 2011

Bused…nyangkut..
Gr2 dah lama ga komen nih :mrgreen:

31. auf13 - Maret 4, 2011

pa idris ya …. jadi kangen PU bag lalu lintas dan jalan — disana saya liat foto2 awal di tahun 2009 kalau gak salah pernah diuji cobakan di perempatan soekarno hatta -buah batu ,…

32. auf13 - Maret 4, 2011

pa idris ya …. jadi kangen PU bag lalu lintas dan jalan — disana saya liat foto2 awal di tahun 2009 kalau gak salah pernah diuji cobakan di perempatan soekarno hatta -buah batu ,…

tapi emang pengaruh banyak mas taufiq soalnya menurut pa idris dulu .. motor lebih cepat dalam melaju di awal sehingga cepat meninggalkan perapatan

33. Overlap - Maret 4, 2011

Nambahin dikit, di beberapa persimpangan biker menutupi lajur “belok kiri langsung” dan berani melanggar pembatas jalan sehingga menutup arus dari arah berlawanan. Klo ada tempat henti spt di bandung akan pastinya akan meminimalkan kemungkinan tsb.

34. rifslank - Maret 4, 2011

bagus kok, motor jadi terpisah dari musuh utamanya(angkot). heheh…
coba dibahas juga tentang penggunaan penunjuk waktu di lampu merah, kenapa seringkali lampu hijau lebih singkat dibanding lampu merah?
nuhun.

35. satrio - Maret 4, 2011

nach laya gini salah satu solusi………. bukan malah dilaraaang he he he

36. Moy17 - in max speed - Maret 4, 2011
37. Triyanto Banyumasan - Maret 4, 2011
38. vixionr15 - Maret 4, 2011

Keren tuh, biar gansih kesempatan pejalan kaki nyebrang. Ingat deh bukan kita doang yg menggunakan jalan.

39. Terajana - Maret 4, 2011

Sebagai Salah satu Bikers di Bandung, saya setiap hari selalu melewati persimpangan yang ada RHK-nya, memang sayang berfungsi sekali buat saya, nyaman, tidak perlu “senggol-senggolan” dengan mobil, pokokke lancar. mohon diperbanyak lagi RHK nya pak pulisi :D Modal Cat Merah Hasil Melimpah (Kaya panen aja ya hahahaha)

40. Wong ndeso - Maret 4, 2011

@sof
Kalo diserobot angkot? Semua bikers adalah brother, mari bersatu dorong angkot tak tau aturan itu ke selokan terdekat
Hihi.. Biar tertib
Selama ini angkot kan selalu songong, mau belok kanan,eh ambil kiri, macet dah

41. Wong ndeso - Maret 4, 2011

@risflank
Jelas secara umum merahnya lbh lama bro.
Misal utk yg pembagiannya sama-sama hijau 15 detik, berarti yg laen dpt merah 45 detik..(untuk perempatan) karena dari 4 arah yg hijau 1 yg merah 3..

42. yuwono - Maret 4, 2011
43. pakbambangnunggangjaranwesi - Maret 4, 2011

apik apik apik

44. ScooterMan512 - Maret 4, 2011

@rifslank
Kalo lampu hijau sama waktunya dengan lampu merah..kasian yang lain yg dr lawan arah kelamaan nunggunya om…hehehe..
Asumsinya waktu lampu hijau itu 1/4 waktu lampu merah..kalo di perempatan..biar adil…(maksudnya adil, tp altual banyak yg kacau juga)

45. Rere - Maret 4, 2011

berguna banget bang haji, tapi namanya kok “Ruang Henti Khusus” ???? knpa gak “Area Henti Khusus”???
yang namanya ruang khan harus ada atap, lantai dan dinding.

46. Rere - Maret 4, 2011

berguna banget kang haji…
tapi namanya koq “Ruang Henti Khusus” ????
knpa gak “Area Henti Khusus” ?????
khan yg namanya ruang ada atap, lantai serta dinding pembatas…..??%%%%

47. jakatimur - Maret 4, 2011

SETUJUUUUU 1000%!!!!
Kalau perlu setelah 10 detik lampu merah menyala langsung keluar pagar pembatas dari garis terdepan supaya beberapa detik menjelang lampu hijau tidak ada motor2 yang melanggar….

O IYA saya setuju juga dengan adanya timer dilampu merah. pengendara juga jadi tau berapa detik dia harus menahan hasrat menggebu2nya untuk tarik gas…

48. Ujang - Maret 4, 2011

Gimana kalo ditambahin peneduh sepanjang jalur itu? Jadi kalo ujan ato panas pengendara spd motor ga kehujanan ato kepanasan….

49. mercon - Maret 4, 2011

mangstab,
oot dikit nih bang haji,,
bagus deh, lebih baik terlambat, daripada tidak sama sekali, padahal di luar negri sono dah lama diterapkan, mudah2an segera menyusul di kota2 lain, kalo gini kan mangstab, nggak perlu studi banding sampe ke yunani segala belajar etika (kayak tetangga sebelah :) ) , tapi manfaatnya jauh lebih mengena dan dirasakan oleh masyarakat. tambah curhat dikit nih, di daerah saya yang sudah menerapkan belok kiri, harus mengikuti sinyal lampu merah, malah tambah macet, :(
tapi gambar yang ke dua seram amat,, gak kebayang ukuran ‘belalainya’ kalo segitu,,,

50. scnk - Maret 4, 2011

dukung ajalah :D

51. foens - Maret 4, 2011

Kalo di Surabaya ada tuh yg mirip kyk gt tapi lajurnya khusus disamping walopun msh khusus spdmtr ama plat kuning yg sudah dipisah kyknya jadi lumayan enak aja ridingnya

52. Bonsai Biker - Maret 4, 2011

awal yang baik, tumben yang diperhatiin motor, biasanya motor menjadi obyek penderita, suruh minggir lah, makek lampu siang bolong lah, gal boleh masuk jalur cepatlah, nah untuk yang ini nampaknya motoriawi, dimana motor jadi obyek tapi bukan penderita

53. Rere - Maret 4, 2011

@mercon: iya gan, baru nyadar gambar keduanya serem, bisa ngeres ngebayangin gambarnya.

54. si oom as varioputiih - Maret 4, 2011

Jogja punya ruang tunggu sepeda oom, sepeda onthel :)

55. vyzex - Maret 4, 2011

@ rere

mungkin karena:
1. diadopsi dari bahasa inggris…
dalam fisika, jarak ditulis s
s adalah singkatan dari space (ruang)
kalo diindonesiakan jadi spasi..
dalam benak kita, spasi itu jarak (satu dimensi),
namun pengertian sebenarnya adalah ruang (3 dimensi)
seperti, “give me some space”
space nggak perlu ada atapnya kan?

2. biker dan motornya kan 3 dimensi…jadi butuh ruang juga untuk berhenti..
kalo 2 dimensi, nanti bikernya sama motornya jadi tempe penyet

(ngawur.com)

56. FuadStuxnet - Maret 4, 2011

setuju banget,, tapi untungnya jayapura belum semacet itu yak,,
.
fungsinya penting banget, n skaligus memberi ruang bagi pengguna jalan lain, pjalan kaki. MATABS!!!

57. IPY - Maret 4, 2011

untuk sepeda ada, untuk motor juga ada…

58. hampura - Maret 4, 2011

Eh….kirain bisa sambil ngopi am nyocol colenak bandung …ah…manis..manis asem…. bagus lah..masa banyak pakar transportasi gak bisa benerin…sekalian benerin tuh brandalan motornya…makin parah kayaknya..!!!

59. 1001nickname - Maret 4, 2011

belum semua jalan ada tapi mas..
baru di Pasteur, Martadinata, Peta,
mudah2an setiabudhi ada…
buat sepeda ontel juga…

60. 1001nickname - Maret 4, 2011

@ 52. Bonsai Biker..
itu yang gak boleh masuk jalan cepat, tapi kemaren banyak MOGE ngeliwatin jalur cepat gak ada yang nyemprit tuh bons, padhal kan MOGE masih mongtor-mongtor juga…
Dzigh…

61. Taufik - Maret 4, 2011

@18. tigerpiceks
saya dengar juga begitu . . .disana pit onthel dapet ruang khusus ya . . . sip

@23. Dani Ramadian
hah, kamsute gmn ????? jebakan betmen iki yo?

@45. Rere
jadi begini
kalo belum ada motornya itu memang seperti layaknya area . . .berdimensi 2 variabelnya panjang dan lebar seperti gambar ini:

tapi kalo udah diisi penuh kayak ini :

maka akan menjadi ruang karena membutuhkan dimensi tinggi . . . betul toh

kalo disebut area . . .nanti semua motor nggak boleh didiriin . . .harus rebah semuah soale nggak boleh ada tinggi nya . . .walah walah koq jadi tambah ruwet jawabannya xixiixixi :mrgreen:

yowes tapi benang merahnya dapetkan? , cmiiw

62. scnk - Maret 4, 2011
63. rifslank - Maret 4, 2011

@wong ndeso & @scooterman512
makasih om atas pencerahannya, soale bingung dengan perbedaan timing lampu hijau/merah… kadang di beberapa spot malah bikin repot apalagi ketika ada oknum pejabat yang gak bisa merakyat, bikin tambah macet…
*nyesel kemarin gak nanya kanit lantas yang lagi main ke rumah temen…
**info dikit: jalan sukajadi atas akan diberlakukan jalur searah, hanya ke arah utara(lembang).

64. Jabi - Maret 4, 2011

good..dan saya sudah merasakannya..emang tertib bro kalo diberlakukan aturan jalan seperti ini..

65. ridertua - Maret 4, 2011
66. gasspoll83 - Maret 4, 2011

sebagi orang bandung emang terasa banget cuman harus lebih di perbanyak lagi

67. gcm - Maret 4, 2011

bang haji, tolong dijelaskan dong maksud konflik lalu-lintas itu apa? Apa gontok2an, atau gimana?
THNX

68. richie - Maret 4, 2011

Bagus nih ide yang diterapkan Poltabes Bandung, coz emang menurut Gwa perlu adanya Ruang Henti Khusus di kota-kota besar, seperti halnmya jakarta juga perlu soalnya khn untuk mnegurai kemacetan akibat kendaraan2 bermotor yang saling nyerobot gt

69. satriafu150 - Maret 4, 2011

Boljug tuh di aplikasikan di jogja.
BTW, kartunnya kurang gede Kang, ga bisa di Zoom.
But, nice inpoh.

70. Aa Ikhwan - Maret 4, 2011

Bang haji,.. di tangerang ada juga tuh ruang henti sepeda motor cm blm sempet difoto aja. Cuma beda penulisan dan warna saja, di Tangerang satu kotak besar warna kuning tertulis SEPEDA MOTOR.

71. Taufik - Maret 4, 2011

@67. gcm
walah saya juga belom ngerti penjabaran teknisnya bro . . .musti baca desertasinya full dong . . .manteb kayaknya :D

@70. Aa Ikhwan
boleh tuh spysotnya bro :D

@69. satriafu150
dapetnya itu doang . .. itu juga boleh ngerampok pagi2 di mbah google :D

72. adjokasep - Maret 4, 2011
73. bakulbekicotjepang - Maret 4, 2011

wah iya nih…kudunya di setiap kota diaplikasi yg kayak gini… :mrgreen:

74. TH - Maret 4, 2011

Strategi yang jitu…..MAntab Bandung…!!!
Bagus kang…..SETUJU klo coba diterapkan di jakarta.

75. k1D - Maret 4, 2011

Klo bisa didukung dengan undang-undang pemakaiannya Mas, contoh : RHK hanya boleh digunakan utk Motor, Utk Mobil yg berhenti di RHK akan ditilang.
Jadi tambah sip, krn akan ada Pemantauan tambahan dari Bpk2 Polisi di Lapangan … :D

76. j4na - Maret 4, 2011
77. goyobod - Maret 4, 2011

Lho kapan ke bandung nya, kang? Kok gak kopdar ? :D

78. JAFFAR_LEGEND OF THE CRAZY HORSE - Maret 4, 2011

salah satu sistem yang bisa dicontoh di kota2 besar di indonesia.

79. smashrider - Maret 4, 2011

absennn….

80. soekotjock - Maret 4, 2011

gw baru2 ini tinggal di mbandung dan gw rasa RHK itu cukup dangerous catnya,sangat2 licin,nggak ujan aja licin apalagi klo ujan (kyknya bahan catnya different ama bahan cat busway…)

trus satu lagi mas,RHK itu mendorong pemotor untuk terus maju pantang mundur menerobos antrian kendaraan lain d lamer sampe akhirnya k RHK….bayangin aja klo kondisinya lagi penuh bgt d lamer dan RHK sudah penuh juga dan pemotor2 ini masih berusaha maju sampe k RHK…inilah yang terjadi di per3an pasteur setiap weekend…

81. soekotjock - Maret 4, 2011

per4an pasteur maksud gw…

82. masdiisya - Maret 4, 2011

asyik kebuka semua nih pengunjung yang orang bandung… dah lama nih nggak balik ke bandung…ntar dilihat hehehehe…
pokoknya setuju deh untuk ketertiban pengguna jalan..
btw kartunnya kekecilan Kang…

83. aye - Maret 4, 2011

saya setuju kalo belalainya panjang amat….

84. 2strokers - Maret 4, 2011

untuk di tangerang hanya ada di Persimpangan Daan Mogot – Tanah Tinggi (depan perumahan bea cukai) dan cat nya sudah pudar. Atau memang baru uji coba, sehingga kualitas cat hanya sementara? mohon pencerahan…

85. JAFFAR_LEGEND OF THE CRAZY HORSE - Maret 4, 2011
86. choirul - Maret 4, 2011

kalo di jogja baru ada ruang khusu berhenti sepeda…. keren juga ya pak polisi

87. agoey - Maret 4, 2011
88. lufi - Maret 4, 2011

wah… bisa di tiru nih tuk kota² besar

89. andra - Maret 4, 2011

seneng banget ya ngeliatnya motor pada berhenti rapih gitu… setuju deh kalo RHK diterapin di persimpangan2 padat…

90. Anti Jaos - Maret 4, 2011

Penjualan Yamaha semakin jauh tertinggal dari Honda. Silakan intip: http://otomotif.kompas.com/read/2011/03/04/09200099/Honda.Tancap.Gas.Perlebar.Jarak.dengan.Yamaha
“Yang lain semakin pasrah” …..??????

91. aWi - Maret 4, 2011

Setuju sekali. Kadang suka gontok-gontokan sama motor. Kadang saya suka lupa (pas mengenderai mobil), lewat tuh marka… akhirnya ada yg kasih tau … malu deh.

Pas giliran pakai motor, nyaman sekali. Sip deh.

92. zaqlutv - Maret 4, 2011

kalo di bandung sukses kapan diimplementasi di kabupaten lain yach?

93. GODJIE - Maret 4, 2011

Wah kang haji ngebahas RHK Bandung toh he3, ane kebetulan sering lewat jalan perempatan ahmad yani dan riau atau buah batu-soekarno hatta, dan betul RHK ckp membuat pengendara motor lbh teratur dan menghindari konflik dg kendaraan roda 4.
tapi ada yg disayangkan klo selama ini yg disebut2 kendaraan roda 2 itu byk yg tdk taat aturan trnyta setelah ada RHK ini mulai terlihat pengendara mobil jg trnyta byk yg tdk taat aturan, ane udah bbrp kali (malah sering) mergokin mobil yg dg santainya berhenti di RHK sehingga menyebabkan setengah ruang RHK habis oleh dia malah terkadang RHK nya habis oleh 2 mobil dan sayang seringkali tidak ada polisi yang mengatur, akhirnya terpaksa pengendara motornya ngalah dan selip2an lg diantara mobil krna g kebagian RHK.

94. donat tulen - Maret 4, 2011

kang data february katanya yamaha dibantai habis lagi ya ma si honda…

95. donat tulen - Maret 4, 2011

wah FBY siap di ledek lagi nieh… ahahahaha

96. donat tulen - Maret 4, 2011

liat di kompas otomotif nieh….

97. Stabilo Kuning - Maret 4, 2011

Good,
lebih bagus lagi kalo ada jalur khusus Motor, tapi Mobil tidak boleh lewat/masuk.

98. adicuzzy coolrider fixer - Maret 4, 2011

gambar lambang pengendara sepeda motor di aspalnya lucu ya, kayak orang ngangkang tuh…xixxi :mrgreen:

99. Taufik - Maret 4, 2011

@94. donat tulen
udah dirilis, cekidot update artikel teranyar mas bro :)

100. Taufik - Maret 4, 2011

@93. GODJIE
harusnya emang ide ini diperkuat dengan peraturan tertulis . . .kalo belum masuk ke UU lalulintas
mungkin bisa dijadikan peraturan daerah atau semacamnya
jadi yang berwajib pun bisa punya pegangan ayat buat penindakan, cmiiw
sekalian
abisin podium 100 ahh

101. jenderall - Maret 4, 2011

100…infona mantaff

102. jenderall - Maret 4, 2011

jaaahhh..keduluannn
**ampun juragaaaann

103. ^SIMO - Maret 4, 2011

di tangerang udah ada kang…di perempatan daan mogot udah di bikin…

104. Taufik - Maret 4, 2011

@jendral
waduuh maap jendral saya nggak tau jendral ngicer sikurus jugak xixixiixxi :mrgreen:

@103. ^SIMO
ditunggu poto potonya bro buat artikel mendatang he he he

105. Kyoghi - Maret 4, 2011

setuju……….

106. wahyuBali - Maret 4, 2011

Di Bali, Denpasar khususnya juga diterapkan RHK om Topik,per september kyknya, emang sih jd teratur,rapi, tp d beberapa titik, megaphone – nya mati,,kyknya kurang konsisten nih pemerintah,,polantas khususnya,,,

107. Tristan - Maret 4, 2011

Be Savety Riding,,,,
kalo tertib gitu, kan bisa lebih aman dan nyaaman,,
Kalo bisa jangan d bandung ajah,,,
d kota2 lain juga d terapin,,,
apalagi yang jumlah kendaraannya dah padat banget,,
alangkah senangnya, dapat kendaraan yang nyaman dan aman, trus berllu lintas pun juga aman,,,
setuju banget dah,,,

108. saferide - Maret 4, 2011

gambar nya :) ) =))
ckckkck
panjaaaang banget yang “tengah” nya =))))))

109. Rere - Maret 4, 2011

oke dech bang haji, kembali ke benang merah….
thx penjabarannya….
moga kota kota laen bisa mengekor….
entah itu kota yg udah sering terjadi kemacetan ato blom.

110. bennythegreat - Maret 4, 2011
111. aurora - Maret 4, 2011

Setuju banget dah…
semoga di tempat gw jg cepat diterapin hal yg positif kayak ginian.
mempermudah pengendara motor pas lagi berhenti lampu merah. he he

112. aurora - Maret 4, 2011

Setuju banget dah…
semoga di tempat gw jg cepat diterapin hal yg positif kayak ginian.
mempermudah pengendara motor pas lagi berhenti lampu merah.
he

Lam bikers

113. macan74 - Maret 4, 2011

Jangan terlalu yakin mas Taufik. buktinya di Bandung yang di Pasteur malah sering dimati’in lampu’nya n dipasang tali rafia (alias semua wajib belok) akhirnya di dpn perempatan ga mcet tapi macetnya dipindah ke jalan2x tikus di mana kendaraan harus pada balik 180 derajat / potong jalan

114. Fiana - Maret 4, 2011

awalnya emang kerasa aneh,, tapi lama2 emang kerasa manfaatnya buat pengguna R2.. bangga jadi orang bandung.. :oops:

115. damhar - Maret 4, 2011

setuju sama bro Soekotjok soal licin..
konsep RHKnya ok, layak diterusin, tapi ya itu, kalo hujan jadi licin. bahaya banget kalo harus hardbreaking (bener gak ya istilahnya?). apalagi ditambah kebiasaan biker yg kalo kuning cenderung malah nge-gas, begitu kelihatan nggak dapat ya pasti hardbreaking..Nggak hujan pun juga relatif lebih licin dari aspal.
Pernah sekali kepleset di zona aman sekolah yg dicat merah gitu juga sih..

Ide aja, lantai merahnya dibikin bergaris2 melintang seperti di jalan cor gitu, kayaknya bisa membantu. Itu juga sudah diterapin di pabrik tempat saya bekerja karena ban forklift sering slip waktu melewati zebracross untuk pedestrian

116. uDien D'kab 234 - Maret 4, 2011

weeeeew … sayah pernah nangkring di RHK om, tuh di gambar pertama coba cari sayah, itu di pasteur om … :mrgreen:

117. uDien D'kab 234 - Maret 4, 2011

memang terasa motoriawi dan lebih tertib … :mrgreen:

118. Shark - Maret 4, 2011

segera laksana Gan !

119. dsebryant - Maret 4, 2011

Semoga Ruang Henti Khusus (RHK) Sepeda Motor ini,
Bisa Di aplikasikan di seluruh Indonesia,
Sehingga lalu lintas dapat berjalan lancar,
Mengurangin tingkat kecelakaan,
Dan kemacetan lalu lintas,
Dan yang penting adalah efisiensi Waktu.

120. dsebryant - Maret 4, 2011

Bagus Sekali Hal ini,
Karena dapat Mengefisienkan Waktu dari kemacetan lalu lintas.

121. GRANDTRUSMO - Maret 4, 2011

ayo terapkan di seluruh jalanan jangan cuma jakarta kalo bisa JABOTABEK :) biar bikers makin tambah nyaman :)

122. orriza - Maret 4, 2011

Apa nggak anget2 t*i ayam ya kira2..?? awal2nya aja rapi entar amburadul lg. Perlu adanya Waskat tuh..!! (pengawasan melekat)

123. onitelomoyo - Maret 5, 2011

emang tuh sekarang roda 4 udah kurang ajar ..!!’ mhasa lajur semua di isi sama mereka …mana jatah roda dua..!!! sampe harus mlipir naek2 trotoar….” nukan anti roda 4 ya mbo kalo mo pake roda 4 weekend wae..”….:)

124. cb914 - Maret 7, 2011

wah ini tempat saya tinggal haha…….
itu ada pos polisi loh disamping gambar pertama jadi mau ga mau hahaha….

125. noFUN - Maret 7, 2011

seperti kata ^SIMO

Di Daan mogot masuk ke daerah Tangerang, sudah ada itu “ruang khusus” dari kapan tahun.. (lupa :mrgreen: ).. tapi.. warna cat-nya KUNING..
dan tidak berjalan semestinya… hehehe…

yg namanya Truk, Angkot bisa maju memenuhi “ruang khusus” itu dan motor bisa sampe ke kanan, di jalan berlawanan arah (cuma ada marka di jalan, gak ada separator..)

*tiap minggu pulang ke cilegon (dan balik ke jakarta) pasti lewatin “ruang khusus” itu..

126. kanaya - Maret 7, 2011

bagus tuh setuju banget kalau bisa sih jangan cuma ruang henti aja tapi ada jalur khusus juga dong buat pengendara sepeda motor, soalnya sekarang kalo naek motor jadi serba salah diem di kanan diklaksonin melulu sama mobil trus diem dikiri banyak angkot berhenti jadi harus gimana doong…

127. keongmanis - Maret 7, 2011

wahh makin cinta nih sama bandung,mudah2an nambah yah jalurnya gak hanya di daerah bubat aja ,tapi di berbagai jalan yang lain biar pengendara sepeda motor bisa lebih tertib lagi di jalan kan jadi rapih tuh he..he..

128. KucayOVIC - Maret 10, 2011

Kalau secara Observasi memberikan indikator keberhasil yang baik kenapa tidak diterapkan dikota besar dulu di Indonesia.

129. mehonk_edan - Maret 11, 2011

Setuju sama kepolisian Indonesia…biar tertib dan aman harus seperti ini..tp ada saja mobil2 yg melanggarnya…kalau bisa di kota besar Indonesia ada jalur khusus untuk sepeda motor…agar keselamatan lebih terjamin.
Sukses buat Indonesia..

130. mehonk_edan - Maret 11, 2011

Ditambah jalur khusus seperti busway klo bisa…jd keamanan pengendara motor lebih terjamin…

131. ino23 - Maret 29, 2011

wah klo segi positifnya sangat besar kenapa tidak dilanjutkan diseluruh kota bandung dan kota-kota lainnya seindonesia. klo bisa biar tambah nyaman ditambah atap diatasnya biar adem….. hehehehehhehe

132. sintoGENDENG - Maret 31, 2011

Sebenarnya ini merupakan hal yang luar biasa..tapi akan jadi biasa kalu tetap saja pengendara motor nya tidak disiplin..hayoo, budayakan DISIPLIN!!

133. Sting_Ray - Maret 31, 2011

Setuju sekalii. Sudah seharusnya hal seperti ini diterapkan di setiap simpang jalan =]

@ Setuju ma Mbah Sinto Gendeng
Selain sarana pra sarana, budayakan juga disiplin dan aman dalam berkendara. Go safety riding.

134. sailormoon ^_^ - April 26, 2012

Iyapp..sepakat dengan ini mas bro..Sukses di kota bandung RHK ini. Saya pun tiapha ri melewatinya, yang dijalan ahmad yani….cukup efektif ni…serasa di karpet merah..haa…bisa nyelip2 lagi klo ketinggalan di belakang eh ternyata didepan kosong…hee..ayo diterapkan di kota lainnya.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.324 pengikut lainnya.