TMCBLOG.com – Setelah rehat panjang hampir satu bulan yang terasa lama bagi kita para pecinta roda dua, hari ini lintasan sirkuit kembali memanas. Seri Jerez 2026 secara resmi dimulai dengan sesi pertama (FP1) selama 45 menit.
Kondisi sirkuit Jerez pagi ini sangat ideal: cerah dengan suhu lintasan yang bersahabat di angka 21° C. Sesi langsung gaspol dengan para pembalap berusaha mencari set-up terbaik di bawah langit Andalusia yang biru.
Pertarungan Timesheet di Awal Sesi
Johann Zarco dari LCR Honda menunjukkan taringnya dengan memimpin timesheet di lima menit pertama. Lap time Zarco tercatat di angka 1:38,815. Namun, dominasi Zarco tidak bertahan lama.
Hanya lima menit kemudian, di menit ke-10, Alex Marquez (Gresini Ducati) melakukan serangan yang mengesankan. Alex melesat ke posisi puncak dengan lap time signifikan, 1:37,332, menegaskan dominasi Ducati sejak awal. Cepat juga ya, bro!
Davide Tardozzi: Rahasia Performa Ducati GP25
Di tengah sesi yang memanas, MotoGP Track Commentator Jack Appleyard berhasil mewawancarai Team Manager Ducati Lenovo, Davide Tardozzi. Saat ditanya mengenai evolusi motor GP25 jelang Jerez, Tardozzi memberikan insight teknis yang sangat menarik.
Tardozzi mengungkapkan bahwa pada dasarnya, sasis GP24 dan GP25 memiliki banyak kesamaan. Nah, fokus Ducati kali ini bukanlah pada sasis baru, melainkan pada optimalisasi sisi elektronik.
“Kami melakukan banyak perubahan di sisi elektronik, khususnya soal pengereman,” jelas Tardozzi.
Penekanan pada elektronik pengereman ini sangat penting, mengingat karakteristik sirkuit Jerez yang membutuhkan stabilitas late braking untuk melahap tikungan-tikungan teknisnya.
Paruh Kedua Sesi dan Strategi Ban
Memasuki paruh sesi (menit ke-30), situasi di papan waktu semakin kompetitif. Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46) menunjukkan performa yang menjanjikan dengan merangsek ke posisi dua, memisahkan duel Marquez bersaudara; Alex di puncak dan Marc membayangi di P3.
Strategi penggunaan ban di sesi ini juga terpecah dua kubu. Beberapa pembalap menggunakan kombinasi Soft-Medium, sementara yang lain memilih kombinasi Medium-Medium untuk durability yang lebih baik.
Serangan Akhir Diggia dan Hasil Lengkap FP1
Di menit ke-41, terjadilah kejutan sesungguhnya. Fabio Di Giannantonio (Diggia) yang mengendarai motor Gresini Ducati dengan ban baru kombinasi Medium-Medium melakukan putaran flying lap yang luar biasa.
Dia menorehkan waktu tercepat, 1:36,954, dan langsung melesat ke posisi teratas, tak tergoyahkan hingga bendera checkered dikibarkan.
Setelah 45 Menit FP1 MotoGP Jerez 2026 berakhir, inilah hasilnya:
Bagaimana pendapat Bro n Sista mengenai hasil FP1 ini? Apakah Diggia bisa pertahankan performanya di FP2 dan kualifikasi nanti? Tulis komentar kalian di bawah, ya! Terus pantau TMCBlog.com untuk update MotoGP selanjutnya!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog







ducati hancurðŸ¤
Masih fp1 bro, kita tunggu aja sampai hasil race minggu nanti apa bener dukati hancur apa ga 😀
Oh jangan salah..p@sti……
Ditikung aprilia wkwkwk ditikung margobes, martin ama rahul wkwkwk
Tim ducati moleh turu pasar bantalan gobes kemulan sawi
Ngeri ya persaingan
bezz pertamina enduro, diggia gresini, typo kah wak haji?
menarik menanti penampilan mm93 di sini
kondisi lengan & kepercayaan diri sangat pengaruh
ekspektasi serta ngototnya dia bisa jadi boomerang
iso iso ndlosor caaak
M1 V4 malah satelit yg ada penampakan
Kan kotaro udah pasti pindah dan udah ga ikut develop motor lagi kalo ga salah. Sedangkan rins tau sendiri lah prestasinya di yamama kek mana
Jack miller pun sama
Tidak di perpanjang
Konon kata nya,taro di hrc 2027 di atas mm gaji nya
Wak ini cocoknya artikel GP Jerez tahun lalu
Pole lap tahun lalu 1.35
Meskipun gak juara race di Jerez minimal MM93 podium di sprint n Main race buat nyodok ke papan atas..btw Diggiantonio ngeri makin lama makin kencang
Digia sebagus ini rugi kalo taun dpn gak factory team. Minim ducati lah .apa geser markes yg mau pengsiun? Wkwkwk
Anomali sm pabrikan garputala, kok bisa fp1 kalah telak SM team satelit,apakah efek isu taro pindah,rins gak diperpanjang,sampai kayak gak disupport sama sekali,