TMCBLOG.com – Paddock MotoGP kembali dihebohkan dengan perjuangan luar biasa dari Jorge Martin. Hanya berselang enam hari setelah kecelakaan high-speed di Phillip Island yang membuatnya mengalami patah pergelangan tangan, sang juara kini sudah dinyatakan fit dan siap turun ke lintasan Sirkuit Sepang, Malaysia!
Meski demikian, kubu Aprilia Racing tampaknya memilih pendekatan yang jauh lebih realistis dan terukur menghadapi balapan akhir pekan ini. Team Manager Aprilia Racing, Paolo Bonora, secara terbuka menjelaskan bagaimana timnya menyikapi situasi pelik ini. Menurutnya, Aprilia sama sekali tidak ingin membebani Martin atau memaksanya mengambil risiko berlebihan.

-
Kondisi Lebih Baik dari Perkiraan: Hasil scan lanjutan menunjukkan bahwa fraktur pada tulang radius yang dialami Martin adalah non-displaced (tidak bergeser), dan cedera tulangnya tidak separah ketakutan awal. Tim medis di Kuala Lumpur juga bekerja cepat merawatnya.
-
Tes di Sesi Latihan Bebas (FP1): Martin akan mencoba motornya di FP1—yang diprediksi bakal berlangsung dalam kondisi basah—dengan gaya berkendara yang lembut tanpa mengambil risiko.
-
Evaluasi Medis Lanjutan: Selepas sesi pertama, Martin wajib kembali ke medical centre untuk memastikan apakah lengannya sanggup melanjutkan sisa akhir pekan atau tidak.
“Saran kami sangat jelas: jangan ambil risiko. Jika kamu merasa punya kekuatan yang cukup dan bisa finis dengan aman, silakan lakukan. Kalau tidak, jangan ambil risiko,” tegas Bonora.
Peluang Gelar Juara dan Mentalitas “Never Give Up”
Kecelakaan di Australia pekan lalu memang membuat Marc Marquez merebut pimpinan klasemen sementara dengan keunggulan 10 poin, sementara peluang Martin mempertahankan mahkotanya kian berat.
Namun, Aprilia menegaskan bahwa mereka tidak akan menyerah begitu saja kendati situasi perebutan gelar musim 2026 ini semakin menantang.
-
Fokus Jangka Panjang: Bonora menyebut bahwa Martin harus menyimpan energinya bukan hanya untuk Sepang, melainkan juga untuk sisa seri berikutnya.
-
Masih Ada Harapan: Dengan empat seri tersisa (termasuk Sepang), Aprilia tetap menaruh kepercayaan penuh pada proses pemulihan pebalap andalannya itu.
Bagaimana menurut sobat sekalian, apakah aksi nekat Jorge Martin turun dengan pergelangan tangan cedera ini bakal berbuah manis di Sepang, atau justru jadi bumerang dalam perebutan titel juara dunia MotoGP tahun ini? Tulis di kolom komentar ya!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog



Never say never ya berharap martin jgn terlalu push recovery jangka panjang lebih penting tp KLO mau jadi MM2 .0 ya Ng papah