[Opini] Augusto Fernandez: Bakal Banyak ‘Senggolan’ Terkontrol di MotoGP 850 CC nanti !

TMCBLOG.com – Sobat sekalian… Pembicaraan mengenai regulasi baru MotoGP tahun 2027 yang akan memangkas kubikasi mesin dari 1000cc menjadi 850cc memang nggak pernah habis buat dikulik. Banyak pro dan kontra yang datang dari para pengamat maupun pembalap sendiri. Nah, baru-baru ini, mantan pembalap MotoGP asal Spanyol, Augusto Fernandez, memberikan sudut pandang yang sangat menarik sekaligus mendalam lewat wawancaranya dengan media Spanyol, As.com.

Menurut Augusto, perubahan ke mesin 850cc ini justru bakal membuat MotoGP jauh lebih seru, lebih asyik dikendarai (more fun), dan yang paling menarik: bakal membuka peluang terjadinya lebih banyak kontak fisik atau “senggolan” antar-pembalap secara terkontrol!

Lho, kok bisa senggolan malah dibilang bagus dan terkontrol? Mari kita bedah opininya, sob!

Bobot Lebih Enteng, Aero Berkurang = Balapan Lebih ‘Gaya Lama’

Sobat sekalian tahu sendiri, MotoGP zaman sekarang dengan mesin 1000cc plus paket aerodinamika (winglet) yang masif dan ride height device membuat motor jadi sangat kaku dan menghasilkan dirty air (turbulensi udara) yang luar biasa di belakang motor. Efeknya? Menyalip jadi susah setengah mati, dan kalau ngerem di belakang motor lain, pembalap rawan kesedot angin lalu berujung lowside atau menabrak pembalap di depannya.

Di tahun 2027, selain kapasitas mesin turun jadi 850cc, regulasi juga memangkas habis-habisan peranti aerodinamika dan melarang total penggunaan ride height device.

Augusto Fernandez menilai, dengan pengurangan ini, motor akan menjadi jauh lebih ringan dan lincah. Karakter motor 850cc ini diprediksi akan mengembalikan DNA balapan di mana pembalap bisa lebih mengeksplorasi kelihaian mereka, bukan sekadar bertumpu pada kekuatan elektronik dan tekanan udara.

Kenapa Bisa Banyak “Senggolan” Terkontrol?

Augusto menjelaskan bahwa tanpa adanya downforce yang berlebihan, jarak pengereman (braking zone) antar-pembalap tidak akan se-ekstrem sekarang. Pembalap akan memiliki ruang manuver yang lebih fleksibel untuk mencoba menyalip dari sisi dalam maupun luar tikungan.

Karena motornya lebih lincah dan efek turbulensi udara berkurang drastis, pembalap bisa saling menempel sangat dekat saat masuk ke tikungan (corner entry).

“Motor 850cc akan lebih menyenangkan dan akan memungkinkan lebih banyak kontak,” ujar Augusto.

Kontak atau senggolan yang dimaksud di sini bukanlah crash horor yang berbahaya, melainkan aksi wheel-to-wheel ala balapan Moto2 atau MotoGP era awal 800cc dulu. Di mana pembalap bisa saling “colek” bahu atau fairing saat berebut racing line demi posisi terbaik, tanpa takut motornya langsung kehilangan traksi depan akibat hilangnya downforce secara mendadak. Balapan akan kembali menyuguhkan tontonan yang menguras adrenalin!

Apa yang dikatakan Augusto Fernandez ini masuk akal banget, sob. Tujuan utama Dorna dan FIM merombak regulasi 2027 memang untuk mengembalikan kendali penuh motor ke tangan pembalap (bukan ke komputer/aerodinamika) dan meningkatkan faktor keselamatan sekaligus tontonan (show).

Jika motor 850cc nanti lebih minim aero, maka handling-nya akan lebih mudah dikoreksi oleh pembalap ketika terjadi kontak fisik ringan di lintasan. Kita mungkin akan sering melihat aksi overtake agresif di tikungan-tikungan sempit, yang selama ini absen karena pembalap modern terlalu takut terjebak dirty air.

Nah, bagaimana menurutmu, sobat sekalian? Apakah kamu setuju dengan opini Augusto Fernandez bahwa MotoGP 2027 dengan mesin 850cc dan Ban Pirelli bakal jauh lebih seru dengan aksi saling senggol yang menegangkan namun tetap aman? Silakan tulis opinimu di kolom komentar ya!

Taufik of BuitenZorg | @TMCBlog

12 COMMENTS

    • Yg terbiasa senggol senggolan bakal lbh jago yg uda swjak lahir ngebut pake aero aeroan ya wasalam

  1. kembali ke era corner speed adalah kunci. skill pembalap lebih terasah. kasarnya salip2an akan mirip moto2. jarang yg bisa bener2 bikin gap jauh

  2. gambar toprak yang udah tegak tapi buritan tetap tinggi mengkonfirmasi sudah tidak ada ride height device.
    berarti kalau laptime era 850 apakah masuk ke area new world record lagi meski waktunya lebih lambat dari era 1000 cc ?

    • Keknya tetep masih ada kemungkinan, karena di era 800 cc kan juga gitu, awalnya emang topspeed lebih rendah, tapi corner speed bisa lebih kenceng. Kalo yang ini mungkin Corner speed gak beda jauh, tapi saat keluar atau saat masuk tikungan bisa jadi lebih kenceng, ya di tikungan yang paling kerasa mungkin di chicane yang bisa lebih cepet buat rubah arah.

Comments are closed.

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP