Bagi Para penggemar kecepatan dan atau para pembalap profesional seperti para rider WSBK maupun MotoGP selalu mencari timing yang paling tepat untuk bisa berganti gear/ Gigi . . . Namun kapan kah kita harus mengganti gigi yang optimal? Apakah pada saat RED LINE atau Garis RPM menunjukan garis Merah ? Setelah membaca tulisan datsun.com tmcblog mencoba share dan sama sama belajar dengan bro semua tentang kapan harus Genti gear yang Optimal . . .mari kita mulai  . . .

Teorinya adalah Pada gear yang lebih tinggi kita harus menyiapkan nilai torsi yang sama atau sedikit lebih tinggi dari Torsi Gear awal. Misalnya Torsi saat di gigi 1 adalah 20Nm pada rpm tertentu , maka saat kita berpindah ke gear 2 torsi yang didapat sesaat setelah pindah jangan DROP atau terlalu tinggi . ..  Kalo Drop yaaa tau sendiri, lari motor akan semakin loyo . . . namuan kalo ketinggian dan kita nggak bisa nggak bisa menahan motor maka motor bisa Stall , wheely dan berbahaya tentunya, cmiiw

Yang pertama harus bro sekalian ketahui adalah data Torsi-RPM dari Motor bro yang berasal dari data pabrikan maupun data hasil pengujuan Dyno/Dynamometer. Kalo bisa data yang bro dapatkan merupakan  data detail torsi di setiap rpm dan biasanya penyedia jasa dyno mesin memberikan hasil ini. Sebagai contohnya Kita gunakan data anonim dari datsun.com (kayaknya data torsi mobil)  . . . Bro bisa lihat datanya di atas . . . di sana ada data nilai torsi yang terukur/terhitung pada masing masing gear 1,2, dan 3.

http://ninja250r.files.wordpress.com/2010/08/testridebyson7.jpg

Lalu Jangan Lupa Nilai gear rasionya . . . Pada Contoh studi kasus kita gear 1 memiliki gear ratio 3:1 | gear  2 memiliki gear ratio 2:1 | gear 3 memiliki gear ratio 1,3:1.

Kasus pertama . . . Misalnya kita ingin pindah gear satu ke dua di RPM 6.000 . . .maka sesaat setelah pindah gear rpm akan drop ke 4.000 rpm karena perbedaan gear ratio. Torsi gear 1 pada 6000 rpm adalah 330 . . . dan torsi gear 2 pada 4000 rpm adalah 220 . ..  hmmm drop torsinya jauh euuy 110 LbFt

Bagaimana bila ganti gear 1 ke 2 di rpm 6.400 . . .maka sesaat pindah ke gear dua rpm merosot ke 4.266 . . . dan perpindahan torsinya adalah dari  285 ke 250-an rpm . . . . .  nahhh turunnya 35 lbft . . .  lumayan nggak begitu drop

Bagaimana bila ganti gear 1 ke 2 di rpm 6.800 . . .maka sesaat pindah ke gear dua rpm merosot ke 4.533 . . . dan perpindahan torsinya adalah dari  210 ke 250 rpm . . . wew . .  lumayan tinggi lompatan torsinya . . . siap siap wheely

Sehingga dari data data diatas diperoleh Hipotesis bahwa RPM paling optimal untuk pindah gear dari satu ke dua adalah antara 6400 dan 6800 . . . misalnya saja 6600 rpm gear 1 . . . Gear 1 RPM 6600 diperkirakan torsinya 240, seingga sesaat setelah pindah ke gear 2 rpm drop menjadi 4400 dan torsi kendaraan pada gear 2 rpm 4400 sesuai tabel adalah 240 .  . naaah pas kan 😀

Ini hanya contoh kasus thoq . . . untuk aplikasinya bro tinggal kumpulkan data dyno motor bro sendiri dan buat perhitungan mirip seperti di atas . . . . naaah dari sini sudah kebayangkan tentang kapan waktu/saat paling optimal kita harus pindah gigi . . . semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

89 COMMENTS

  1. tergantung kondisi jalan juga bang haji…,
    kayaknya masalah gears shifting time perlu feeling yang kadang tergantung sm kondisi mtr n jalanan

  2. pokoke ada 2 cara kapan gear shifting :
    1. hitungan matematis dari data gear ratio + rpm
    2. feeling
    terserah pilih yang mana (pilih yg susah atau yang mudah ..wkwkwkwk)

  3. oh ini penjelasan logisnya…
    selain bwt memaksimalkan akselerasi,
    juga bisa bwt mengefesienkan bbm
    untuk yg motornya ga ada tacho…
    yah kudu maen feeling…

  4. kalo saia c pake ilmu dikira2 aja,, hehe..
    imho kalo pake new cbr 150 c,,
    kira2 rpm 9000an pas ganti gigi enak tuh,,
    kalo masi 8000an agak ngeganjel gmn gt,, cmiiw,,
    bener ga c?

  5. Kalo ane sih berpatokan pada torsi tertinggi pada rpm berapa, pada rentan rpm itulah saatnya ganti gigi. bisa dilihat pada spec motor tsb.

  6. 26. Novian Agung – Januari 30, 2012

    Karena bang Haji punya V-Ixion, di-share dong bang Haji datanya… 😀
    ————–
    dah dilego kali ,,

  7. tapi bener bang opik, antara angka 6 & 7 didigital RPm itu yang pas n mesin tetep adem, di antara 5 & 6 malah melorot, diatas 7rb mesin cepet panas n agak loncat ban depannya

  8. Judulnya salah om, Kapan harus pindah Gigi (When to Gear Shift)..
    Kalo kapan harus Ganti Gear mah kalo giginya udah runcing-runcing ..

  9. gak perlu nunggu putus kalo bunyi krosak-krosak berarti harus ganti gear…..ups…ooT gak sih….

  10. stuju kang, semakin tinggi rpm ga berbanding lurus juga dengan tenaga peak motor kita, ngapain harus redline kalo tenaga peak motor nya di 11rb rpm misalanya? cmiiw

  11. wah kalo saya sih, kalo masih gear 1, 2, 3 shiftnya waktu torsi maksimal. Tapi kalo udah gigi 4 & 5 shiftnya waktu dapet power maksimal

  12. kalo ganti gigi di rpm yg tepat girbox n isinya jg awet bro. trus bensinnya jd lebih irit krn tenaganya tepat guna 🙂

  13. @Gianluigi mario – Januari 30, 2012 : “waduw perlu banyak latihan..
    kalo di sby tes dyno dimana yah ??? :(”

    Sama bro, ini mah harus banyak latihan. tapi kalo kita jadiin kebiasaan lama kelamaan malah jadi terbiasa loh hehehe. 😀

    —————————————————————————————

    Buat yang nyari jaket, topi, t-shirt, polo shirt dsb yang bertemakan MotoGP dan Otomotif dengan kualitas bagus dan harga terjangkau, bisa dilihat di onlien shop saya masbro, terima kasih 🙂

    http://rendi-motogp.blogspot.com/

  14. Saat top gear & rpm dah gak mau naik lagi..cobalah utk slip kopling. Paling nggak buat naikin top speed 5 km/j lumayan…

  15. Apa ya efeknya jika kita pake gigi 4 dengan kecepatan 30-40/km dijalanan lurus. ini sering saya lakukan kerena terasa lebih nyaman dan suara motor lebih halus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.