Yamaha Akan Suplai Moto3 Mulai 2028 dengan Mesin CP2 R7

TMCBLOG.com – Telah diputuskan bahwa mesin yang akan digunakan di kelas Moto3 baru, yang akan mengalami perubahan regulasi mulai tahun 2028, adalah CP2 dari Yamaha YZF-R7. Pengumuman resmi diperkirakan akan dilakukan pada balapan MotoGP Motegi 2025 akhir pekan depan. Info unofficial ini TMCBlog peroleh via GPOne.

Saat ini, kelas Moto3 menggunakan mesin satu silinder 250cc dari KTM dan Honda. Namun, dengan usia minimum partisipasi yang dinaikkan menjadi 18 tahun, fisik pembalap menjadi lebih besar dan lebih berat, dan kesenjangan tenaga yang signifikan dengan kelas Moto2 menjadi penghalang bagi pembalap untuk naik kelas, yang menyebabkan tuntutan untuk meningkatkan performa mesin.

Selain itu, Moto3 saat ini, yang dibangun sebagai prototipe balap murni, menghadapi masalah dengan tingginya biaya mesin, sehingga membutuhkan mesin dan sasis baru yang dapat memenuhi tuntutan ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, Dorna telah mendesak produsen untuk menyediakan mesin dua silinder yang “terjangkau” dengan kapasitas mesin sekitar 500cc hingga 700cc, yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 90 Hp. Honda, Yamaha, KTM, dan CFMoto asal Cina menunjukkan minat terhadap proposal ini.

Namun, Honda dan KTM merasa mustahil untuk memproduksi mesin dan motor, termasuk sasis, yang memenuhi persyaratan Dorna—terutama, syarat harga yang harus tetap berada di kisaran 50.000 Euro (sekitar 970 juta Rupiah). Motor kelas Moto3 saat ini berharga total 170.000 Euro.

CFMoto, meskipun awalnya mempertimbangkan partisipasi secara serius, menyimpulkan bahwa kapasitas mesin mereka tidak cukup untuk mencapai output daya yang dibutuhkan dan bahwa investasi besar yang dibutuhkan untuk mengembangkan mesin baru akan kurang menguntungkan dibandingkan melanjutkan partisipasi di kelas Moto2/3 sebagai sponsor.

Sejak awal, Yamaha menyatakan kesediaannya untuk memasok mesin jika dapat langsung menggunakan mesin produksi, alih-alih prototipe khusus balapan. Mesin R7 (689cc, yang mampu menghasilkan tenaga hampir 90 Hp dengan penyetelan) dipilih karena sangat sesuai dengan persyaratan ini.

R7 telah digunakan sejak tahun lalu sebagai kendaraan tunggal untuk Kejuaraan Dunia Sepeda Motor Wanita (WorldWCR), tetapi telah menerima kritik pedas karena terlalu berat, kurang bertenaga, dan remnya tidak efektif

Untuk kelas Moto3, hanya mesin R7 yang akan diadopsi, dan peralatan lainnya, termasuk sasis, akan diganti dengan komponen yang memenuhi persyaratan prototipe. Hal ini diharapkan dapat mengurangi masalah yang muncul dalam WCR. Namun, meskipun tenaga mesinnya memadai, bobot mesinnya jauh lebih besar daripada prototipe silinder tunggal 250cc saat ini, sehingga kemungkinan diperlukan uji coba yang cukup besar untuk mengembangkan kendaraan Moto3 yang siap balapan.

Saat ini, sasis yang akan digunakan di kelas Moto3 baru mulai tahun 2028 belum diputuskan, tetapi diperkirakan akan menggunakan Kalex atau Suter (atau mungkin keduanya?).

[Tambahan] Mesin Yamaha R7 hanya akan digunakan di kelas Moto3 dan Kejuaraan Junior regional. Untuk Talent Cup yang diadakan di berbagai wilayah, mesin satu silinder KTM 250cc yang ada saat ini akan tetap digunakan, dan kelas tersebut akan berganti nama menjadi Moto4.

12 COMMENTS

  1. Wih. Pastinya beberapa parts akan diganti komponen material special agar lebih joss.
    Tinggal bobot motor keseluruhan yang harus ringan banget.

      • kalau ada misi buat tekan cost prod, ya pasti tetap bikinan Karawang. Toh juga rakitan yimm oke kok.

        Lagian kalau produksi Jepang, mreka khsus bikin mold lagi dong disana. Kan fasilitas produksi mesin r7 di Indo.

    • kan sekarang sdh 766cc 3 cylinder dan powernya 130an hp kayaknya jd gak jomlang kali lah,, dr moto3 ke moto2 bobot mirip tenaga agak beda.. trus lajut motogp jg bobot mirip2 dan tenaga sdh gak joplang kali nanti kl sdh 850cc meskipun utk laptime bs jadi tetap joss krn pwr jg

  2. Udah gak seru, pasti jadi kayak Moto2, minim sekali salip menyalip, data tarik moto3 ya karena motornya kecil sangat ringan jadi pembalap bebas nekuk sana sini
    Tapi ya kalau bicara biaya ya apa boleh buat, biaya moto3 jauh lebih besar dari moto2 sih

  3. Semoga tidak satu suplier chasis yah Bro TMC. Bahkan kalau ada 3, Boscos ikutan bakalan makin asik. Gosipnya Boscos dah nyiapin chasis juga buat new Moto3. Cuman kalau Liberty Media jadi nyingkirin Moto2 dan Moto3 kluar padock dan hanya utamain MotoGP saja kok jadi garing yah….karena kan secara historis GP motor baik proto maupun motor jalanan ada jeda kenaikan kelas pembalap bisa kita ikutin siapa saja calon contender dari para raja barunya. Kalau dibuat ala F1, gimana yah ….aneh ajah dan garing. Tapi apalah kata dah kadung diakuisisi Liberty Media.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP