TMCBLOG.com – Dengan torehan gemilang double winning yang diperoleh pembalap Indonesia – Veda Ega Pratama – termasuk kemenangan tipis berjarak 0,011 detik dari Hakim Danish di photo-finish Race 2 membuat Veda menjadi pembalap Indonesia yang menorehkan beberapa dua catatan seperti:
- Pembalap Indonesia pertama yang memenangkan balapan Red Bull Rookie Cup
- Pembalap Indonesia pertama yang meraih kemenangan dobel balapan Red Bull Rookie Cup dalam 1 seri
Namun juga menempatkan Veda lompat ke posisi tiga klasemen sementara RBRC. Veda pun sementara ini menjadi pembalap kedua yang meraih kemenangan terbanyak dimana yang pertama hadir pembalap Spanyol – Brian Uriarte dengan 3 kali kemenangan.
Dan bahkan pimpinan klasemen sementara Hakim Danish tercatat sementara baru mengantongi 1 kemenangan. Namun memang soal konsistensi meraih podium, catatan rekor RBRC Hakim musim ini perlu diacungi jempol.
Namun secara umum juga dengan dua kemenangan Veda di Italia menempatkannya di posisi atau zona Moto3 untuk tahun depan. Yes, karena jika pada akhir musim RBRC 2025 nanti Veda bisa finish di posisi 3 pada klasmeen akhir, maka secara umum ia memperoleh semacam ‘Golden Ticket‘ ke Moto3 walaupun tahun depan (musim 2026) umurnya masih 17 tahun atau belum genap masuk ke usia minimum syarat pembalap reguler Moto3 yang ditetapkan yakni 18 tahun.
Yes, hal ini sudah diatur dalam ‘Buku Kuning’ regulasi bahwa pembalap yang masuk dalam top-3 pada akhir musim Junior GP atau RBRC, bisa memiliki jalur khusus untuk berkiprah di kelas kadet Kejuaraan Dunia Grand Prix yakni Moto3 ketika usia mereka minimal 17 tahun. – @tmcblog





Semoga bisa
Konsistensi adalah kunci, serta keberuntungan, ga muluk2 sih, kalopun naik moto3 mudah2an dpt tim yg bagus
yg penting ktm
Yang penting konsisten podium. Pasti ad yg lirik
semoga bisa menutup musim 2025 ini sekurang-kurangnya di 3 besar ya wak, syukur2 bisa ngejar championship nya, aamiin…
btw, veda tanggal lahirnya berapa tuh, kalaupun tahun depan bisa ke moto3, balapan pertamanya nunggu ulang tahun dulu
23 november 2025 nanti usianya genap 17 tahun
Semoga kesuksesan VEP54 berlanjut pada seri2 berikutnya.
Ayo Tim KTM Ajo,Mt helmet msi,aspar segera booking.kalo datangin veda jaminan follower medsos bakalan meningkat pesat loh huehehe
Selamat
Selalu bersemangat menunggu kiprah duo rider junior Yogyakarta di pentas dunia. Semoga semakin berkembang dan selalu sukses untuk kalian berdua, Veda Ega Pratama (Nungkid/Gunungkidul) dan Ramadhipa (Sleman).
Apaa boleh sama AHRT kalo gak di masukkin ke HTA?
Semangat om Ved
Wajib Honda team asia sepertinya, secara binasn Astra Honda racing
Buasri didepak atau furusato naik kelas?
Baru pertama liat body hakim danish ketika wawancara bulet banget nih anak
Danish ga aerodinamish aja wkwkwk
Masih ada 3 seri dan 6 race..ayo sapu bersih
Minimal runner up lah klasemen akhir..
Tapi kalo bisa sapu bersih,bisa Juara
Sirkuit mana aja bossq
Lah modeltrasi
rumit peta persaingan HTA di moto3.
sudah ada Furusato dan Buasri, belum saingan juga sama Danish.
Buasri mungkin bisa didepak (kalau mengecualikan faktor-faktor tertentu) sudah “tua” dan performanya gitu-gitu aja.
Mungkin poin Veda bisa bertambah lebih banyak jika dia tidak absen 1 seri karena habis operasi cidera saat race junior gp
Dimas Ekky pasti bangga
Wak taufik ane mau tanya nih.. Waktu mau menyalip Danish sebelum garis finish, Veda sempat nggenjot motor nya.. emang beneran bisa naikin traksi motornya?
bagus dan bangga, eits.. tapi harus realistis juga sih, secara pembalap asal Asean mentoknya di Moto2, kalau ke motoGepe yah cek Syarini dan Mandra. Cek juga juara WSS300 yang kini di Supersports, terseok seok..
entahlah, apakah beras berpengaruh sekali dengan prestasi dibanding gandum atau beras jepang.
nyali yang membedakan.
orang eropa dari jaman dahulu kan sering perang
terlalu sopan..kata aoyama..seperti mario aji aja..terlalu sopan dan iya2 aja..dan kalem..tidak meledaak2 ketika dibandingkan dengan pembalap jepang
Yang tidak boleh dilupakan :
1. Do’akan selalu yang terbaik untuk Vega
2. Jangan lupa selalu bersyukur
3. Tetap fokus dan konsentrasi Beda
mantep
Hakim Danish superb konsisten…