TMCBlog.com – Sob, sebuah torehan sejarah emas kembali dicatatkan oleh pabrikan asal Borgo Panigale, Italia. Bertepatan dengan perayaan hari jadinya yang ke-100 tahun, Ducati secara resmi mengunci gelar Juara Dunia Manufaktur WorldSBK musim 2026! Spesialnya lagi, kepastian gelar juara ini direngkuh di sirkuit Donington Park, Inggris—sebuah tempat yang sangat bersejarah di mana Ducati meraih kemenangan pertamanya di ajang WorldSBK pada tahun 1988 silam lewat pembalap Marco Lucchinelli.
Gelar ini menjadi mahkota Juara Dunia Manufaktur kelima secara berturut-turut (Five in a Row) bagi Ducati sejak musim 2022, sekaligus menjadi gelar ke-22 sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di World Superbike. Statistik impresif ini kian mengukuhkan dominasi mutlak Ducati sebagai manufaktur paling sukses dalam sejarah kejuaraan WorldSBK.
Rekor Penguncian Gelar Tercepat Sejak Era 2003
Dominasi Ducati di musim 2026 ini benar-benar berada di level yang berbeda. Gelar konstruktor ini berhasil disegel saat musim masih menyisakan 12 balapan. Ini merupakan rekor penguncian gelar juara tercepat di WorldSBK sejak musim 2003 silam (yang saat itu terkunci saat menyisakan 7 balapan).
Perlu dicatat secara teknis, pada tahun 2003 format balapan hanya terdiri dari dua race per akhir pekan, sedangkan format modern sejak 2019 menggunakan sistem tiga race (Race 1, Superpole Race, dan Race 2), yang membuat pencapaian di sisa 12 balapan ini terasa jauh lebih masif dari sisi kalkulasi poin performa.
Kunci dari dominasi ini berada di tangan duet tim Aruba.it Racing – Ducati. Nicolo Bulega dan rekan setimnya, Iker Lecuona, tampil luar biasa konsisten dengan menyapu bersih kemenangan di setiap race sejak seri pembuka musim ini. Tidak hanya memimpin klasemen manufaktur, Aruba.it Racing – Ducati juga telah mengamankan gelar juara kategori Tim (Teams’ Championship).
Di klasemen pembalap, Nicolo Bulega bertengger kokoh di puncak klasemen, dikawal oleh dominasi total motor Panigale V4 R yang menempatkan empat pembalapnya di posisi lima besar, yakni Iker Lecuona, Yari Montella, dan Sam Lowes.
Pernyataan Resmi Luigi Dall’Igna (General Manager Ducati Corse)
“Kami sangat bangga bisa kembali menaklukkan gelar Manufaktur di Kejuaraan WorldSBK. Hasil ini adalah bukti nyata dari kerja luar biasa yang dilakukan oleh Ducati Corse bersama seluruh Tim dan pembalap kami. Panigale V4 R terus terbukti menjadi motor yang luar biasa, mampu memadukan performa, reliabilitas, dan daya saing di tingkat tertinggi.
Rangkaian kemenangan dan podium yang diraih oleh Nicolo Bulega dan Iker Lecuona sungguh sesuatu yang luar biasa dan sulit dibayangkan pada awal musim. Terima kasih khusus kepada Stefano Cecconi untuk manajemen olahraga grup ini dan Marco Zambenedetti atas kontribusi teknisnya, tidak hanya selama musim ini tetapi juga untuk hasil luar biasa yang diraih selama lima tahun terakhir.”
Secara teknis, bertahannya keperkasaan Ducati Panigale V4 R di grid WorldSBK membuktikan bahwa pengembangan paket aerodinamika, manajemen engine rev-limit (pembatasan RPM), serta konsistensi penyaluran tenaga mesin V4 mereka masih menjadi benchmark tertinggi yang sulit ditandingi oleh pabrikan kompetitor seperti Yamaha, Kawasaki, BMW, maupun Honda.
Keberhasilan menempatkan empat pembalap dari tim yang berbeda (pabrikan dan satelit) di posisi lima besar klasemen menunjukkan bahwa motor ini memiliki window kerja yang cukup luas dan ramah terhadap berbagai karakter riding style pembalap.
Silakan dikunyah-kunyah informasinya, dan bagaimana opini bro sekalian mengenai kedigdayaan Ducati di WSBK musim 2026 ini? Silahkan share di kolom komentar.
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog






Terima kasih Toprak
Sekalian bikin jadi Ducati Cup aja sih
Wkwkwk ya iyalah, motornya semi prototipe lawan motor mas prod,ya jauh levelnya
salah sendiri ga bikin motor yg setara
Ga mampu jual motor semi prototype ya? Aowkow
Andai R1 bikin mass pro 500 unit dengan pneumatic valve, kira2 pening pale masih meraja gak ya?
Masihlah
Tdk cukup hny upgrade pneumatic valve, harus total. V4R dibangun dng komposisi metalurgi, material dan desain teknis mendekati Desmo, tp msh “ditahan”, krn WSBK ada price cap di EUR 44.000.
Lalu…Ducati menyediakan upgrade kit resmi yg signifikan mengeluarkan potensi V4R utk keperluan WSBK, yg bila diakumulasi akan melampaui price cap tsb.
Bisa dikatakan Ducati jg beruntung pny bnyk konsumen sultan utk menghabiskan 500 unit dlm 2 tahun agar V4R ttp bisa tampil di WSBK..
Wsbk masih ada ternyata