Perkiraan Kasar Alex Rins : Saat ini Yamaha M1 V4 lebih lambat sekitar 2 detik dari Inline-4

TMCBLOG.com – Fabio Quartararo tiba di Sachsenring yang menyimpan banyak kenangan indah dimana terakhir kali ia memenangkan MotoGP di Jerman, pada musim 2022. Titik tertinggi dari sosok Quartararo yang saat itu memimpin 91 poin dari Pecco Bagnaia, namun, Yamaha kemudian mengalami penurunan performa sampai saat ini. Yamaha butuh terobosan dan sepertinya itu adalah mesin V4 1.000 cc baru yang sudah dites oleh para test rider Yamaha pekan lalu.

Yamaha menguji mesin V4 barunya dalam uji coba privat di Brno, dan diperkirakan oleh Rins bahwa mesin tersebut pada saat ini masih 2 detik lebih lambat daripada mesin 4 silinder segaris Yamaha M1. Penjelasan Rins belum eksak karena ia hanya mengatakan berdasarkan laptime yang ia catat dengan M1 I-4 dibandingkan dengan laptime Augusto Fernandez dengan Yamaha V4.

“Saya mencatatkan waktu 1:52,7 dengan motor saya, dan saya rasa mereka, Augusto, berhasil menyelesaikan putaran dalam waktu 1:54,8 atau 1:54,7.” begitu Kata Rins kepada media dengan memperkirakan selisihnya sekitar 2 detik, yang merupakan waktu yang perlu dipapas oleh mesin V4 untuk bisa lebih kompetitif dari motor yang sekarang.

Di lain tempat, rekan setim Rins – Fabio Quartararo – juga ditanyai tentang V4 di GP Jerman. Tetapi Quartararo mengatakan bahwa ia tidak akan bisa memberikan komentar banyak sampai nanti ia menjajal motor tersebut untuk pertama kalinya yang sudah dijadwalkan akan berlangsung pada bulan September mendatang.

Ketika ditanya apa yang ia dengar tentang calon Yamaha V4 ini, Quartararo menjelaskan: “Saya akan menguji mesin V4 sekitar bulan September, mungkin saat tes Misano. Umpan balik yang saya terima memang positif, tetapi sampai saya menguji motornya, untuk saat ini, itu baru laporan dari para insinyur. Sebelum Anda menguji motornya, Anda belum benar-benar bisa merasakan potensi penuhnya,” pungkas Quartararo. – @tmcblog

17 COMMENTS

  1. wajar sih dalam proses pengembangan awal.. ya masak mau langsung bejaban sama motor regulernya yg udah diriset selama bertahun2..

  2. kalo potensi v4 Yamaha kurang berkembang fabio bakal pindah ke lain pabrik
    Cukup ke Aprilia aja udh bisa meramaikan sih,menurutku

  3. Agak ruyam sih keputusan mengganti inline jadi v4,,sedangkan pembalap jack miller yg punya pengalaman dengan 3 pabrikan v4 rumornya bakal ga di perpanjang,,yg 3 pembalap sangat minim di v4,toprak juga sama saja pemain inline😅

  4. tau2nya… Fabio pas tes bilang, “Laaahhh ini dia motor yang cocok di ane… V4 joss gandooss!!!”

  5. Ya itu sama seperti MotoGP 2002 awal era 4 tak. Saat itu prototipe 990cc masih lebih lambat catatan waktunya dibandingkan motor 500cc 2 tak, itu tercermin pada test pra musim 2002 hingga jumlah pole positionya yang motor GP500 masih menguasai

    Namun dalam balapan motor 500cc kalah telak dibanding motor 990cc karena tenaganya lebih besar dan elektroniknya lebih canggih

  6. Wajar baru turun 2x tes resmi.
    Tes 1 tes fungsi, apakah semua bekerja dengan baik
    Tes 2 bru menetapkan waktu yg di dapat sbgai basic improve.
    Tes 3 pasti sudah update&improve..

  7. Semua butuh waktu , jangan berharap langsung nyaingin Ducati, KTM , Aprillia, Honda yang sudah bertahun2 pakai mesin V4 masih sulit bersaing dengan Ducati, tidak mungkin Yamaha V4 langsung kompetitif ditahun 2026. mending riset V4 850cc saja buat 2027.

  8. untuk sekarang masih test dan riset lebih lambat 2s per lap mungkin bukan masalah, asalkan para engineer yakin bisa menemukan solusi dan mampu menyakinkan kalau kapasitas dan potensi maksimal V4 lebih dari ini, soalnya seperti kita tahu, sejak 2017, praktis Inline 4 Yamaha sudah hampir mentok potensinya dimaksimalkan.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP