TMCBlog.com – Sobat sekalian, gairah reli paling ganas di dunia, Rally Dakar 2026, semakin memanas saat memasuki Stage 9. Etape yang menghubungkan Wadi Ad-Dawasir menuju Bisha ini menjadi panggung pembuktian bagi pebalap Monster Energy Honda Team, Tosha Schareina. Pebalap asal Spanyol ini berhasil mencatatkan kemenangan etape ketiganya di edisi kali ini setelah melahap rute sejauh 410 km dengan catatan waktu yang impresif.
Schareina tampil sangat taktis. Memanfaatkan posisinya yang bukan merupakan “pembuka jalur”, ia berhasil mengejar ketertinggalan dan melakukan navigasi yang nyaris sempurna di area gurun yang penuh jebakan. Schareina menyentuh garis finis dengan waktu 3 jam 45 menit 42 detik, mengungguli rival-rival beratnya.
Drama Navigasi dan Perubahan Pemimpin Klasemen
Stage 9 kali ini benar-benar menyuguhkan drama khas Dakar. Dua pebalap yang berangkat paling depan, Luciano Benavides dan Daniel Sanders, sempat mengalami kesulitan navigasi yang cukup serius di 90 km pertama. Sebuah catatan di roadbook yang cukup tricky membuat mereka kehilangan waktu berharga.
Meskipun sempat tersesat, Daniel Sanders (Red Bull KTM) berhasil meminimalisir kerugian. Ia finis di posisi kedua pada etape ini dengan selisih +4 menit 35 detik dari Schareina. Performa solid ini cukup untuk membawa “Chucky” Sanders merebut kembali posisi puncak klasemen umum (Overall Standings).
Sebaliknya, nasib kurang beruntung dialami oleh Luciano Benavides. Juara bertahan yang sebelumnya memimpin klasemen ini harus rela kehilangan waktu sekitar 9 menit. Akibatnya, posisinya di klasemen umum melorot ke peringkat ketiga, di belakang Sanders dan jagoan Honda lainnya, Ricky Brabec.
Persaingan Menuju Garis Finis di Yanbu
Dengan selesainya Stage 9, peta persaingan di kategori sepeda motor kini semakin mengerucut:
-
Daniel Sanders (KTM): Pemimpin klasemen sementara.
-
Ricky Brabec (Honda): Tertinggal +6 menit 24 detik di posisi kedua.
-
Luciano Benavides (KTM): Tertinggal +7 menit 05 detik di posisi ketiga.
-
Tosha Schareina (Honda): Berada di posisi keempat dengan jarak +15 menit 28 detik.
Jarak antara tiga besar masih sangat tipis, Sob! Dengan sisa beberapa etape lagi menuju finis di Yanbu pada 17 Januari nanti, strategi pemilihan posisi start dan ketelitian navigasi akan menjadi kunci utama. Honda dan KTM kini terlibat dalam perang terbuka yang sangat seru untuk ditonton.
Apakah Honda mampu menggulingkan dominasi KTM di etape-etape akhir nanti? Kita pantau terus perkembangannya, Sob! Semoga bermanfaat!
Taufik of BuitenZorg |@tmcblog




Panjangnya etape
Hero udah mundur kah?