TMCBlog.com – Bro sekalian, atmosfer Pertamina Mandalika International Circuit pekan lalu benar-benar membara! Sebagai home race alias balapan kandang bagi pembalap muda berbakat Tanah Air, Veda Ega Pratama, GP Indonesia Moto3 2026 kemarin menyuguhkan drama dan battle yang amat sangat menegangkan.
Tampil di hadapan publik sendiri bersama Honda Team Asia, Veda sukses menyedot perhatian lewat aksi overtaking yang agresif namun cermat. Memulai balapan dari grid ke-7 (P7), rookie kebanggaan Indonesia ini langsung melakukan launch ciamik dan merangsek naik hingga posisi kedua (P2) hanya dalam rentang dua lap saja! Sepanjang balapan, Veda terus meladeni determinasi barisan depan dan konsisten bertarung di zona podium sebelum akhirnya finis di posisi ke-6 (P6) serta mengamankan 10 poin penting.
Komentar Hiroshi Aoyama: Apresiasi Tinggi untuk Home Hero
Usai balapan, Hiroshi Aoyama selaku Team Manager Honda Team Asia membagikan pandangannya terkait performa impresif anak didiknya tersebut. Eks juara dunia 250cc ini mengaku sangat puas dengan perjuangan Veda di lintasan:
“Balapan yang sangat seru di Mandalika hari ini. Veda start dari P7 dan melakukan pemulaian yang sangat bagus, bahkan sudah mencapai P2 pada lap kedua. Dia bertarung sengit di zona podium, dan balapannya sendiri sangat intens dengan banyak aksi saling susul yang rapat. Pada akhirnya dia finis P6, dan saya pikir dia sudah melakukan yang terbaik yang dia bisa hari ini.”
“Catatan waktu lapnya sangat konsisten, dan kami sangat mengapresiasi kerja keras yang dia curahkan dalam balapan ini. Tentu saja kami ingin bertarung untuk podium, tetapi Veda menunjukkan kecepatan yang bagus dan memaksimalkan Grand Prix kandangnya sebaik mungkin.”
Tak lupa, Aoyama-san juga memberikan apresiasi mendalam kepada para fans di Indonesia yang tiada hentinya meneriakkan dukungan di tribun sirkuit:
“Dukungan dari fans Indonesia luar biasa sepanjang akhir pekan, dan kami benar-benar bisa merasakan energinya. Ini memberikan motivasi ekstra bagi kedua pembalap dan seluruh tim. Kami sangat berterima kasih kepada semua orang yang datang mendukung kami, begitu juga kepada para sponsor dan mitra kami.”
Analisis Performa & Menatap Phillip Island
Meskipun belum berhasil mengamankan podium utama di Mandalika, kestabilan lap time serta keberanian Veda untuk meladeni pertarungan sengit di barisan depan membuktikan bahwa adaptasi Honda NSF250RW miliknya kian matang. Ritme balap yang menjanjikan ini menjadi modal berharga bagi tim untuk menyongsong seri-seri berikutnya.
Kini, Honda Team Asia langsung mengalihkan fokus ke GP Australia di Sirkuit Phillip Island — sebuah gelaran yang akan terasa sangat istimewa karena sirkuit legendaris tersebut bersiap menggelar balapan Grand Prix terakhirnya. Bagi Veda Ega Pratama dan rekan setimnya, Zen Mitani, lintasan Phillip Island yang dikenal fast and flowing akan menjadi tantangan baru yang belum pernah mereka cicipi di ajang World Championship.
Dukungan luar biasa dari fans Mandalika jelas menjadi bahan bakar semangat bagi Veda untuk terus berkembang. Mari kita doakan bersama agar progres positif ini terus berlanjut di Australia nanti!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog




Gmn jika Veda dititipkan di tim lain yg pakai KTM? Bisa ke tim yg relatif bersih dr title sponsor merek motor seperti Cfmoto dsb agar tidak mencederai Oneheart. Semacam Ogura dulu di tim MSI. Lalu 2028 naek ke Moto2… seandainya aja ini.
ngimpi… huahahahaha 😆
Rumornya aspar tertarik sama veda beneran kah Wak?
Masa iya sih…
tetep aja, NSF belum sekompetitif KTM, cuma ngandelin pembalap dan karakter sirkuit yg cocok dengan NSF itu mah bukan nyuruh bersaing di papan atas klasemen..
Kapan ya pake supplier mesin cp2 Yamaha,ngerasa udah ga ada harapan kalo tetep pake hodna
’28
bahasanya sangat halus Aoyama. Terima kasih
cuma kalo diterjemahkan kasarnya : “wes mentok deknen hasil’e yo sakmono”