TMCBLOG.com – Sobat sekalian, dunia per-MotoGP-an kembali geger! Bukan karena catatan waktu lap time di tes pramusim, melainkan karena “bola kristal” alias prediksi liar yang dilemparkan oleh Marco Bezzecchi. Pebalap yang baru saja memperpanjang kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2028 ini memberikan gambaran line-up pebalap untuk musim 2027 yang benar-benar di luar nalar. Mari kita kunyah satu per satu, karena jujur saja, beberapa prediksi “Bezz” ini cukup bikin dahi berkerut.
Aprilia: Duet Maut Bezzecchi – Binder?
Bezzecchi memulai prediksinya dari dirinya sendiri. Dengan gaya khasnya yang santai, ia berseru, “Saya sudah tanda tangan – Tataaah!”. Menariknya, untuk posisi rekan setim di tim pabrikan Noale, Bezzecchi awalnya terpikir pebalap Moto2, namun kemudian berubah pikiran secara drastis.
Ia memprediksi Brad Binder akan menyeberang dari KTM ke Aprilia pada 2027. Sementara itu, tim satelit Trackhouse diprediksi tetap stabil dengan duet Ai Ogura dan Raul Fernandez.
Yamaha: “The Dream Team” Martin & Pecco!
Ini yang paling gila, Sob. Bezzecchi membayangkan Yamaha akan bangkit dengan kekuatan finansial dan teknis penuh untuk membajak dua bintang terbesar Ducati saat ini: Jorge Martin dan Pecco Bagnaia! Ya, ia memprediksi duet maut ini akan berbaju biru Yamaha Factory pada 2027.
Tak berhenti di situ, untuk tim satelit Pramac Yamaha, Bezzecchi memasangkan Toprak Razgatlioglu dengan Alex Rins. Bahkan, secara kocak ia menambahkan slot “motor ketiga” di Pramac khusus untuk veteran Jack Miller. Ada-ada saja ya, Bezz!
Honda: Revolusi Acosta & Morbidelli
Lupakan dominasi lama, Bezzecchi melihat HRC (Honda Racing Corporation) akan mengambil langkah berani dengan menduetkan “Si Hiu” Pedro Acosta yang dicomot dari KTM, bersanding dengan rekan satu akademinya, Franco Morbidelli. Sebuah kombinasi yang menurut Bezzecchi sangat mungkin terjadi di tengah upaya Honda kembali ke puncak.
KTM: Alex Marquez Berbaju Oranye
Jika Binder dan Acosta pergi, siapa yang mengisi slot KTM? Bezzecchi memprediksi Alex Marquez akan naik ke tim pabrikan Red Bull KTM Factory untuk berpasangan dengan Maverick Vinales.
Sedangkan untuk tim Tech3, ia melihat duet senior-junior antara Enea Bastianini dan Joan Mir (yang hengkang dari Honda).
Peta Kekuatan Ducati: Marc Marquez Masih Bertahan
Nah, bagaimana dengan “sang raja” Ducati? Untuk tim pabrikan Ducati Lenovo, Bezzecchi memastikan satu tempat adalah milik Marc Marquez. Namun, ia secara misterius mengosongkan satu kursi di sebelah Marc—entah karena tidak berani berspekulasi atau memang ia melihat akan ada kejutan besar di sana.
Untuk tim satelit Ducati lainnya:
-
VR46 Racing Team: Kepulangan Luca Marini ke rumah lama, berduet dengan rookie didikan akademi, Celestino Vietti.
-
Gresini Racing: Fermin Aldeguer diprediksi tetap tinggal, kemungkinan berpasangan dengan Fabio Di Giannantonio.
Melihat daftar di atas, Bezzecchi seolah-olah sedang bermain Fantasy Manager. Bayangkan Pecco dan Martin di Yamaha, sementara Acosta di Honda! Namun, dalam sejarah MotoGP, tidak ada yang tidak mungkin, terutama menjelang perubahan regulasi besar di masa depan.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog




Gonjang ganjing balap
Pramac 3 slot, HRC juga 3 slot dong 😁
Morbidelli klo ga di tampung sm vr46 keknya ga ada yg nglirik deh om bezz
Gongnya mungkin Fabio duet sama MM di Dukati
Ini 10/10 AI sih. Jangan keseringan wak.
Baik sekali basuki ini
Mempertemu kangenkan morbi dan Pa RT
Bs adu jotoz mereka berdua