TMCBLOG.com – Sobat sekalian, Tes Jerez yang berlangsung hari Senin ini menjadi momentum krusial bagi pabrikan Noale, Aprilia. Uji coba tengah musim ini bukan sekadar putar-putar sirkuit, tapi menjadi ajang krusial bagi sang pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi, untuk mematangkan performa RS-GP miliknya. Bezzecchi memanfaatkan sesi pagi untuk mengeksplorasi detail-detail kecil yang biasanya terabaikan saat race weekend.
“Saat Anda mengerjakan setup motor, selalu ada banyak opsi untuk penyempurnaan. Jerez adalah tempat yang tepat untuk mengeksplorasi hal tersebut. Saya sangat senang dengan kondisinya; treknya luar biasa dan level grip-nya sangat tinggi,” ungkap Bezzecchi dengan antusias di sela-sela sesi pagi.
Fokus pada Sektor 3 dan Durabilitas
Bezzecchi tidak hanya mencari lap time tercepat, tapi juga fokus pada peningkatan diri secara spesifik. Ia mengungkapkan bahwa fokus utamanya adalah membedah Sektor 3 Sirkuit Jerez, area di mana ia merasa paling kesulitan saat balapan GP kemarin.
Data menunjukkan betapa seriusnya pembalap Italia ini:
-
Total Lap: 45 Lap dalam 3 jam pertama.
-
Intensitas: Setara dengan hampir dua kali jarak balapan (GP distance) hanya dalam waktu singkat.
-
Status: Menjadi pembalap MotoGP paling aktif di lintasan sepanjang pagi ini.
Inovasi Aero: Winglet Sidepod di Area Windshield!
Namun, yang paling mencuri perhatian para pengamat di pitlane adalah langkah Aprilia yang kembali menaikkan standar riset aerodinamika. Aprilia memperkenalkan desain area windshield yang benar-benar inovatif dan belum pernah terlihat sebelumnya.

Jika biasanya sidepod atau winglet besar berada di sisi fairing bawah, kali ini Aprilia menempatkan detail winglet menonjol di sisi kiri dan kanan windshield.
Apa fungsinya? Secara teknis, Sidepod Windshield ini diperkirakan memiliki fungsi krusial untuk:
-
Cleaning the Air: Mengalihkan atau “membersihkan” turbulensi udara di sekitar bahu pengendara.
-
Stabilitas Aero: Mengoptimalkan aliran udara (laminer) saat motor dalam posisi miring (lean angle) maupun saat melesat di lintasan lurus (straight).
-
Efisiensi Downforce: Membantu menyeimbangkan tekanan udara di bagian depan atas motor agar lebih stabil.

Aprilia kembali membuktikan bahwa mereka adalah pionir dalam urusan “perangkat aero” di MotoGP. Inovasi ini menunjukkan bahwa setiap inci dari bodi motor adalah peluang untuk meraih keuntungan aerodinamika.

Selain Winglet Sidepod Winshield, Aprilia Juga menggunakan Sebuah alat di Buritan Yang tampak seperti alat pengukur aliran udara/tekanan. Kemungkinan untuk memvalidasi perhitungan CFD (Computational Fluid Design) mereka dalam kondisi nyata. Kita pantau terus perkembangannya hanya di TMCBlog!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog


Semangat 2027
Semakin demikian
Ga sabar ngeliat motor aprilia bisa terbang
Makin F1 aja visualnya. Udah pengen segera 2027 biar tampilan motor bener-bener minim aero
2027 gak minim aero, bang. Cuma perubahan ukuran lebar winglet dan ukuran front cowl, selebihnya ya masih bisa dicari celah regulasi, karena area di sekitar swingarm dan roda depan masih berada di zona yang boleh pake aero macem2
Nampaknya beberapa tahun kebelakang ini, pabrikan jepang hanya bisa mengekor ya? Sepertinya Jepang sudah tidak punya engineer inovatif lagi dan mungkin ini berhubungan dengan pendekatan Jepang yang selalu super konservatif dan feodalisme tinggi. Feodalismenya berupa engineer muda mereka tidak bisa leluasa berkiprah karena pemegang kuncinya masih engineer tua.
Harusnya yang kek gini tuh Ymh.
Secara beliau butuh banyak experiment.
Dan katanya uangnya ga berseri.
Pabrikan dng anggaran dan skala perusahaan paling kecil di paddock bisa develop seperti ini..
Krn pabrikan kecil, level pengambilan keputusan urusan teknis lebih cepat sehingga development lebih dinamis dari pabrikan gede, terlalu ribet approval hingga realisasinya kali. Susah
Gak setuju juga sih, cuma intinya di 2 tahun kebelakang emang lebih masif aja, soalnya pas 2023-2024 juga Aprilia gak semasif ini dalam pengembangan, keknya mungkin juga gegara pendekatan Albesiano dengan Sterlachini ini beda.
Intinya apa,pabrikan jepun kalo kate si doel mah ” ketinggalan jaman. Katenye!!”
Mereka tertatih tatih ngejar pabrikan eropa ehhh datang pabrikan duit gede jagoan dracin. Zxmoto cfmoto qjmotor zoncheng jialing kanzen , sanex ,Loncini ampe benneli wkwkw