TMCBlog.com – Bro sekalian, kabar hangat dan cukup signifikan baru saja dirilis oleh FIM dan Dorna WorldSBK Organization (DWO). SBK Commission baru saja mengetok palu mengenai perubahan format jadwal akhir pekan balap (standard event schedule) yang akan mulai diberlakukan secara efektif pada musim 2026.
Tujuannya jelas: membuat alur tontonan menjadi lebih rapi, logis, dan menjamin intensitas balapan terus meningkat hingga akhir hari. Jadi, apa saja detail perubahannya? Mari kita bedah lebih dalam.
Hierarki “Progressive Order”: Dari Kecil ke Besar
Mulai tahun 2026, hampir di semua seri, hari Sabtu dan Minggu akan memiliki susunan balapan yang sangat terstruktur. Mereka menyebutnya sebagai progressive order.
Jika selama ini kita kadang melihat kelas WorldSBK (1000cc) main di jam 2 siang lalu dilanjutkan oleh kelas WorldSSP300 atau SSP600 setelahnya, maka di 2026 hal ini akan diubah. Filosofinya adalah meniru konser musik: opening act dulu, baru main event.
Urutan balapan yang baku nantinya di WSBK 2026 adalah sebagai berikut:
-
WorldWCR (Kejuaraan Dunia Wanita)
-
WorldSPB (Kelas baru Sportbike/Twin)
-
WorldSSP (Supersport 600/Next Gen)
-
WorldSBK (Superbike 1000cc)
Dengan format ini, WorldSBK akan selalu menjadi balapan penutup hari itu. Ini menegaskan hierarki sporting dari kejuaraan ini. Penonton diajak “pemanasan” dengan kelas-kelas pendukung, dan tensi akan terus naik hingga puncaknya di pertarungan para raksasa Superbike.
Bagaimana Nasib Superpole Race?
Nah, ini pertanyaan menarik. Apakah sprint race 10 lap yang brutal itu akan hilang atau pindah? Jawabannya: Tidak.
Tissot Superpole Race akan tetap mempertahankan slot tradisionalnya, yakni pada Ahad pagi menjelang siang. Pihak penyelenggara menyadari bahwa sesi ini adalah salah satu momen paling action-packed dan sudah menjadi identitas unik WorldSBK. Jadi, di hari Ahad kita akan tetap sarapan dengan sprint race, lalu sore harinya ditutup dengan Race 2 WorldSBK full length.
Fokus pada “Fan Experience” dan Paddock Show
Kenapa WorldSBK ditaruh paling belakang? Selain alasan hierarki, ada alasan entertainment yang kuat, Sob.
Dengan menempatkan WorldSBK sebagai penutup, klimaks emosional penonton (baik yang di sirkuit maupun di TV) akan terjadi di akhir. Begitu bendera finis dikibarkan, selebrasi podium akan langsung diarahkan ke Paddock Show.
Ini strategi cerdas. Penonton yang memadati sirkuit akan merasakan puncak acara tepat sebelum pulang, melihat pahlawan mereka merayakan kemenangan di tengah-tengah kerumunan paddock. Alurnya jadi lebih intuitif: Nonton balapan -> Klimaks Juara -> Pesta Podium -> Pulang dengan happy.
Sekilas Tentang Kelas Baru: WorldSPB
Mungkin Bro sekalian baru ngeh ada nama kelas baru di atas: WorldSPB. Yap, mulai 2026 kelas entry level WorldSSP300 akan digantikan/berevolusi. WorldSPB (Sportbike) ini disinyalir akan diisi oleh motor-motor twin cylinder menengah seperti Aprilia RS660, Yamaha R7, Kawasaki Ninja 650, dll. Kehadiran kelas ini di urutan kedua (setelah WCR dan sebelum SSP) akan membuat jenjang performa motor yang ditonton semakin mulus kenaikannya.
Opini TMCBlog
Menurut kami pribadi, langkah ini sangat positif dan “masuk akal” secara marketing maupun sporting.
-
Bagi Penonton TV: Kita “dipaksa” untuk stay tuned sampai akhir. Tidak ada lagi cerita mematikan TV setelah Race 1 SBK selesai padahal masih ada race SSP300.
-
Bagi Pembalap Muda: Mereka akan balapan lebih awal, yang artinya kondisi trek mungkin sedikit berbeda, tapi mereka mendapatkan spotlight sebagai pembuka jalan bagi para seniornya.
-
Atmosphere: Menjadikan WorldSBK sebagai main event penutup adalah standar emas di banyak olahraga hiburan (seperti MotoGP atau Tinju). Rasanya memang lebih “greget” kalau jagoan utamanya tampil terakhir.
Jadwal standar ini tentu masih bisa berubah menyesuaikan kondisi lokal (cuaca atau kebutuhan siaran TV lokal), tapi template dasarnya sudah dikunci. So, Gimana menurutmu, Sob? Apakah setuju kalau Moge 1000cc selalu jadi menu penutup di sore hari?
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog




Rombak Total
Selama ini Kalah terstruktur ama ARRC 😂🤣🤣
Ga ada toprak kurang seru nih..smoga ada bintang baru
makin ke sini makin berkurang minat..