TMCBLOG.com – Seperti yang kita ketahui pada race weekend Aragon yang lalu FIM MotoGP Stewards memberikan hukuman denda dan diskualifikasi kepada dua kru tim Sterilgarda Husqvarna Max Team milik Max Biaggi di dua balapan depan (Thailand dan Australia) yang kedapatan dengan jelas mengganggu Adrian Fernandez saat mau memasuki trek di area pit lane yang diperkirakan akan mengikuti salah satu rider benchmark Moto3 saat ini yakni Ayumu Sasaki yang memang membalap dengan tim Sterilgarda. Bagaimana Max Biaggi melihat kejadian ini dan bagaimana ia mengomentari mengenai hukuman yang diberikan.

“Saya ada di sana. Itu adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi dan sesuatu yang jauh dari etika olahraga ini dan tim ini,” kata Biaggi, “Jadi saya segera meminta maaf kepada [Adrian] Fernandez. Segera setelah itu, saya pergi ke dua mekanik. Salah satu dari mereka mencoba membenarkan dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa mereka hanya mendekat untuk melihat sepeda motor. Yang lain malah meminta maaf. ‘Kami melakukan hal yang bodoh’, akunya.”

“Itu mungkin tidak berbahaya, tetapi itu sangat jelek. Saya malu. Ini tim saya. Sanksinya sah, begitu juga dendanya. Kedua mekanik itu tidak ada di sana secara kebetulan. Mereka berdua terlibat di dalamnya. Itu adalah inisiatif pribadi dan terencana. Mereka tidak ingin Sasaki diikuti, tetapi para pembalap di trek dapat menangani sendiri.”

Di akhir Biaggi Biaggi secara khusus mengomentari kedua krunya lagi; “Ketika anda memiliki tim, itu seperti keluarga. Saya berharap saya bisa membela mereka, tetapi itu tidak mungkin. Hal-hal yang perlu dikatakan. Saya tidak ingin berada di sini untuk menjelaskan.” – Taufik of Buitenzorg | @tmcblog

20 COMMENTS

  1. Kan bisa ikutin strategi shizuka. Keluar pit didorong sambil start motor 😁.
    Daripada kayak gitu. Kayak polisi lagi razia motor.

      • opini ane aja kalo ga setuju ya Monggo,karena mereka melakukan hal negatif itu pake atribut tim,brand,dan sponsor yg menggaji dia,bisa aja mencoreng brand image nya,dan hanya menskorsing mereka cuma 2 musim itu kurang impact-nya,dan dgn dipecat bisa kasih pelajaran ke kru tim tim yg lain,”lu itu harus kerja yg bener gak usah ngelakuin yg aneh2 dan posisi lu itu banyak yg siap gantiin,jadi pikir seribu kali buat ngelakuin hal kayak begitu!”

        jadi nunggu ada yg mencet mencet tuas atau tombol rider saingan atau lemparin alat starter ke kepala rider dulu gitu baru dapat sanksi yg lebih tegas

    • mental babu ya begini.. apa² pecat…

      ga punya man management yg bagus malah bobrok anda ini

      klo cuma pecat² smw jg bisa jdi bos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.