Alberto Giribuola Akan Jadi Crew Chief Toprak di Pramac Yamaha 2026

TMCBLOG.com – Bukan sosok Phil Marron yang telah mendampinginya bertahun-tahun di Superbike, Toprak Razgatlioglu yang akan menjalani musim rookie-nya di MotoGP tahun 2026 nanti akan didampingi oleh crew chief/kepala kru penuh pengalaman mesin prototipe Alberto Giribuola yang pernah mengangani Enea Bastianini.

Toprak Razgatlioglu terpaksa harus membangun hubungan baik dengan kepala kru baru saat ia bergabung dengan Pramac pada tahun 2026. Pramac telah memblokir permintaan Razgatlioglu agar kepala kru BMW World Superbike Phil Marron, bergabung dengannya di MotoGP, yang menurut bintang Turki tersebut sebenarnya telah disetujui oleh Yamaha.

Toprak mengakui ia tak bisa menghentikan Pramac untuk menghalangi permintaannya agar Marron tetap menjadi kepala kru karena juara World Superbike dua kali itu kurang memiliki “status” di MotoGP. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk membahas kembali topik tersebut di masa mendatang, mengingat ia telah bekerja sama dengan Marron sejak 2019.

“Saya akan bertemu dengannya sekali lagi di garasi,” ujar Razgatlioglu, melalui Motosprint. “Yamaha awalnya setuju, tetapi kemudian Pramac memilih rencana yang berbeda. Sekeras apa pun saya mendorong, saya tetaplah seorang pemula. Saya tidak memiliki status seperti di sini, tetapi mungkin di masa mendatang saya akan bertemu kembali dengan Phil.”

Salah satu rumor yang mungkin jadi alasan kenapa jadi Giribuola yang menjadi crew chief Toprak adalah katanya ada seorang eksekutif yang tidak disebutkan namanya di tim Iwata juga mengklaim Yamaha tidak yakin akan produktif bagi Toprak untuk memiliki kepala kru sebagai Rookie tahun depan dimana kepala kru tersebut juga belum pernah bekerja di MotoGP dalam satu dekade terakhir.

BMW berusaha mempertahankan Marron sejak awal, karena ia memainkan peran kunci dalam membentuk M1000RR menjadi paket yang telah dimenangkan Razgatlioglu sebanyak 39 kali dan finis di podium 56 kali dalam 63 balapan di Kejuaraan Dunia Superbike sejak 2024.

Tahun lalu, pembalap Turki itu memenangkan gelar dengan selisih 43 poin, meskipun absen dalam enam balapan karena cedera. Menjelang balapan terakhir SBK akhir pekan depan di Jerez, Toprak unggul 39 poin dari rival terakhirnya, jagoan Ducati Nicolo Bulega. 62 poin masih diperebutkan – jika Razgatlioglu finis di depan pembalap Italia itu pada balapan pertama hari Sabtu, ia akan dinobatkan sebagai juara untuk ketiga kalinya.

Ketika jelas bahwa Marron tidak akan bergabung dengan Toprak di Yamaha, BMW sempat merasa lega. Namun, kelegaan itu segera diikuti oleh keterkejutan: Phil tetap akan pergi.

Diketahui bahwa Kepala teknisi berjenggot tersebut telah mencapai kesepakatan dengan KTM dan akan bekerja sebagai kepala kru Brad Binder pada tahun 2026.

Belum jelas ke mana Andres Madres, yang telah menjabat sebagai kepala kru Binder selama bertahun-tahun, akan pindah. Kemungkinan Madres akan dipindahkan ke Tech3, di mana Enea Bastianini, setelah skandal dengan Giribuola, telah menunjuk Xavier Palacin, seorang insinyur senior KTM, sebagai kepala kru sementara sejak awal September di Barcelona. – @tmcblog

10 COMMENTS

  1. Engkez aja mentok mentok cuma boleh bawa tukang ban

    Ketoprak yg tbtb mau bawa kepala kru yg gapernah megang motogp ya pasti gapunya pondasi buat ngotot lah 😅

  2. Wajar banget ditolak. Motor motogp beda banget sama motor wsbk, yakali pembalap sama crew chief sama2 rookie sama2 baru belajar dimotogp bisa dibayangin sulitnya hal tsb dimata petinggi tim tsb.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP