TMCBLOG.com – Seri ke-12 Moto3 World Championship 2026 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Inggris, menghadirkan hasil positif bagi pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Memulai balapan dari posisi start ke-15 (P15), pebalap besutan Honda Team Asia ini menunjukkan aksi comeback impresif hingga akhirnya menembus posisi sembilan besar (P9) saat melintasi garis finis.
Start dari baris kelima tidak menyurutkan ritme pebalap rookie tersebut. Begitu lampu hijau padam, Veda langsung melakukan penyerapan posisi secara agresif namun terukur di lap-lap awal. Ia berhasil menusuk ke kelompok 10 besar dan bergabung dalam rombongan utama yang bertarung memperebutkan posisi terdepan.
Namun, dinamika khas Moto3 yang dipenuhi aksi saling jarak rapat menghadirkan tantangan tersendiri. Terjadinya sejumlah insiden di barisan depan membuat gap antara kelompok terdepan dan rombongan di belakangnya merenggang. Veda terimbas oleh dinamika tersebut sehingga kehilangan kontak dari rombongan utama dan harus bertahan bertarung di kelompok kedua sepanjang 15 putaran balapan.
Cerita Veda Ega Pratama: Kepercayaan Diri Ban Depan dan Pembelajaran Berharga
Mengomentari jalannya balapan di Silverstone, Veda mengungkapkan bahwa secara teknis ia memiliki feeling yang sangat baik terhadap sepeda motornya, khususnya pada pemilihan kompon ban.
“Secara jujur saya memiliki rasa percaya diri yang sangat baik, terutama dengan bagian depan dan penggunaan kompon medium sepanjang balapan. Rencana awal adalah tetap berada di kelompok terdepan dan fokus pada diri sendiri. Namun, seperti yang biasa terjadi di Moto3, ada beberapa insiden di depan yang membuat saya kehilangan kontak dengan rombongan depan.
Saya berusaha untuk mengejar kembali, tetapi saya masih melakukan beberapa kesalahan selama balapan dan saya tahu ada hal-hal yang perlu saya tingkatkan dalam gaya berkendara. Meskipun demikian, saya belajar dari kesalahan tersebut dan terus berjuang di kelompok kedua. Saya mencoba mengelola lap terakhir, tetapi kembali melakukan sedikit kesalahan hingga kehilangan waktu. Pada akhirnya, saya finis di P9 dan mengamankan poin penting. Saya senang karena poin ini sangat berarti, namun yang lebih penting adalah saya belajar banyak dari balapan ini,” ujar Veda Ega Pratama.
Komentar Hiroshi Aoyama: Apresiasi Daya Juang Pebalap Indonesia
Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan penilaian positif terhadap penampilan Veda sepanjang akhir pekan yang tidak bisa dikatakan mudah di Sirkuit Silverstone. Menurut Aoyama, ketahanan mental Veda menjadi kunci utama keberhasilannya mengamankan poin di seri ini.
“Balapan Moto3 hari ini sangat mendebarkan. Walaupun bukan balapan yang mudah, kedua pebalap kami mampu bertarung hingga akhir dan mencetak poin. Veda melakukan start yang sangat baik dan dengan cepat masuk ke posisi 10 besar. Dia berada di kelompok cepat dan melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi sayangnya beberapa insiden di depannya berdampak pada posisinya dan membuat dia kehilangan cukup banyak waktu.
Dari titik itu, tidak mudah untuk menutup gap ke rombongan depan, sehingga dia harus bertarung di kelompok kedua di sekitar posisi 10 besar. Namun dia tidak pernah menyerah dan terus menekan hingga akhir sampai berhasil mengamankan P9. Ini bukan pekan yang mudah baginya, tetapi dia memberikan yang terbaik dan mengamankan poin penting,” ungkap Hiroshi Aoyama.
Hasil finis P9 di Silverstone dengan selisih waktu +12.276 detik dari pemenang balapan memberikan tambahan poin berharga bagi Veda Ega Pratama dalam mengarungi musim perdananya di level kejuaraan dunia Moto3.
Jalannya race : 15 Lap race Moto3 diadakan dalam keadaan trek kering dengan pemiliban ban Veda Pratama SC2-SC1Â . . Setelah start dimulai Veda langsung dari start P15 naik ke P11 sementara Almansa langsung memimpin
Di Lap ke tiga Uriarte sempat memimpin sebelum kembali Almansa kembali ambil alih. Di Lap ke 4 Alvaro Carpe mimpin, sementara Veda di P11. Lap 6 cruches dan Hakim Crash, Veda Naik ke P10. Lap 7 scoot Adgen Crash, Veda Naik ke P7. Lap 8 almansa memimpin, Veda P8
Lap 8 Veda turun sampai P13. Lap 9 Veda krmbali naik ke P11 sementara Almansa Masih memimpin..Lap 11 Almansa P1 di dekati Carpe. Veda P10. Lap 12 Veda di P11, Almansa memimpin. Lap 13 veda masih P12.
Awal Lap terakhir Almansa memimpin, Veda P10. Setelah 15 lap akhirnya David Almansa memenangkan Race Moto3 Silverstone 2026. Veda finish P9
Taufik of BuitenZorg| @tmcblog







ulasan singkat flash secepat publish artikelnya
Ketolong banyaknya yg crash
Yg penting bukan veda yg crash 🙂
Kerja bagus meskipun bukan juara grup tapi bukan yg paling belakang, mungkin karena faktor masih newbie di sirkuit ini
gas terus ved
Agak merosot ya. Tp sirkuit ya emang teknikal bgt. Mayan masih 6 besar klasemen jooss vamos veda!