
kualitas finishing cat di hampir seluruh body sudah memenuhi standar rapi bro. Striping minimalist di tangki cukup elegan dengan paduan dua garis tipis dan garis tebal, desain striping yang sdikit beraroma klasik ini banyak di temukan di motor-motor naked bike macam Ducati Monster dan Triump Thruxton . . .kalo nggak salah FZ 16 juga pake striping kayak gini ya?, cmiiw
Kedua Ban pada Varian DD ini menggunakan rem Hidrolik cakram. Depan menggunakan kaliper dua piston dan belakang menggunakan kaliper 1 piston. Saat saya pakai riding terlihat proporsi pengereman Depan : belakang kira-kira 2 : 1 , hal ini menurut saya sudah cukup tepat sehingga pengguna awal pun tetap bisa melakukan proporsi pengereman yang benar dimana rem depan tetap merupakan part pengereman utama. Desain cakramnya pun begelombang seperti yang bisa ditemukan di Ninja 250R dan Kawak Athlete . . . desain ini selain memperingan bobot cakram, juga dapat mengoptimalkan heat transfer, sehingga petal cepat dingin .. . pengereman pun diharapkan lebih ‘ngigit’
Segitiga atasnya diberi semacam penutup dari plastik untuk menunjang estetika. Setangnya berjenis clip on atau setang jepit mengisyaratkan aroma sporty/ Racy pada motor ini
Di balik Batok headlamp dapat kita lihat panel Digital berupa Takometer, Odometer, Spedometer, 2 mode trip meter, penunjuk bensin dalam bentuk bar, Jam sedangkan penunjuk Gear netral N dan indikator sen terletak di kiri bawah yang di cover dengan arkrilik berwarna smoke . . . kalau riding malam terlihat tapi kalo riding siang, kadang kurang terlihat he he he he . . . . Oh ya Visor yang tembus pandang juga berhasil menghilangkan efek glare pada panel LCD walaupun bro bawa saat riding ditengah hari bolong
Motor ini menggunakan Mesin berwarna Hitam legam dengan dimensi yang proporsional sehingga daerah dibawah Tangki bbm nggak terlihat terlalu ‘cungkring’/kurus. bro bisa lihat ada penyetel kabel kopling di gambar atas . . . dan emang cuma di situ yang bisa disetel, nggak ada opsi menyetel kabel kopling di tuas kopling handle bar seperti yang umumnya TMC temukan di sport-bike/ motor laki. Motor ini menggunakan satu busi dengan dua elektroda.
Lampu utamanya cukup terang, namun sayang masih menggunakan sistem AC sehingga masih sedikit terlihat kayak lampu spaneng bila motor dalam keadaan hidup idle he he he . .. yaah macam motor-motor bebek lah . . . Biasanya Motor sport sistem kelistrikanya udah DC, mungkin ini bisa jadi satu input pengembangan lanjutan Varian Apache ini.
Lampu Belakang merupakan perpaduan antara Lampu dan Mata kucing. Mata kucing menempati posisi di tengah, sedangkan lampu-lampu Led mengelilingi mata kucing tersebut. Penggunaan Lampu led cukup mengetengahkan aspek futuristis dari motor ini. Sedangkan untuk menerangi pelat nopol, sebuah lampu bohlam wat kecil digunakan di sebuah fitting khusus diatas tempat Nopol, mirip seperti yang bro dapat lihat di umumnya Moge-moge sport, Ninja 250R, pulsar series dan shogun 125.
Desain Tangkinya cukup Unik membesar dan melebar ke bawah ditambah shroud, rider yang nyemplak biasanya memperoleh impresi Big Bike Like kalo melihat tangkinya. Tutup tangkinya semodel dengan yang digunakan di Ninja series, dan Pulsar series . . . tapi kok nggak ada engselnya . .. jadi kalo di buka copot semua githu kayak tutup tangki vixi dan tiger. Striping tulisan TVS plus lambang Kudanya di tangki mungkin akan lebih ekslusif bila berupa decal 3D seperti yang dilakukan di varian Pulsar
Ok sekarang kita akan beralih ke sasis dan mesin. Sasis Double Cradel yang dipakai menopang mesin 160 cc ini terlihat cukup kukuh. Di cradle depan sepertinya da lubang mur yang tak digunakan. sepertinya di india sana lubang ini digunakan untuk menemplelkan bulbar/ engine guard . . . finishing detail berupa sisa sisa weldingnya cukup rapi, ini merupakan salah satu nilai plus. Eiiit . . . sampe baut-baut dan Bannyanya pun merk TVS bro weleh weleh 🙂 . .wew ada bonus engine cowl plastik abs tuh di bawah . . . desainnya juga cukup serius tuh 🙂
Foot stepnya terbuat dari bahan alumunium ada njendulannya tuh . . mirip varian motor-motor sport fairing. Motor ini terdiri dari 5 gear : 1 bawah 4 atas . . .mirip vixi lah. Tapi kayaknya agak sulit untuk mengaplikasikan footstep racing aftermarket, karena footstep ini nyambung ke footstep boncenger dibelakang bro
Sok belakang Gas Nitrogen, saya nggak tahu deh . . . sepertinya manufaktur sok breker di india sudah cukup maju ya. Sampai sampai Sok belakang untuk motor harian mengunakan gas Nitrogen sabagai fluidanya. Yang pastinya mereka bisa pmemproduksi massal sok bagus dengan cost yang rendah.
Separated rear Grip cukup sporty dan yang pasti mempermudah saat parkir.
Motor ini menggunakan Karburator Mikuni . . .lho kok berbeda sama di web site? . . . disana tertulis injection. Saya sudah kasih input ini ke TVS. Mudah-mudahan bisa ditindak lanjuti
nah yang saya lingkari hijau itu adalah sesuatu yang maih belum saya mengerti namanya dan fungsinya . .. kira-kira apa ya?
Oke deh segitu dulu ya buat impresi fisik . .. Artikel review Berikutnya akan berkutat ke review riding menyangkut ergonomi, feeling riding, performa, mileage dan hal-hal lain dalam rangka penggunaan motor ini untuk berkomuter . . . so stay tune di TMC ya, semoga berguna
Taufik of BuitenZorg
.
















boleh juga nih motor, semakin seru aja persaingan motor sport di indonesia.. mantaf….
YANG UNTUNG KONSUMEN JUGA … PALNG PUSING MILIH NTAR
halo bro, ikut komen ya.kl tvs apache brothers mau lbh enak, busi, per and plat kopling kudu diganti. oli pk yg sae 10w-40. bensin minimun beroktan 92. pasti kerasa bener tuh performance racingnya…
ternyata foto2 dari sini juga dimuat disini :
forum thailand
http://the-cycle.com/webboard/topic.php?id=00006656
orang thailand mantau perkembangan otomotif indonesia juga ya 😀
disini juga :
http://the-cycle.com/webboard/topic.php?id=00006653
kali ini tentang minerva r150vx 😀
Enak ya jadi blogger, dipinjemi motor buat test ride.. 😆
Semoga bisa mendongkrak penjualan TVS
asli ni motor kenceng bener… tarikannya manteb. Pulsar ane mah lewat. tp gw ttp setia ma Pulsar jok nya pas bgt ma pantat gw yg segede tampah. jd ga cape klo jln jauh.
masih bagusan hnd unicorn y?
Kemaren sempet nyoba juga niy Apache, tapi ane kurang cucok ma karakter motornya, kopling nya enteng banget jadi klo yang ga biasa bakalan sering loncat/ mati mesin motornya.
Cuman secara fisik siy keren, buldog banget alias gede didepan kecil dibelakang. Tapi niy motor barang lama siy, kayak nya TVS udah mulai berani buat main di Jakarta, karna selama ini lebih aktif jualan di daerah.
jujur ki kang opik, secara keseluruhan motor ini lebih baik dari produk yang sekelas tapi dari marketing dan 3s nya kayaknya pulsar lebih siap. mau beli takut part gak siap!” wah … mosok aku beli motor partnya gak ada terus tak buang” tak tunggu part ada wae lah.., moga moga wong tvs ngerti.,
Gan..Untuk Ergonomi Rider nya gimana gan?
Tinggi Ane 160 cm gan..
saya pengguna RX Z sudah 15 tahun, masih setia sampai sekarang, sempat nyoba bajaj 180 ama tvs ini, secara kualitas produk kyaknya built in quality nya TVS lebih baik, lebih rapi danyang jelas istri saya lebih suka ama Apache, hehehe, cuman harganya itu lho, kok lebih mahal sampai 2 juta dibanding pulsar 180, hehehe, jd bingung pilih mana, ada saran mas opik?
waw…lengkap ulasannya kang…. btw dr segi fitur Apache masih unggul dibanding dengan kompetitor dr merk jepun d sini….
Kemaren sempet nyoba juga niy Apache, tapi ane kurang cucok ma karakter motornya, kopling nya enteng banget jadi klo yang ga biasa bakalan sering loncat/ mati mesin motornya.
Cuman secara fisik siy keren, buldog banget alias gede didepan kecil dibelakang. Tapi niy motor barang lama siy, kayak nya TVS udah mulai berani buat main di Jakarta, karna selama ini lebih aktif jualan di daerah….muali bersaing dengan madein japan nie……
saya suka tvs apache karna tariknya dasyat dan spontan, saya hampir dibawahnya terbang tuh. hehehehee…. busyet nie motor gayanya keren buldog banget, tapi ane kecewa sama onderdilnya yang masih jarang banget, tolong dong pihak tvs lebih memperhatikan kebutuhan konsumenya….tks .