TMCBLOG.com – Sobat sekalian, sesi Practice MotoGP seri Goiania, Brasil 2026 baru saja usai, dan hasilnya benar-benar seperti permainan “Roulette” yang penuh drama! Di bawah kondisi cuaca yang sangat sulit ditebak di Autodromo Goiania, Johann Zarco berhasil menunjukkan kelasnya sebagai pembalap kawakan dengan menjadi yang tercepat, dibuntuti oleh Marc Marquez dan kejutan luar biasa dari rookie Toprak Razgatlioglu.
Cuaca Tricky: Dari Basah ke Kering, Lalu Hujan Lagi!
Sesi yang berdurasi 60 menit ini menjadi krusial karena menentukan 10 pembalap yang langsung lolos ke sesi kualifikasi kedua (Q2). Ketegangan sudah terasa sejak awal karena kondisi trek yang sangat tricky. Jika pada sesi FP1 lintasan didominasi aspal basah, saat sesi Practice dimulai, lintasan hampir sepenuhnya mengering. Namun, awan gelap dan rintik hujan yang mulai turun kembali membuat suasana di paddock menjadi panik dan terburu-buru.
Begitu lampu hijau menyala pada pukul 20:00 waktu setempat, ke-22 pembalap langsung menyerbu lintasan sepanjang 3,8 km tersebut. Baru dua menit berjalan, Brad Binder (KTM) sudah harus mencium aspal setelah terjatuh dari motornya.
Zarco dan Marquez: Pengalaman Berbicara
Di tengah kondisi yang tidak menentu, Johann Zarco (LCR Honda) menunjukkan keberanian luar biasa. Pembalap tertua di grid ini berhasil mencatatkan waktu tercepat 1:20,266, mengungguli Marc Marquez dan Jack Miller di awal sesi.
Marc Marquez sendiri tampil sangat solid di posisi kedua. Seperti biasa, dalam kondisi lintasan yang setengah basah dan setengah kering (mixed conditions), insting Marquez sulit dikalahkan. Sementara itu, pembalap tuan rumah, Diogo Moreira, sempat memberikan harapan besar bagi publik Brasil dengan merangsek ke posisi 2 sebelum akhirnya mengalami lowside di Tikungan 4 saat mencoba mempertajam waktunya.
Toprak Razgatlioglu: Debut Practice yang Menggila!
Poin utama yang menjadi pembicaraan di paddock adalah performa Toprak Razgatlioglu. Rookie yang membela tim Pramac Yamaha ini tampil sangat brilian. Meskipun berstatus pendatang baru di MotoGP, Toprak seolah tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan karakter M1 V4 dan ban Michelin di Goiania.
Toprak berhasil mengamankan posisi ke-3, tepat di belakang Zarco dan Marquez. Keberhasilan Toprak menembus tiga besar ini disambut sorak-sorai luar biasa dari kru tim Pramac. Gaya balapnya yang agresif namun terkontrol di kondisi sulit membuktikan bahwa ia adalah ancaman nyata bagi para pembalap reguler.
Daftar 10 Pembalap yang Langsung Lolos ke Q2
Hujan yang kembali deras di 25 menit terakhir sesi membuat catatan waktu tidak banyak berubah. Banyak pembalap, termasuk duo Aprilia (Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez), yang harus gigit jari karena tertahan di posisi bawah (P20 dan P21) akibat cuaca yang memburuk.
Berikut adalah daftar 10 pembalap yang berhasil mengamankan tiket langsung ke Q2:Note: Fabio Quartararo dan Alex Marquez juga sempat masuk ke 10 besar tepat sebelum hujan benar-benar mengguyur lintasan.
Analisis Singkat: Dominasi Ducati dan Kebangkitan Honda
Ducati kembali menunjukkan kekuatannya sebagai manufaktur cukup dominan dengan menempatkan motor di Q2. Namun, sorotan juga tertuju pada Honda melalui Zarco dan Marini yang berhasil masuk 10 besar, menunjukkan progres pengembangan motor mereka.
Di sisi lain, KTM hanya bisa bernapas lega melalui Pedro Acosta, sementara Brad Binder harus berjuang melalui Q1 besok.
Sobat sekalian, kontras tajam terlihat pada performa Aprilia antara seri Thailand dan hasil hari Jumat di Goiania 2026. Jika sebelumnya di Thailand Aprilia tampil begitu perkasa dengan Marco Bezzecchi sebagai salah satu aktor utamanya, kondisi di Brasil justru berbalik menjadi sangat tricky dan penuh tantangan.
Cuaca yang berubah-ubah dari basah ke kering, lalu kembali diguyur hujan deras, membuat strategi tim pabrikan Noale ini seolah berkejaran dengan waktu, di mana sesi Practice yang efektif hanya berlangsung singkat sebelum lintasan benar-benar basah permanen.
Nasib kurang beruntung alias “boncos” dialami oleh Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez yang harus rela terlempar jauh ke posisi 20 dan 21. Meskipun Jorge Martin dan Ai Ogura masih bisa menyelamatkan muka Aprilia dengan menembus 10 besar, kegagalan Bezzecchi dan Raul untuk langsung masuk ke Q2 menjadi kerugian besar.
Saat hujan mulai turun semakin deras di 25 menit terakhir sesi, mereka kehilangan momentum untuk melakukan time attack, sehingga besok harus berjuang keras mendaki dari jalur Q1 untuk bisa mendapatkan posisi start yang layak.
Akankah Zarco mampu mempertahankan kecepatannya di sesi kualifikasi besok? Ataukah Toprak akan memberikan kejutan lebih besar dengan merebut Pole Position pertamanya? Kita pantau terus Sobat sekalian! SELAMAT IDUL FITRI MOHON MAAF LAHIR & BATIN
Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog





“Toprak seolah tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan karakter Ducati dan ban Michelin di Goiania” hmmm ini gimana wak
He.. Iya ya.. Tadinya mau komen seperti itu
4 motor ducati Marquez Gresini Ducati toprak pramac ducati
Bang marq balek ke Gresini?
Awas jebakan cuaca trek
Kacau jadinya kalau artikel dibantu ai tanpa di recheck dulu
’Begitu lampu hijau menyala pada pukul 20:00 waktu setempat, ke-22 pembalap langsung menyerbu lintasan sepanjang 3,8 km tersebut’
Balapan malem ya? Pengganti Qatar 😁
Artikel ai dan tidak ada ricek lagi kah,,?
Wak, parah nih artikelnya. G pernah baca komen lagi apa ya. Sudah banyak yg protest masih aja pake ai. MM bukan gresini lagi wak
wak tolonglah dicek dan ricek lg artikelnya sebelom disubmit post.. udah berkali² loh ini, gak heran blog makin sepi, selain kadang susah untuk ngepost (saya sering ngetik agak panjang tp ujung2nya gagal post) terus artikel suka salah sebut tim, pembalap, dan hal² lain yg berkaitan..
artikel nyari cuan aja
Sayang sekali Wak blog yg sampean bangun dan dulu diyakini salah satu blog yg kredible makin kesini makin.. ya sudahlah.. mungkin Wak haji ada kegiatan lain yg lebih membuatnya nyaman..
Beliau seperti nya lebih fokus ke youtube yg cuan nya lebih dari blog