TMCBLOG.com – Halo sobat sekalian, Yamaha Eropa kembali membuat gebrakan besar di segmen skutik kompak lewat peluncuran Yamaha NMAX E. Mengusung DNA MAX Series yang telah melegenda selama 25 tahun, motor ini hadir sebagai A1 electric sport scooter (setara kelas 125cc) yang dirancang bukan cuma untuk mengejar status zero emission, tapi juga menawarkan sensasi berkendara yang benar-benar fun, teknikal, dan kaya fitur modern!
Bedah Dapur Pacu: eAxle Kompak & Torsi Bengis
Sektor performa menjadi daya tarik utama dari NMAX E. Yamaha menanggalkan transmisi CVT konvensional dan beralih ke sistem eAxle power unit yang ringkas dan rigid langsung menempel pada rangka.
-
Motor Listrik: Menggunakan tipe Interior Permanent Magnet Synchronous Motor (IPMSM) berpendingin udara yang dipadu dengan Motor Control Unit (MCU) dan primary reduction gear.
-
Output Performa: Tenaga maksimal mencapai 7,5 kW (10 hp) pada 3.500 rpm, dan yang paling fantastis adalah torsinya yang menyentuh 33,3 Nm pada 500 rpm! Karakter tenaga instan khas motor listrik ini disalurkan via belt drive yang senyap dan minim getaran.
-
Mode Berkendara: Tersedia 3 opsi riding mode; Mode S (akselerasi paling agresif dan sporty), Mode T (respons gas lebih halus), dan Mode E (fokus pada efisiensi daya untuk jarak tempuh maksimal). Dilengkapi pula dengan Traction Control System (TCS) dan Accelerator Position Sensor Grip (APSG).
Baterai 3,5 kWh & Sistem Pengisian Daya
Untuk urusan suplai energi, NMAX E mempercayakan kinerjanya pada baterai lithium-ion berkapasitas 3,5 kWh dengan standar ketahanan setara IP67 (tahan debu dan air).
-
Sentralisasi Massa: Baterai dirancang dengan bentuk ‘L’ unik, diletakkan di bawah dek depan dan bagian bawah jok untuk menjaga centre of gravity tetap rendah. Rangkaian ini diklaim menghasilkan distribusi bobot mendekati 50:50 depan-belakang.
-
Jarak Tempuh (Range): Dalam kondisi baterai penuh, motor ini sanggup menjelajah sejauh 104 km (berdasarkan pengujian mode WMTC1 pada suhu 25°C).
-
Onboard Charger: Dibekali pengisi daya internal 800W berdesain fan-less (tanpa kipas yang bising) yang terletak di laci depan. Pengisian dari 0% hingga 100% membutuhkan waktu sekitar 5,5 jam menggunakan colokan rumah tangga (dedicated cable) atau stasiun pengisian publik AC Type 2.
Kaki-Kaki, Rangka, & Fitur Fungsional
Menunjang handling yang tajam layaknya motor sport, Yamaha merancang sasis backbone baru yang dipadukan dengan swingarm belakang bergaya konvensional (mirip motor manual). Desain ini memangkas unsprung weight sekitar sepertiga lebih ringan dibanding suspensi matic pada umumnya.
-
Suspensi & Pengereman: Suspensi depan teleskopik berdiameter tabung 33mm, dipadu twin shock di bagian belakang yang diposisikan persis di bawah pinggang pengendara. Sektor pengereman mengandalkan cakram 245 mm di depan dan belakang lengkap dengan sistem ABS serta Regenerative Braking yang karakternya disesuaikan dengan tiap mode berkendara.
-
Fitur Unik: NMAX E sudah dilengkapi dengan Reverse Function (gigi mundur) yang diaktifkan melalui kombinasi tombol di stang untuk memudahkan manuver parkir di ruang sempit.
-
Konektivitas & Kokpit: Panel instrumen TFT 5-inci penuh warna mendukung konektivitas Yamaha Motor On App dengan fitur turn-by-turn navigation. Ditambah fitur praktis seperti Smart Key System, lampu full LED, soket USB Type-C, serta bagasi bawah jok yang lega dan sanggup menampung helm full-face (tergantung ukuran).
Hadir dalam dua pilihan warna elegan—Avio Blue dan Platinum Silver—Yamaha NMAX E diposisikan sebagai standar baru komuter perkotaan premium yang ramah lingkungan. Gimana sob, kira-kira bakal seru nggak kalau skutik elektrik performa tinggi ini diboyong ke Indonesia? Tulis pendapatmu di kolom komentar!
Taufik of BuitenZorg | @tmcblog








Apakah ini bakal rilis di Indo?