TMCBLOG.com – Salah satu motor terbaru yang paling ditunggu-tunggu akhirnya resmi diperkenalkan. Yamaha secara global meluncurkan YZF-R9 model year 2025 per tanggal 9 Oktober 2024. Yamaha menegaskan bahwa R9 bukanlah pengganti R6, karena meski R9 memiliki kemampuan track use yang sangat baik namun juga pengembangannya mempertimbangkan kelayakan untuk jalan raya.
Seperti pada umumnya sebuah motor supersport keluaran tahun 2022 hingga saat ini pasti dibekali dengan sayap aerodinamika. Yes, winglet winglet dan winglet! Dan Yamaha R9 pun hadir dengan winglet yang terintegrasi dengan fairing-nya dan Yamaha mengklaim bahwa sepasang winglet-nya sangat fungsional kepada aerodinamis dan karakter motor. Bentuk tangki bahan bakarnya mirip R1, sementara bagian buntutnya terlihat terinspirasi oleh R6 yang juga mirip R7 dan R15/R125. Yamaha mengatakan bahwa R9 adalah model paling aerodinamis dari R Series saat ini.
Mesin & Elektronik
YZF-R9 2025 dirancang untuk mendefinisikan ulang kelas Supersport dengan menggabungkan performa lintasan balap dengan aksesibilitas sepeda motor jalana raya melalui karakter transfer tenaga yang luas dan halus, handling yang ringan, ergonomi berkendara yang ramah bagi pengendaranya, serta paket lengkap rider aid/assistance yang canggih.
Mesin CP3 atau 3 silinder segaris berpendingin cairan 890cc crossplane yang bertenaga menjadi dapur pacu R9 yang berkarakter, yang ECU yang bisa di-setting dan rasio gearbox yang dioptimalkan untuk menghasilkan tenaga sebuah Supersport dengan karakter mesin yang lebih besar dan bertenaga.
Airbox yang dirancang dengan cermat memperkuat suara induksi yang berpadu dengan suara knalpot khas mesin CP3 untuk menghasilkan resonansi suara yang semakin meningkatkan sensasi saat akselerasi.
Mesin triple 890cc tidak banyak berubah dari mesin MT-09. Perbedaan utama, menurut Yamaha, adalah mapping bahan bakar khusus untuk R9 berbeda dengan MT-09, sproket belakang turun dua gigi (dari 45 ke 43) untuk kecepatan tertinggi yang lebih baik ketimbang MT-09. Mesin ini mampu menghasilkan sekitar 120 horsepower pada MT-09, dengan angka torsi 63 lb-ft pada roda belakang. Yang diharapkan angka tersebut bisa lebih tinggi pada R9.
Assist & Slipper Clutch (A&S) digunakan untuk membantu engine brake yang berlebihan sehingga mesin terasa halus dan mudah dikendalikan saat menurunkan gigi, sekaligus mengurangi tenaga lebih yang dibutuhkan untuk menarik tuas kopling sehingga mengurangi kelelahan pada tangan bagi rider.
Semua perangkat elektronik supersport Yamaha juga ada pada R9 baru ini, seperti 6-axis IMU, 4-level Power Delivery Mode (PWR), 9-level Lean-sensitive Traction Control System (TCS), MotoGP-developed 3-level Slide Control System (SCS), Three-level Lift Control System (LIF), Lean-sensitive Brake Control System (BC), ABS Rear ABS off function, 2-level Engine Brake Management (EBM), Back Slip Regulator (BSR), Launch Control (LC), Yamaha Ride Control (YRC), preset and customizable settings Yamaha Variable Speed Limiter (YVSL), Full LED lighting Intuitive switchgear, Cruise control dan tak ketinggalan Smartphone connectivity.
Sasis dan Suspensi
Secara ergonomis, R9 memberikan keseimbangan antara R1 yang berfokus pada lintasan berpadu dengan R7 yang lebih mudah digunakan di jalanan. Handlebar model clip-on berada di bawah triple three clam atas. Spek seperti ini sudah memberikan kesan sporty-nya R9 dan agresivitas posisi berkendaranya. Namun, segitiga ergonomis R9 menunjukkan posisi berkendara yang kurang lebih sama dengan R1. Dan R9 standar ini sama seperti MT-09 yang sasisnya memiliki penempatan footstep bawaan yang dapat disesuaikan posisinya.
Akan sangat mudah untuk mengasumsikan bahwa R9 hanyalah sebuah MT-09 dengan fairing, tetapi ternyata asumsi itu salah besar. Rangkanya sendiri mungkin terlihat agak mirip dengan MT-09, tetapi dibentuk dari teknik casting berbeda untuk menciptakan rangka aluminium paling ringan yang pernah ditawarkan pada model supersport Yamaha.
Rangka ini juga disetel untuk memenuhi karakteristik kelenturan yang berbeda dengan MT-09. Karena memang keduanya merupakan motor sport dengan beda utilitas, MT Series lebih kepada motor roadster jalan raya yang lebih memerlukan kelenturan sasis agar tetap nyaman berkendara di banyak variasi kondisi jalan raya, sedangkan R9 didesain selain untuk di jalan raya juga perlu tingkat kekakuan lebih demi performa di track balap.
Suspensi disuplay oleh KYB, dengan front fork model SDF (Separate Damping Fork) yang tidak hanya menawarkan penyesuaian penuh tetapi juga kemampuan untuk mengubah redaman High Compression dan juga Low Compression ala motor balap. Shock belakang juga dapat disetel sepenuhnya dan dilengkapi dengan knop penyetelan preload hidrolis eksternal yang nyaman untuk memudahkan rider mengaksesnya untuk menyetel kekerasan preload monoshock.
Pengereman
Seperti yang sudah TMCBlog prediksi sebelumnya dimana sektor pengereman R9 akan berbeda dengan MT-09 versi standar. Dan benar saja, R9 memiliki pengereman yang mirip dengan rem pada MT-09 SP. Dilengkapi dengan rem kaliper dari Brembo Stylema 4 piston pada masing-masing sisi dan slang rem berbahan steel braided atau anyaman baja, yang lebih tahan dengan tekanan cairan rem yang besar dan suhu lebih tinggi. Juga rem master silinder dari Brembo sebagai penyempurnanya.
Piringan cakram depan memakai spesifikasi diameter 320mm (MT-09 cuma 298mm), dijepit oleh kampas rem khusus Brembo Stylema yang berbeda, lebih agresif, dengan perangkat ABS yang sudah menjadi standar. untuk rem bagian belakang, ABS ini bisa dimatikan demi feeling berkendara saat berada di dalam track balap.
Fitur dan Harga
Semua penerangan pada R9 sudah menggunakan lampu LED modern, termasuk lampu depan tipe proyektor tunggal baru yang berada pada lubang udara dan diapit oleh lampu posisi empat elemen dengan desain yang agresif, untuk lampu sein depan terintegrasi pada spion – seperti pada Yamaha R1 – dan bagian lampu belakang dan lampu seinnya memakai LED baru.
Dashboard dengan layar LCD baru ber-instrumen cluster LCD, menampilkan informasi smartphone yang terhubung dengan data penting kendaraan, atau di Indonesia seperti fitur Y-Connect pada beberapa varian motor. Terdapat juga soket USB-A yang terletak di sebelah dashboard-meter yang menyediakan daya yang nyaman untuk pengisian daya ponsel atau peralatan lain saat on-board di motor.
Di Amerika Utara harganya R9 terbilang sangat menarik, ditawarkan pada angka $12.499 atau sekitar Rp 195 jutaan, MSRP. Yamaha YZF-R9 2025 akan mulai dijual di dealer pada bulan Maret 2025 dan tersedia dalam tiga pilihan warna: Team Yamaha Blue, Matte Raven Black, atau Intensity White/Redline.
| Engine | : | Liquid-cooled, inline three-cylinder, 12-valve, DOHC, 240° firing order |
| Displacement | : | 890cc |
| Bore x stroke | : | 78 x 62.1 mm |
| Compression ratio | : | 11.5:1 |
| Max power | : | 120 Hp [Estimate] |
| Max Torque | : | 68 lb-ft @7000 RPM |
| Fuel system | : | Electronic fuel injection system YCC-T with ride-by-wire system |
| Exhaust | : | 3-2-1 |
| Transmission | : | Six-speed |
| Chassis | : | Cast aluminum twin-spar |
| Front suspension | : | 43 mm KYB fork, fully adjustable; 119mm of travel |
| Rear suspension | : | KYB shock, fully-adjustable; 116mm of travel |
| Front brake | : | Dual four-piston Brembo Stylema monobloc calipers, 320 mm discs, ABS |
| Rear brake | : | Single-piston caliper, 220 mm disc, ABS |
| Front tire | : | 120/70 ZR17 Bridgestone Battlax Hypersport S22 |
| Rear tire | : | 180/55 ZR17 Bridgestone Battlax Hypersport S22 |
| Rake | : | 27° |
| Trail | : | 94mm |
| Wheelbase | : | 1419mm |
| Seat height | : | 830mm |
| Fuel capacity | : | 14 Litre |
| Weight | : | 195 Kg (wet) |







































Gaskannnn Crossplane
ummm bagusan desain R7
Jujur sekarang gak bisa bedain tiap varian kubikasinya
Padahal dulu CBR yg dicengin karena ini,sekarang malah cbr yg mukanya beda2
Roda memang berputar
ya paling ga tidak seperti kawak yg varian bawah sampe atas literally sharing kode part stoplamp, headlamp, speedo 1 housing wkwkwkw
Kemiringan pucuk fairing bagian depan – windshield milik R3 & R9 mirip M1 yg sekarang ya (fairing yg digunakan bulan Juni-skrg). Sdgkan R7 & R1 agak membulat dulu (tidak meruncing) di bagian moncong mirip fairing M1 yg lama.
cek komen di Utubnya Ymh sama kebanyakan yang menyayangkan penempatan lampu utama di lubang udara. kenapa ga dibuat lampu di taruh di bagian bawah dari lubang udara aja yang lubang udara murni ga terhalang.
kurang nih bagian depannya, nanggung banget. padahal tinggal tiru aja R1 atau R6,, bedain dikit..