Aprilia Uji Spoiler ‘Kuping Gajah’ di Tes Jerez

TMCBLOG.com – Sebelum dilangsungkan Test Jerez yang berlangsung 1 hari, Manajer Komunikasi Media Aprilia Racing menyebar informasi kepada para jurnalis via group WhatsApp yang bunyinya adalah : ⁠”Selama pengujian ini, tujuannya adalah untuk mengeksplorasi solusi yang sulit dikembangkan selama akhir pekan balapan karena jadwal yang ketat.”

“Beberapa komponen menarik akan diuji, khususnya di area aerodinamika, sebagai persiapan untuk kemungkinan homologasi kedua sebagaimana diizinkan oleh peraturan. ⁠Untuk Marco Bezzecchi, fokusnya adalah pada aerodinamika dan pengujian lengan ayun yang berbeda. Di pihak Lorenzo Savadori, beberapa pengembangan baru ditujukan untuk meningkatkan kinerja pengereman dan stabilitas motor.”

Dan benar saja, pada sesi pengujian kali ini terlihat Marco Bezzecchi menggunakan Aprilia RSGP yang memiliki beberapa tambahan part aerodinamika baik di bagian buritan dan juga di area samping body motor.

Untuk di buritan Aprilia terlihat mencoba winglet buritan model terbaru. Terlihat mereka beralih dari model ‘telinga kelinci’ yang biasanya digunakan ke konfigurasi stegosaurus ala Ducati plus ‘palang gawang’ di belakang.

Secara umum bentuk winglet miring ala sirip stegosaurus ini di salah satu sisinya akan berlaku seperti winglet lateral biasa/normal saat motornya sendiri dalam keadaan miring baik ke kiri maupun ke kanan.

Peranti aerodinamika baru kedua yang dicoba oleh Aprilia di tes Jerez kali ini adalah berupa sepasang spoiler yang dipasang tepat di samping bawah jok, tepatnya berada di belakang kaki pengendara.

Jika winglet buritan belakang saat ini dinamakan winglet kuping kelinci, maka keluarga paddock MotoGP sepakat menamakan part baru aprilia ini sebagai spoiler ‘kuping gajah Dumbo’ yang  mengayun ke arah bawah dan sampai sekarang masih jadi tanda tanya mengenai apa sebenarnya efek yang sedang dicari. Atau sobat sekalian ada yang mau berpendapat soal hal ini?

Sumber Gambar : GPOne

17 COMMENTS

  1. Mau pake apapun skill pembalap tetap yang utama kali.
    Mau bukti ? Marquez Jerez kemarin, Qatar tahun ini, Terus tahun lalu juga.

    Kurang valid ? Toprak dengan BMWnya
    Aero berpengaruh tapi tidak terlalu banyak i think.
    Kalo emang mau bersaing on top, Cari pembalap sekaliber Marc, Rossi, Lorenzo, Pedrosa, Stoner, Dovisiozo, dll.

    Baik secara skill juga mental. Aero ini berasa kayak alat psikologi dimana pembalap akan merasa tidak nyaman apabila tidak mengikuti yang lain dan di validasi dengan dia yang tidak bisa bersaing. Imho

    • Coba abang yang cari pembalap sekaliber Marc Marquez, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, Casey Stoner, Andrea Dovisiozo, dan lain lain. Ada nggak ?

      Aero berpengaruh, namun rider juga berpengaruh, namanya juga riset aero dengan pasang kuping gajah, bisa bermanfaat, bisa tidak

    • Aero ngaruh tp mmg sbg penyempurna dan akan sangat ngefek jg sesuai dengan feel rider..yg percaya bget ya pst sangat ngefek. Smntara mm tdk trlalu senang mknya jika aero rusak pun doi secara mental spt tdk terpengaruh besar..

  2. sejauh ini ini yang paling jauh.. makin aneh bentuk motornya
    semoga penghapusan perangkat winglet segera di sahkan sama dorna

  3. IMO. Dilihat dari bentuk dan penempatannya, ini punya fungsi untuk membantu stabilitas motor saat mengerem dan saat melaju di dalam tikungan.

    Seperti biasa, lagi2 faktor posisi tubuh pembalap (saat leg waving dan saat hanging) yang menentukan optimal atau kurang optimalnya performa sepasang winglet ini.

  4. Makin kesini makin ancur desain motogp!!
    Insinyur” kocak!! 😩😩 Wsbk aja tidak terlalu begitu? Padahal top speed beda tipis.

    • Topspeed jauh bang, WSBK mentok2 paling ya 320-330. Akselerasi apalagi. WSBK tidak terlalu begitu? Lah berarti ente gak lihat Bimota sekarang kek gimana, sekarang semua pabrikan di WSBK pake winglet karena emang ngaruh, Toprak sejak pake BMW jadi makin gacor ketika masuk atau keluar tikungan, karena apa ya karena winglet.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP