TMCBLOG.com – Punten Sob agak telad, baru balik Gowes . . Sesi tes resmi terakhir di Sirkuit Chang, Buriram, Thailand baru saja usai, dan hasilnya benar-benar memberikan sinyal kuat bahwa peta kekuatan musim 2026 ini akan sangat dinamis. Jika selama ini Ducati dianggap sebagai penguasa absolut, Aprilia lewat duet Marco Bezzecchi dan Ai Ogura memberikan pernyataan keras dengan menyapu bersih posisi 1-2
Aprilia RS-GP 26: Melampaui Batas Rekor
Sobat sekalian, yang paling bikin “geleng-geleng” kepala adalah laptime yang dicatatkan oleh Marco Bezzecchi. Menjelang 15 menit terakhir sesi sore, “Bez” sukses menorehkan angka fantastis: .
Angka ini bukan sekadar angka, sobat. Ini adalah Unofficial Lap Record yang lebih tajam dari rekor resmi sirkuit Buriram sebelumnya. Aprilia tampaknya sudah menemukan sweet spot pada paket aerodinamika terbaru mereka—yang sempat kita bahas mirip antena Wi-Fi—dikombinasikan dengan karakter smooth mesin V4 Noale di aspal Buriram yang panas.
Bukan cuma Bezzecchi, Ai Ogura yang kini membela Trackhouse Aprilia juga tampil kesetanan. Rider Jepang ini merangsek ke posisi kedua di detik-detik akhir, hanya terpaut tipis dari Bezzecchi. Ini membuktikan bahwa RS-GP 2026 sangat ramah bagi berbagai gaya balap. Memang sih Diantara Pebalap MotoGP Lain, Ogura termasuk yang paling sering balapan di Buriram
Analisis Top 10 Tes Buriram 2026
Berikut adalah rangkuman performa 10 besar pada hari terakhir:
Ducati: Fokus Race Pace & Insiden Marquez Bersaudara
Meskipun Aprilia menguasai timing sheets, jangan remehkan kubu Borgo Panigale. Marc Marquez sebenarnya memegang posisi P1 hampir sepanjang hari dengan catatan . Namun, Marc tampaknya lebih fokus pada simulasi balap (long run).
Ada catatan menarik: Marc mengalami kecelakaan di Tikungan 3 saat mencoba melakukan simulasi 20 lap. Marc mengakui bahwa insiden tersebut murni karena masalah konsentrasi, mungkin efek dari kondisi fisiknya yang belum 100% fit setelah sakit di awal pekan. Tak lama kemudian, adiknya, Alex Marquez, juga mengalami crash di Tikungan 9 yang sempat memicu bendera merah (Red Flag).
Sementara itu, Pecco Bagnaia terlihat jauh lebih tenang di posisi ke-4. Pecco mengaku bahwa pengembangan GP26 jauh lebih matang dibandingkan proses transisi GP24 ke GP25 tahun lalu.
Perkembangan Pabrikan Lain: Yamaha V4 Masih Berjuang
Sobat sekalian, perhatian juga tertuju pada Yamaha dengan mesin V4 barunya. Meskipun sudah mulai menembus angka , Jack Miller dan Fabio Quartararo masih tertahan di posisi 16 ke bawah, tertinggal sekitar 1 detik dari Bezzecchi. Mengembangkan mesin baru di tengah kepungan aero canggih memang bukan perkara mudah bagi pabrikan Iwata.
Di kubu Honda, Joan Mir memberikan sedikit nafas lega dengan masuk ke 10 besar, membuktikan bahwa RC213V mulai menemukan arah pengembangan yang benar, meski masih ada gap yang cukup lebar untuk bertarung memperebutkan podium.
Tes pramusim 2026 telah resmi berakhir. Aprilia pulang dengan kepercayaan diri tinggi sebagai “Raja Tes”, namun Ducati tetaplah monster yang sangat stabil dalam simulasi jarak jauh.
Pertanyaannya: Apakah Bezzecchi bisa mengonversi kecepatan single lap ini menjadi kemenangan saat balapan sesungguhnya dimulai 27 Februari nanti di sirkuit yang sama? Kita tunggu saja aksi mereka di Thai GP! . . Selamat berbuka Puasa Sob,
Taufik ofBuiteZorg | @tmcblog





Bikin pecco senyum
Kalo king93 masih diatas, ya berati bez dkk masih harus berjuang lebih keras.
yamaho tetep kekeh pake aero sendiri… udahlahhsmaain aja kaya ducato klo ga smaain sekalian kaya aprilio…. itu mereka dah paten bikin aero motor…
hondo aja akhirnya jadi mirip ducato motornyaa
tahun depan terserah dah pake aero apa jugaa
smape di fucking sama pembalap utamanya apa ga puyeng
Ogura kalo di buriram kayak jadi super Seiya ,kayak jaman rookie MotoGP nya
Ex jurdun WSBK diposisi 21 tertinggal 2 detik,😁 seketika fans latah nya terdiam,dikira semudah itu persaingan di MotoGP
Gpp namanya jg rookie beda alam plus motor underdogs kl g dicoba g asyik drpd kite yg hanya bs komen hehehee…
Karna ada perbandingannya sama Diego di Honda Om.
Start dari moto2. Basic mesinnya kan supersport inline 3. Toprak dari kelas 1000cc 4 silinder. Samasama ban pirelli
Kalau gada diego, jelas toprak akan sangat amat banyak alasan maklum. Apalagi hype dan kata si abcd Toprak bakal gacor
Efek M1V4 saja yg masih kurang bumbu , sekelas #93 saja bisa terlempar ke UP10 kalo geber M1V4😂
Ya gimana ya, beberapa fansnya kekeuh bilang bakal bersaing di 5 besar padahal konteks Yamaha sedang memakai mesin baru dan sedang underperform.
Yamaha dan honda tenggelam kedasar papan klasmen..apakah ini efect ecu berkepanjangan..udah narik insinyur sblh jg belum jua ada hasil..pabrikan jepun bijimane ini
Kalau sering gowes…harus banyak minum air putih Wak haji…
Sering olahraga, tapi kurang minum itu bahaya …
Jaran ireng
Dan Yamaha mayoritas terbawah rider nya
Yamaha berjuang di tahun pertamanya pakai V4 itu wajar , lihat sejarah ducita ‘ katemi ‘ aprilia dan ondo 😂