Pirro Akui Marc Marquez Sedikit Ganggu Keseluruhan Sistem Ducati

TMCBLOG.com – Pada dasarnya di tahun 2025 ini Pecco Bagnaia memang menorehkan jumlah poin terendah pada 3 tahun terakhir semenjak diberlakukan format Sprint Race untuk 12 seri pertama musim berjalan.

Pecco pasca seri ke-12 di Ceko 2025 hanya menorehkan 213 poin. Sementara pada 12 seri pertama pada musim 2024 ia menorehkan 276 poin dan sebanyak 283 poin untuk 12 seri pertama pada musim 2023, dimana Pecco berhasil menjadi Juara Dunia di akhir musimnya. Terlepas dari perbedaan peta kekuatan lawan, musim 2025 ini terlihat grafis perolehan poin Pecco trennya semakin turun.

Untuk 2025 ini semakin berat, terlebih lagi ia memiliki teman satu tim sekaliber Marc Marquez yang menurut test rider Ducati – Michele Pirro – sedikit mengganggu keseluruhan sistem (Ducati).

“Tidak ada alasan khusus mengapa Pecco tidak tampil seperti dulu.” Michele Pirro mengakui kepada GPone tentang kesulitan yang dialami Pecco musim ini. “Jelas, ketika rekan setim Anda adalah Marc Márquez, yang tidak mengungkapkan masalah tertentu, sulit untuk mengetahui apa masalahnya.”

Márquez selalu menjadi pembalap dengan bakat luar biasa, dengan kemampuan untuk beradaptasi dengan semua kondisi dan motor. Saya pikir hal itu sedikit mengganggu keseluruhan sistem.

“Kami telah mencoba dan terus mencoba memahami serta berusaha membantu Pecco dengan segala cara. Kami sedang menguji solusi, tetapi kami tidak punya tongkat ajaib. Tidak ada material atau komponen yang kami ciptakan yang langsung berfungsi.”

“Ini adalah upaya tim, keharmonisan tim. Untungnya, sisi lain dari pit box berfungsi baik. Saya yakin kami memiliki tim terkuat, dan saya senang Márquez kembali. Meskipun di sisi lain, saya merasa kasihan pada Pecco, karena dialah yang membawa gelar Kejuaraan Dunia ke Ducati.”

“Saya telah melihatnya berkembang, dan melihatnya dengan begitu banyak masalah sedikit mengganggu saya. Kami berusaha membantunya dengan segala cara, tetapi terkadang itu tidak cukup.”

“Bukanlah kesalahan kualitas motor atau beban kerja. Terkadang Anda tidak bisa memasukkan semuanya ke dalam waktu singkat yang tersedia. Menurut saya, dengan format baru yang diperkenalkan dalam beberapa tahun terakhir, mengetahui cara beradaptasi dengan kondisi trek membuat perbedaan, dan MArc Márquez adalah ahlinya dalam hal itu.” – @tmcblog

3 COMMENTS

  1. Komen fbm pada diapus2in. Toxic banget emang.
    Padahal satu2nya rider gp25 yang bisa menang atau podium cuman pecco tapi malah digoblog2in.
    Kelakuan fbm sama fbr sama aja sama2 toxic.

  2. ya itulah strategi MM, tau motor ada masalah, tapi juga punya keunggulan, maka dia fokus adapatasi gaya balap utk menutupi masalah itu sehingga rider lainya yg bawa motor sama tdk bisa ikutin. ujung2nya dia didepan. beda pecco dia ada masalah ngomong minta perbaikan, selesai baru kencang..jd motornya enak dan kencang dipakai siapa saja..resikonya ya 2024..rider lain bisa kalahin dia..wkwk

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP