TMCBLOG.com – Putaran ke-9 musim ini membawa MotoGP ke tempat yang istimewa. Mugello adalah tempat yang luar biasa saat Francesco Bagnaia dari Italia berusaha mempertahankan rekor tak terkalahkannya di kandang sendiri setelah mengalami peningkatan peruntungan di musim lalu. Namun, ia akan berhadapan dengan rekan setim yang sedang bersinar Marc Marquez.
Catatan dominan Pecco Bagnaia dengan lima kemenangan berturut-turut di Mugello, termasuk Sprint, ekspektasi tinggi muncul bahwa pembalap Italia itu sangat mungkin berpotensi bisa bersaing keras secara head-to-head dengan rekan setimnya yang memimpin klasemen Marc Marquez.
Namun Bagnaia memperingatkan bahwa ia tidak berpikir pergantian rem sepenuhnya dapat menyelesaikan masalahnya karena layout trek Mugello yang mengalir mungkin tidak memungkinkannya untuk menggunakan rem ukuran 355mm.
“Di Aragon, memang benar bahwa dalam balapan hari Minggu saya kompetitif, tetapi perasaan saya, saya pikir, tidak hanya bergantung pada apa yang kami lakukan di Aragon,Jadi mari kita lihat apakah saya dapat memiliki perasaan yang baik dan pengaturan yang baik sejak awal akhir pekan.” Bagnaia menjelaskan.
“Saya tahu betapa pentingnya untuk mendapatkan hasil yang baik di sini, dan saya akan mencoba melakukan yang terbaik untuk menjaga kecepatan Marc, yang biasanya paling kuat. Jadi saya akan mencoba untuk setidaknya berjuang demi kemenangan.” – @tmcblog



okey
hadeh, rival ko malah saling senyum, ga ada drama kaya dulu.
plus ini lagi peringkat 1-2nya adik kakak.
dramanya cuma di JM perihal kontrak.
Gw prefer suasana di luar sirkuit yang begini biar ga toxic dan ga menyeret semua orang dalam kotak-kotak kebencian hanya karena 1 atau 2 pembalap dikuasai egonya (contoh terbaru Morbi vs Aleix).
Perang yang sesungguhnya hanya terjadi di dalam track, bukan di luar.
Pecco dah kena mental…..kaga bakalan bisa ngelewatin marquez bros
Rekor marc di mugello tidak terlalu bagus, kalo nanti pecco masih kalah dari marc ya sudah lupakan kejuaraan 2025 ini pecco.
Gw asli respek sama ni orang. Honest dan Gentleman.
masih inget tahun lalu GP23 Marc jadi bulan2an selepas tikungan terakhir menuju trek lurus garis start.. terlihat jelas exit cornernya kalah jauh sama GP24 Pecco, Enea, Martin.. Morbi gak usah dihitung.. 😂