HRC dikabarkan Incar Insinyur KTM Kurt Trieb

TMCBLOG.com – Romano Albesiano sudah diperoleh HRC dan didaulat sebagai Direktur Teknis. Secara umum Albesiano adalah Insinyur dengan keahlian utamasebagai spesialis aerodinamika, dan HRC sangat ingin mencari tambahan kekuatan Insinyur Bidang lain Untuk pengembangan Motor MotoGP mereka terutama menghadapi era 850 cc

Selain sedang mencari Insinyur di Bidang Sasis, HRC diperkirakan juga sedang bergerilya untuk mencari Insinyur Mesin dengan Kualitas Top Level Kurt dan Trieb dirumorkan menjadi salah satu prioritas utama HRC.

Rumor Paddock Assen Via GPOne bahkan mengabarkan rberita lebih kuat dimana ada sinyalemen bahwa kesepakatan antara Trieb dan HRC telah disegel. Namun, sejauh ini, belum ada pihak yang siap mengonfirmasi spekulasi ini.

Perancang mesin KTM lama, Kurt Trieb tidak ingin mengomentari masalah ini saat ini. Dan untuk ini kita bisa berasumsi bahwa ia telah menandatangani perjanjian kerahasiaan mengenai Hal ini dengan HRC.

Jika laporan tentang kepergian Kurt Trieb benar adanya, kuartet pembalap KTM (Acosta, Binder, Viñales, dan Bastianini) akan mengalami kemunduran yang sangat pahit, karena perancang mesin balap dengan Level, pengalaman dan rekam jejak yang sama dengan Kurt Trieb jumlahnya tidak banyak. – @tmcblog

14 COMMENTS

    • Ya karena dulu hrc lagi di atas, sekarang kebalik ktm yg di atas hrc, top speed ktm gile 🙂

  1. Masalahnya honda mau ga mengubah management mesin khas honda yg lbh awet beratus2 kilometer?? Klo ga mau ngubah ya sm aja bodong
    Tp klo smpe ngambil ahli mesin tetangga harusnya berani mengubah pakem saat ini yg memang seharusnya zaman aerodinamika trutama beban downforce yg kuat dbutuhkan mesin yg sangat curam kurva power puncaknya

  2. Masalahnya hnd mau ga mengubah management mesin khas hnd yg lbh awet beratus2 kilometer?? Klo ga mau ngubah ya sm aja bodong
    Tp klo smpe ngambil ahli mesin tetangga harusnya berani mengubah pakem saat ini yg memang seharusnya zaman aerodinamika trutama beban downforce yg kuat dbutuhkan mesin yg sangat curam kurva power puncaknya

  3. panggil ibnu sambodo duetkan dengan dedi cahyadi sunyoto lalu masukkan barak bersama Dedi Mulyadi. keluar program sudah bisa bikin kabinet itu

  4. Kenapa HRC gak mengincar direktur teknisnya aprilia saja, bukannya aprilia lbh pesat risetnya

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP