Impresi bertemu langsung Honda Blade S di Bandung

BladeS_0

Bro sekalian, saat tmcblog berkunjung ke kota bandung (jauh jauh amat 🙂 ) kemarin untuk menghadiri peliputan perilisan Honda CB150R StreetFire tingkat regional Jawabarat, di antara Unit unit display yang dipamerkan Oleh Daya Adira Mustika selaku main dealer disana ada salah satu unit Motor Honda bebek segmen mid-end terbaru yakni Honda Blade S.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Honda Blade S merupakan versi  terjangkau dari Honda New Blade R, Perbedaan yang paling signifikan adalah Jika Honda Blade R menggunakan Rem belakang bertipe cakram, maka Honda New Blade S menggunakan Rem belakang bertipe tromol atau drum. Dengan adanya pengurangan ini praktis bandrol harga Juga berkurang tentunya Honda Blade S dibandrol lebih rendah 400 ribu rupiah bila dibandingkan dengan Honda Blade R atau tepatnya Honda Blade S dibandrol 13 juta tujuh ratus ribu rupiah.

BladeS_2

Pas ketemu di bandung tmcblog sempat beberapa kali memperhatikan corak baru terutama yang Sporty RWB . . . ini warna memang benar benar serasi bro . . . pelaburan dan penempatan kombinasi grafis warna merah putih biru cukup proporsional dan tidak terkesan dipaksakan untuk diaplikasikan ke sebuah genre motor bebek. Seperti Juga bro ketahui Warna Special RWB ini adalah warna keramatnya Honda Racing, banyak diaplikasikan di motor motor besar Honda seperti CBR 1000 Fire Blade, New CBR 600 RR, CBR500R, CB500F, CB 500X, CBR250R sampai CBR 150R.

BladeS_1

Nah Di sector strategi pewarnaan walaupun Warna Hero bike RWB hadir baik di Blade R maupun Blade S akan tetapi Honda memberikan warna khusus yang hanya ada di masing masing varian yakni bro hanya bias menemukan Warna Spesial Repsol Honda di Blade R dan hanya pula bisa menemukan warna Rapid Violet di Blade S. Sedangkan warna baru winning red bisa ditemukan di kedua varian baik Blade R maupun Blade S . . . IMHO Sebuah Usaha layanan buat yang tunggangannya nggak mau disamain 😀

Secara spesifikasi setelah tmcblog pelototin baik baik nggak juga terlihat perbedaannya . . sama seperti Blade R, Blade S memiliki blok mesin (crank case luar) yang dilengkapi dengan pelindung panas yang menyatu . .. mesinnya sendiri dilengkapi dengan mesin EFT (Efficient & Low-Friction Technology) berkapasitas 110 cc, SOHC, 4 tak dengan highlight penggunaan Roller Rocker Arm, Textured Surface Piston dan Offset Cylinder  yang di kolaborasikan dengan teknologi HVIC (Honda Variable Ignition Control Technology) yang menurut klaim Honda bertujuan  membuat proses pengapian mesin pada motor lebih efisien, tarikannya bertenaga, namun tetap hemat bahan bakar. Apa bener nih . . .? menarik untuk di telusuri lebih lanjut dalam sebuah pengetesan nih 😀 . . .kapan ya dapat unit test hariannya? silahkan dikomentari dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

119 COMMENTS

  1. 16. ●○ qwerty ○● – Desember 28, 2012

    mantep nih buat dibakar!
    ———————————————————————-
    gak ada kata2 lain apa bro.. perasaan dari dulu komen cuma gitu2 aja… muak gw liatnya, komen sampah kaya muka lu..

  2. Roller Rocker Arm udah tau…, Textured Surface Piston dan Offset Cylinder tolong diulas kang.. HVIC (Honda Variable Ignition Control Technology) juga hihihi…

  3. Kang, tolong dibahas atuh….komparasi antara cbr150r yg ada di Indonesia dengan cbr150rr yg sudah muncul di Thailand. Cbr150r berbasis vfr1200 sedangkan cbr150rr berbasis cbr1000rr. Bagaimana dgn mesin dan komponen pendukungnya? Apakah cbr150rr akan ada rencana masuk ke Indonesia? Jika iya, kapan kwmungkinannya?

    Hatur nuhun, kang Taufik.

  4. kalo mau ngritik langsung aja ke pabrikannya, daripada disini nyampah kaya orang gila, menurut saya lumayan blade ni

  5. nhb ptk pada
    Desember 28, 2012
    pada 12:21 am
    SAMPAH !!!!!!!!!!
    ane pakai blade juga.
    asli sampah….
    ——————————-
    muosok sampah dipake….

    @qwerty
    sak karepmu dewe arep koment opo apik elek sing nanggung kowe dewe….

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP