Bintang Pranata dan Resky Yusuf Podium Race 2 Moto4 Asia Sepang 2026

TMCBLOG.com – Sobat Sekalian, Sebenarnya Pebalap Indonesia Bintang Pranata Sukma berhasil menyentuh Garis finish pertama setelah 10 Lap race 2 Moto4 Asia Sepang 2026. Namun Bintang menyentuh Limit Trek dan ini menyebabkan Ia gagal Meraih kemenangan Pertamanya di Moto4 Asia Msim ini dan harus rela turun ke Podium 2 dan menyerahkan Kemenangan Ke Hayato Chisiki.

Secara Umum race weekend Moto4 Asia Sepang 2026 adalah race weekend Terkuat Bintang Pranata Yang total meraih 40 Point. Pertarungan sengit di barisan depan, senggolan tikungan terakhir, highside horor, hingga drama track limits di parc ferme benar-benar membuat jantung berdegup kencang!

Pembalap asal Jepang, Hayato Chishiki, akhirnya resmi dinobatkan sebagai pemenang Race 2 setelah drama penalti menganulir posisi pertama yang semula direbut oleh pembalap Indonesia, Bintang Pranata.

Jalannya Race: Pertarungan Ketat 7 Pembalap di Barisan Depan

Lampu start padam, dan polesitter Kotaro Togashi langsung mengamankan holeshot dengan meredam perlawanan pemenang Race 1, Qabil Irfan. Memasuki akhir lap pertama, Hayato Chishiki langsung merangsek naik ke zona podium.

Namun, ini baru permulaan dari sebuah perang besar. Sebanyak tujuh pembalap membentuk grup neraka di barisan depan untuk memperebutkan supremasi di Sepang. Drama juga tersaji di barisan tengah.

Teerin Fleming yang sempat mempertontonkan kecepatan luar biasa dengan mencetak fast lap harus rela mengalami crash di awal Lap 5. Nasib serupa dialami Muhammad Badly yang terjatuh di Turn 14; meski sempat bergabung kembali, ia akhirnya diinstruksikan untuk masuk pit dan retire.

Klimaks Lap Terakhir: Senggolan, Finis Pertama, hingga Penalti Menyakitkan

Pertarungan tujuh rider ini harus ditentukan lewat aksi salip-menyalip di lap dan tikungan pamungkas. Tak ada yang mau memimpin terlampau awal di back straight, hingga akhirnya Waku Kunitate mengambil alih kendali.

Memasuki tikungan terakhir (Turn 15), Kunitate langsung disatroni oleh slipstream dari Chishiki dan Bintang Pranata yang menyerbu dari sisi luar dan dalam. Bintang Pranata tampil brilian, menyodok keluar sebagai yang pertama melintasi garis finis!

Namun, drama belum usai di garis finis. Di parc ferme, Race Direction mengumumkan keputusan krusial: Bintang Pranata dijatuhi penalti akibat melewati batas lintasan (exceeded track limits) di Turn 14 pada lap terakhir. Alhasil, kemenangan maiden yang sudah di depan mata harus melayang, dan kemenangan resmi diwariskan kepada Hayato Chishiki.

Podium Manis Resky Yusuf dan Petaka Kunitate

Meskipun kemenangan Bintang harus direvisi, bendera Merah Putih tetap berkibar megah di podium berkat aksi cemerlang Resky Yusuf. Tampil solid sepanjang balapan, Resky sukses mengamankan posisi ketiga—menjadi podium karier kedua kalinya bagi pembalap Indonesia ini. Mantap!

Sementara itu, insiden menegangkan terjadi tepat jelang garis finis ketika kontak keras antara Kotaro Togashi dan Waku Kunitate memicu highside spektakuler bagi Kunitate. Beruntung Kunitate masih bisa berjalan meninggalkan lintasan, namun insiden tersebut membuatnya harus merosot ke peringkat ketiga klasemen, terpaut 40 poin dari sang pemuncak.

Menuju Grand Finale di Lusail!

Dengan hasil dramatis di Sepang ini, sang pemuncak klasemen Hayato Chishiki semakin nyaman di singgasana dengan mengantongi keunggulan 32 poin dari kejaran Bintang Pranata jelang seri penutup musim (finale) di Sirkuit Lusail, Qatar. Wah, bakal seperti apa perebutan gelar juara dunia di padang pasir nanti ya sob? Kita nantikan bersama!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

KONTEN PILIHAN

MOTOGP