TMCBlog.com – Sobat sekalian, aura positif sedang menyelimuti paddock Honda Team Asia menjelang putaran kelima Moto3 World Championship 2026 di Sirkuit Le Mans, Prancis. Fokus utama tentu tertuju pada wonderkid Indonesia, Veda Ega Pratama, yang tampil fenomenal di seri sebelumnya.
Setelah aksi comeback gila di Jerez—merangsek naik dari posisi ke-17 hingga finis di urutan ke-6—Veda kini datang ke Le Mans dengan kepercayaan diri tinggi namun tetap membumi. Berikut adalah poin-poin penting kesiapan Veda menghadapi sirkuit teknis di Prancis tersebut berdasarkan Informasi resmi dari Honda Team Asia yang tmcblog terima:
1. Strategi “Reset to Zero”
Meskipun membawa modal hasil manis dari Spanyol, Veda menunjukkan kedewasaan balapnya dengan memilih untuk melakukan reset. Ia menyadari bahwa karakteristik Le Mans sangat berbeda dengan Jerez.
“Hasil di Spanyol menunjukkan kami punya pace untuk bertarung di grup depan, tapi setiap akhir pekan itu berbeda. Kami harus reset dan mulai lagi dari nol,” ungkap Veda.
2. Menjaga Ketenangan (Stay Calm)
Salah satu kunci keberhasilan Veda sebagai rookie musim ini adalah kemampuannya menjaga emosi. Di Le Mans yang memiliki karakter stop-and-go dengan zona pengereman keras (heavy braking), ketenangan dalam mengambil keputusan sangat krusial agar tidak melakukan kesalahan fatal.
3. Kompetitif Sejak Hari Jumat
Veda menekankan pentingnya untuk langsung “nyetel” dengan motor dan sirkuit sejak sesi latihan pertama (FP1). Targetnya jelas:
-
Mencari setup terbaik lebih awal.
-
Konsisten di setiap sesi.
-
Berusaha cepat sejak awal agar mendapatkan posisi kualifikasi yang lebih baik (menghindari harus comeback dari barisan belakang lagi).
Analisis Teknis & Tim
Hiroshi Aoyama, selaku Team Manager Honda Team Asia, menyebutkan bahwa Le Mans adalah sirkuit yang sangat presisi. Tata letaknya unik, mengombinasikan trek lurus panjang dengan tikungan-tikungan teknis. Tim telah melakukan tes privat sebelumnya dan menemukan beberapa poin positif yang diharapkan bisa membantu Veda dan rekan setimnya, Zen Mitani, untuk lebih kompetitif.
Bagi Zen Mitani sendiri, Le Mans menjadi misi pembuktian untuk meraih poin perdananya musim ini setelah hasil yang kurang memuaskan di Jerez (P21).
Target Logis untuk Veda di Le Mans adalah Terus konsisten di barisan depan dan mengamankan poin penting untuk perebutan gelar Rookie of the Year 2026. Dengan pace yang sudah terbukti di seri-seri awal, bukan tidak mungkin podium akan hadir kembali bagi pebalap Gunung Kidul ini di Prancis. Mari kita tunggu aksinya akhir pekan ini!
Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog





Saatnya rebound
Rebound and back to podium gassss! Indonesia raya berkumandang + rating motogp dijamin naek drastis seperti naeknya dolar
dg dukungan dan binaan dari jerigen 69, Veda pasti podium!